‎Mahasiswa Seyegan Dibacok Brutal, Gigi Patah Dikeroyok Gerombolan Misterius

Rabu, 27 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JOGJAOKE.COM, Sleman – Aksi kekerasan jalanan kembali menggemparkan wilayah Kabupaten Sleman.

Seorang mahasiswa berinisial MNR (23), warga Kapanewon Seyegan, menjadi korban penganiayaan brutal oleh sekelompok orang tak dikenal saat perjalanan pulang pada Minggu dini hari, (24/5/2026).

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius dan harus mendapatkan penanganan medis.

Kasihumas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, menjelaskan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 05.30 WIB di Jalan Seyegan-Godean.

“Korban bersama rekannya berinisial MI selesai makan di sebuah warmindo di Jalan Godean, kemudian pulang berboncengan sepeda motor melalui Jalan Sidomoyo menuju arah utara,” ujar Argo.

Di tengah perjalanan, korban mulai merasa curiga karena dibuntuti dua sepeda motor yang masing-masing ditumpangi dua orang.

“Saat berada di sekitar warung Madura selatan Embung Senja Cebongan, korban sempat dihentikan oleh para pelaku yang menanyakan rombongan pengendara motor jenis PCX,” kata Argo.

Korban kemudian menjelaskan bahwa dirinya hanya pulang setelah makan dan tidak tergabung dalam rombongan mana pun.

Meski sudah memberikan penjelasan, para pelaku ternyata terus mengikuti korban.

“Setelah melintas di depan SMPN 1 Seyegan, korban kembali dicegat. Pelaku meminta korban menuju lapangan, namun korban memilih melanjutkan perjalanan pulang karena merasa tidak memiliki masalah,” ungkapnya.

Puncak kekerasan terjadi saat korban tiba di wilayah utara SPBU Seyegan.

“Korban kembali dihentikan, kemudian ditarik dari sepeda motor dan langsung dikeroyok,” terang Argo.

Korban dipukul di bagian mulut hingga dua gigi atas patah, ditendang hingga terjatuh, serta mengalami tendangan di bagian perut dan tangan.

Salah seorang pelaku bahkan menyabetkan gesper yang mengenai lutut kaki kiri korban.

Setelah melakukan penganiayaan, para pelaku langsung melarikan diri ke arah utara dan selatan Jalan Seyegan sebelum warga sekitar berdatangan.

Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami dua gigi atas patah, kuku jari tengah tangan kanan terlepas, bibir bawah memar, memar pada lutut kiri dan punggung, serta nyeri di bagian perut.

Korban akhirnya melaporkan kejadian itu ke Polresta Sleman pada Senin (25/5/2026).

“Saat ini kasus masih dalam proses penyelidikan. Korban dan sejumlah saksi telah dimintai keterangan,” kata Argo.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat bepergian pada malam hingga dini hari.

“Kami mengingatkan warga agar lebih berhati-hati dan orang tua turut mengawasi aktivitas anak-anaknya guna mencegah keterlibatan dalam aksi kekerasan jalanan,” tegasnya. (waw)

Berita Terkait

‎Viral Aksi Gerombolan Debt Collector Bantul, Polisi Dalami Pengerusakan Rumah Warga
Kodim Wonosobo Resmikan Jembatan Garuda, Buka Akses Majukan Desa Terpencil
‎Pemda Pastikan JLFR Tetap Meluncur, Pesepeda Bebas Melintas Malioboro
‎Bedah Film UWM Bongkar Tantangan Implementasi UU Pekerja Rumah Tangga
Ruwatan Ageng Bantul Doakan Keselamatan Bangsa dan Keseimbangan Alam
Takmir NHK Borong Sawi, Petani dan Jamaah Bahagia
‎Polda DIY dan Jogja Menyapa Bergerak Bantu Warga
Ahli Waris Klaim Tanah Masuk SHGB UMK, Minta Kejelasan Bukti

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:35 WIB

‎Viral Aksi Gerombolan Debt Collector Bantul, Polisi Dalami Pengerusakan Rumah Warga

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:07 WIB

Kodim Wonosobo Resmikan Jembatan Garuda, Buka Akses Majukan Desa Terpencil

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:48 WIB

‎Pemda Pastikan JLFR Tetap Meluncur, Pesepeda Bebas Melintas Malioboro

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:45 WIB

‎Bedah Film UWM Bongkar Tantangan Implementasi UU Pekerja Rumah Tangga

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:39 WIB

Ruwatan Ageng Bantul Doakan Keselamatan Bangsa dan Keseimbangan Alam

Berita Terbaru

Komjen Pol. Prof. Dr. Cryshnanda Dwilaksana (Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian). (Foto Ist).

Jakarta

Polisi Masa Depan yang Dipercaya Publik

Sabtu, 25 Jul 2026 - 10:50 WIB