Fatayat NU Sleman Diajak Bangun Koperasi Demi Ekonomi Mandiri

Senin, 25 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, SLEMAN – Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman menggelar Sosialisasi Perkoperasian Angkatan 4 di Seven Corner Coffee and Space, Senin (25/5/2026).

‎Kegiatan yang diusulkan anggota DPRD Sleman, Syukron Arif Muttaqin ini diikuti 35 peserta dari unsur masyarakat, pelaku UMKM, dan keluarga besar Fatayat NU Sleman.

‎Pengawas Koperasi Ahli Muda Dinas Koperasi UKM Sleman, Wening Widayati menegaskan koperasi memiliki peran penting dalam memperkuat ekonomi masyarakat.

‎“Koperasi harus menjadi wadah ekonomi bersama yang sehat, legal, dan mampu mendorong usaha masyarakat berkembang secara berkelanjutan,” ujarnya saat membuka kegiatan.

‎Dalam forum tersebut, Syukron Arif Muttaqin secara khusus mendorong keluarga besar Fatayat NU Sleman agar lebih aktif memahami dan mengembangkan koperasi.

‎“Saya secara pribadi ingin Keluarga Besar Fatayat Sleman lebih terbuka dan bisa makin semangat dalam kegiatan koperasi,” tegasnya.

‎Ia menyebut koperasi dapat menjadi solusi menghadapi tantangan ekonomi sekaligus memperkuat modal dan pemasaran usaha kecil warga.

‎Menurut Syukron, penguatan koperasi bagi kader perempuan Fatayat NU menjadi langkah strategis untuk membangun kemandirian ekonomi keluarga.

‎“Koperasi bisa menjadi kekuatan ekonomi warga. Jika dikelola dengan baik, profesional, dan dengan partisipasi aktif anggota, koperasi mampu membantu usaha kecil menjadi lebih berkembang,” katanya.

‎Ia berharap perempuan muda NU mampu menjadi penggerak ekonomi produktif di lingkungan masing-masing.

‎Peserta sosialisasi juga mendapatkan materi mengenai prinsip dasar koperasi, mulai dari keanggotaan sukarela, pengelolaan demokratis, pembagian SHU secara adil, hingga pentingnya pendidikan perkoperasian dan kerja sama antar koperasi.

‎Narasumber turut menjelaskan bentuk koperasi primer dan sekunder, tingkatan koperasi dari kabupaten hingga nasional, serta enam jenis koperasi yang berkembang di Indonesia seperti koperasi konsumen, produsen, pemasaran, jasa, simpan pinjam, dan KDMP.

‎Selain sosialisasi, Dinas Koperasi UKM Sleman memastikan akan melakukan pendampingan tata kelola koperasi kepada masyarakat dan pelaku UMKM.

‎“Koperasi harus tumbuh dari kebutuhan masyarakat. Kami siap mendampingi agar koperasi berjalan sehat dan bermanfaat,” ujar Wening.

‎Melalui kegiatan ini, Pemkab Sleman berharap semakin banyak masyarakat, khususnya keluarga besar Fatayat NU Sleman, memahami pentingnya koperasi yang profesional demi memperkuat ekonomi daerah dan kesejahteraan anggota.(waw)

Berita Terkait

‎Viral Aksi Gerombolan Debt Collector Bantul, Polisi Dalami Pengerusakan Rumah Warga
Kodim Wonosobo Resmikan Jembatan Garuda, Buka Akses Majukan Desa Terpencil
‎Pemda Pastikan JLFR Tetap Meluncur, Pesepeda Bebas Melintas Malioboro
‎Bedah Film UWM Bongkar Tantangan Implementasi UU Pekerja Rumah Tangga
Ruwatan Ageng Bantul Doakan Keselamatan Bangsa dan Keseimbangan Alam
Takmir NHK Borong Sawi, Petani dan Jamaah Bahagia
‎Polda DIY dan Jogja Menyapa Bergerak Bantu Warga
Ahli Waris Klaim Tanah Masuk SHGB UMK, Minta Kejelasan Bukti

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:35 WIB

‎Viral Aksi Gerombolan Debt Collector Bantul, Polisi Dalami Pengerusakan Rumah Warga

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:07 WIB

Kodim Wonosobo Resmikan Jembatan Garuda, Buka Akses Majukan Desa Terpencil

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:48 WIB

‎Pemda Pastikan JLFR Tetap Meluncur, Pesepeda Bebas Melintas Malioboro

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:45 WIB

‎Bedah Film UWM Bongkar Tantangan Implementasi UU Pekerja Rumah Tangga

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:39 WIB

Ruwatan Ageng Bantul Doakan Keselamatan Bangsa dan Keseimbangan Alam

Berita Terbaru

Komjen Pol. Prof. Dr. Cryshnanda Dwilaksana (Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian). (Foto Ist).

Jakarta

Polisi Masa Depan yang Dipercaya Publik

Sabtu, 25 Jul 2026 - 10:50 WIB