Ombak Pantai Baru Terjang Perahu, Satu Nelayan Masih Hilang

Rabu, 13 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JOGJAOKE.COM, Jogja – Kecelakaan laut kembali mengguncang kawasan Pantai Baru, Poncosari, Srandakan, Bantul, Rabu (13/5/2026) siang.

Sebuah perahu nelayan dilaporkan tenggelam usai dihantam ombak besar saat hendak mendarat sekitar pukul 12.30 WIB.

Dari tiga nelayan yang berada di atas perahu, dua orang berhasil diselamatkan, sementara satu korban hingga kini masih dalam pencarian.

Peristiwa dramatis itu terjadi ketika mesin perahu mengalami gangguan sesaat sebelum mencapai bibir pantai.

“Mesin perahu sedikit mengalami trouble, lalu datang ombak besar dari arah belakang dan langsung membalikkan perahu,” ungkap salah satu saksi di lokasi.

Ketiga nelayan sempat terapung di lautan sebelum tim penyelamat bergerak cepat melakukan evakuasi.

Dua korban yang berhasil selamat diketahui bernama Dwi Nur Cahyo (23), warga Klatak, Gadingsari, Sanden, dan Aziz Ahmadi (29), warga Mancingan, Parangtritis, Kretek. Sementara satu korban lain, Riza (30), nelayan asal Prokerten, Trimurti, Srandakan, dilaporkan hilang setelah pelampung yang dikenakannya terlepas di tengah hempasan ombak.

“Korban sempat terlihat terapung, namun pelampung terlepas lalu tenggelam,” terang petugas.

Anggota Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah IV Pantai Samas–Pantai Baru bersama Satgas Linmas Jogo Segoro Satpol PP Bantul yang berada di lokasi langsung melakukan penyelamatan.

“Begitu menerima laporan, personel segera turun melakukan pertolongan terhadap korban yang masih berada di laut,” kata petugas rescue.

Proses pencarian korban hilang terus dilakukan dengan menyisir area perairan menggunakan jaring dan pemantauan intensif di sekitar lokasi kejadian.

Insiden ini kembali menjadi pengingat keras bagi para nelayan untuk meningkatkan kewaspadaan saat cuaca laut berubah ekstrem.

Ombak tinggi di pesisir selatan Bantul dikenal kerap datang mendadak dan berbahaya.

Hingga Rabu sore, operasi pencarian terhadap korban hilang masih terus berlangsung dengan melibatkan unsur rescue pantai dan relawan setempat. (waw)

Berita Terkait

IFI dan UGM Satukan Mahasiswa Asia-Prancis Bahas Penerjemahan Global
Fakultas Hukum UWM Gencarkan Musyawarah, Warga Kasihan Antusias Berdiskusi
Ecoprint & Digital Marketing: Dorong Ekonomi Warga Naik Pesat
Pameran “Living Walls” Jadi Medium Seniman Johan Menyampaikan Pesan Keseimbangan Hidup
Pakar Ekonomi Syariah Sebut Disiplin dan Tujuan Hidup Penentu Kesehatan Finansial
KPR Masih Jadi Solusi Realistis bagi Anak Muda Miliki Rumah
Husni Amriyanto Soroti Diplomasi Senyap Muhammadiyah dalam Krisis Rohingya
Promo “Special HUT Sleman” Waterboom Jogja Jadi Pilihan Liburan Keluarga Hemat

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:53 WIB

IFI dan UGM Satukan Mahasiswa Asia-Prancis Bahas Penerjemahan Global

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:46 WIB

Fakultas Hukum UWM Gencarkan Musyawarah, Warga Kasihan Antusias Berdiskusi

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:05 WIB

Ecoprint & Digital Marketing: Dorong Ekonomi Warga Naik Pesat

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:31 WIB

Pameran “Living Walls” Jadi Medium Seniman Johan Menyampaikan Pesan Keseimbangan Hidup

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:15 WIB

Pakar Ekonomi Syariah Sebut Disiplin dan Tujuan Hidup Penentu Kesehatan Finansial

Berita Terbaru