Idul Adha Sleman Menggema, Ustaz Aguk Ajak Sembelih Ego

Rabu, 27 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JOGJAOKE.COM, Sleman – Ribuan umat Muslim memadati Masjid Agung Wahidin Sudirohusodo, Sleman, saat pelaksanaan Salat Idul Adha 1446 Hijriah, Jumat (6/6/2025).

Dalam khutbahnya, Ustaz Dr KH Aguk Irawan MN mengajak jamaah menjadikan Idul Adha sebagai momentum memperkuat ketakwaan dan memperbaiki diri melalui nilai-nilai pengorbanan yang diajarkan para nabi.

Bertindak sebagai khatib, Aguk menekankan bahwa makna kurban tidak berhenti pada penyembelihan hewan semata.

Menurutnya, setiap muslim juga dituntut mampu mengorbankan sifat-sifat buruk yang selama ini menghambat kedekatan dengan Allah SWT.

Salat Idul Adha tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa dan Sekda Sleman Sumiarto, sementara imam salat dipimpin Ustaz Tantan Qital Barozi SAg.

“Kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail mengajarkan tentang kepatuhan dan keikhlasan yang luar biasa dalam menjalankan perintah Allah SWT meskipun terasa berat,” ujar Aguk di hadapan jamaah.

Ia menegaskan, “Kisah Nabi Ibrahim dan Ismail tidak hanya sekadar tentang menyembelih hewan kurban, tapi kita juga harus mampu menyembelih hal-hal buruk di dalam diri kita meski terasa berat.”

Menurutnya, pengendalian hawa nafsu, ego, serta berbagai perilaku negatif merupakan bentuk pengorbanan yang relevan dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa berharap semangat Idul Adha dapat memperkuat keikhlasan masyarakat dalam menjalankan perintah agama.

“Idul Adha harus menjadi momentum untuk meningkatkan keikhlasan serta kepedulian sosial kepada sesama, terutama masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Usai pelaksanaan salat, Danang menyampaikan bahwa Pemkab Sleman akan melakukan pemantauan pemotongan hewan kurban di sejumlah wilayah.

“Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan proses pemotongan berjalan sesuai ketentuan dan hewan kurban yang disembelih sehat serta layak konsumsi,” ujarnya.

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menjaga keamanan pangan sekaligus memberikan rasa tenang kepada masyarakat. (waw)

Berita Terkait

‎Viral Aksi Gerombolan Debt Collector Bantul, Polisi Dalami Pengerusakan Rumah Warga
Kodim Wonosobo Resmikan Jembatan Garuda, Buka Akses Majukan Desa Terpencil
‎Pemda Pastikan JLFR Tetap Meluncur, Pesepeda Bebas Melintas Malioboro
‎Bedah Film UWM Bongkar Tantangan Implementasi UU Pekerja Rumah Tangga
Ruwatan Ageng Bantul Doakan Keselamatan Bangsa dan Keseimbangan Alam
Takmir NHK Borong Sawi, Petani dan Jamaah Bahagia
‎Polda DIY dan Jogja Menyapa Bergerak Bantu Warga
Ahli Waris Klaim Tanah Masuk SHGB UMK, Minta Kejelasan Bukti

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:35 WIB

‎Viral Aksi Gerombolan Debt Collector Bantul, Polisi Dalami Pengerusakan Rumah Warga

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:07 WIB

Kodim Wonosobo Resmikan Jembatan Garuda, Buka Akses Majukan Desa Terpencil

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:48 WIB

‎Pemda Pastikan JLFR Tetap Meluncur, Pesepeda Bebas Melintas Malioboro

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:45 WIB

‎Bedah Film UWM Bongkar Tantangan Implementasi UU Pekerja Rumah Tangga

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:39 WIB

Ruwatan Ageng Bantul Doakan Keselamatan Bangsa dan Keseimbangan Alam

Berita Terbaru

Komjen Pol. Prof. Dr. Cryshnanda Dwilaksana (Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian). (Foto Ist).

Jakarta

Polisi Masa Depan yang Dipercaya Publik

Sabtu, 25 Jul 2026 - 10:50 WIB