Muskot Percasi Kota Yogya Momentum Penting Arah Pembinaan Catur

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jogja – Musyawarah Kota (Muskot) Percasi Kota Yogyakarta dijadwalkan digelar pada Sabtu (2/5/2026) di Aula KONI Kota Yogyakarta.

Ketua Panitia, Noor Wahyu Handayanono, S.E., M.M., menegaskan agenda utama forum tersebut adalah memilih Ketua Pengkot Percasi Kota Yogyakarta untuk periode 2026–2030.

“Muskot ini menjadi forum tertinggi di tingkat kota untuk menentukan arah kepengurusan ke depan,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).

‎Wahyu mengungkapkan, hingga batas waktu menjelang pelaksanaan Muskot, baru satu kandidat yang muncul, yakni Inung Nurzani, S.Sos.

“Sejak seminggu terakhir sampai hari ini, hanya satu calon yang mendaftar,” katanya.

Ia menambahkan, kandidat tersebut juga telah memenuhi syarat dukungan minimal enam klub dari total 16 klub catur yang terdaftar.

“Memang sampai saat ini hanya Saudara Inung yang sudah memenuhi dukungan klub sesuai aturan,” jelas Wahyu.

Ia memastikan proses tetap berjalan sesuai mekanisme organisasi. “Semua tahapan tetap terbuka dan transparan sesuai AD/ART,” tegasnya.

Dukungan terhadap Inung pun mengalir dari sejumlah klub.

Perwakilan Mangkuyudan Chess Club, Agus Nugroho, menyatakan pihaknya siap mendukung penuh.

“Kami siap mendukung dan menyukseskan Pak Inung untuk kembali memimpin, sekaligus mendorong catur jadi olahraga favorit setelah sepak bola,” ujarnya saat dihubungi.

Agus juga berharap ada perhatian lebih terhadap kebutuhan klub.

“Kami berharap ada bantuan papan catur dan jam catur untuk 16 klub yang terdaftar agar pembinaan semakin maksimal,” katanya.

Senada, Ketua Klub Catur Sompilan, Slamet, menyebut kepemimpinan Inung selama ini membawa peningkatan signifikan.

“Prestasi naik drastis karena beliau sering turun langsung memantau klub dan rutin menggelar kompetisi,” ucapnya.

Sementara itu, Inung Nurzani menegaskan masa bakti kepengurusan 2022–2026 telah berakhir dan Muskot wajib digelar sesuai aturan organisasi.

“Tidak ada keharusan memilih saya. Hak suara pemilih mutlak di tangan 16 klub Perca tersebut. Semua punya peluang selama memenuhi syarat dukungan klub,” katanya.

Ia menambahkan, jika kembali terpilih, fokusnya adalah konsolidasi internal dan penguatan pembinaan usia dini.

“Kami butuh ‘rumah catur’ sebagai pusat latihan agar prestasi Jogja terus meningkat,” pungkasnya.(waw)

Berita Terkait

Gathering Bajaj Njeron Beteng Satukan Driver, Perkuat Solidaritas dan Peluang Rezeki
Rally Setingkat Kejurnas Magelang 2026 Memanas, Joglo Resto Njeron Beteng Siap Pertahankan Tiga Besar
Tim Debat Hukum UWM Sabet Juara Dua Kompetisi Bergengsi
‎Angin Kencang Terjang Sleman, Atap Rumah Rusak Parah
Ahli Ingatkan Risiko Kumarin pada Produk Herbal Kemasan jika Dikonsumsi Berlebih
‎Esti Wijayati Kawal Kasus Ilham, Tuntut Keadilan Tanpa Kompromi
Ribuan Warga Turun, Jogja Bersatu Tolak Anarkisme Jelang May Day
‎Wacana Tutup Prodi Picu Kritik Akademisi, Kampus Kecil Terancam

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 17:01 WIB

Gathering Bajaj Njeron Beteng Satukan Driver, Perkuat Solidaritas dan Peluang Rezeki

Kamis, 30 April 2026 - 16:54 WIB

Rally Setingkat Kejurnas Magelang 2026 Memanas, Joglo Resto Njeron Beteng Siap Pertahankan Tiga Besar

Kamis, 30 April 2026 - 16:08 WIB

Muskot Percasi Kota Yogya Momentum Penting Arah Pembinaan Catur

Kamis, 30 April 2026 - 09:13 WIB

‎Angin Kencang Terjang Sleman, Atap Rumah Rusak Parah

Kamis, 30 April 2026 - 09:02 WIB

Ahli Ingatkan Risiko Kumarin pada Produk Herbal Kemasan jika Dikonsumsi Berlebih

Berita Terbaru

Kalimantan Timur

Dawn Service ANZAC Day 2026 Digelar Khidmat di Pasir Ridge Balikpapan

Kamis, 30 Apr 2026 - 16:59 WIB