UMY Perkuat Kontribusi Global Lewat Kuliah Umum di Charles Darwin University

Jumat, 24 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dosen FEB UMY saat menjadi guest lecture di Charles Darwin University Australia.

Dosen FEB UMY saat menjadi guest lecture di Charles Darwin University Australia.

JOGJAOKE.COM, Akademisi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) terus memperluas kontribusi ilmiah di tingkat internasional. Susilo Darsono, Ph.D., dosen Program Studi Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMY, memberikan kuliah umum kepada mahasiswa program doktor (S3) bidang keuangan di Charles Darwin University (CDU), Australia, pada 20 April 2026.

Dalam kuliah bertajuk “Green Investing in Stock Markets: Myth or Financial Opportunity?”, Dr. Susilo mengulas perkembangan investasi berkelanjutan (environmental, social, and governance/ESG) di pasar keuangan global. Ia menyampaikan bahwa nilai aset berbasis ESG kini telah melampaui US$30 triliun secara global, mencerminkan meningkatnya perhatian investor terhadap aspek keberlanjutan.

Menurutnya, green investing merupakan bagian dari spektrum investasi yang luas, mulai dari responsible investing, integrasi ESG, hingga impact investing yang berfokus pada dampak sosial dan lingkungan yang nyata.

Dalam sesi tersebut, mahasiswa doktoral diajak mendalami berbagai instrumen utama dalam ekosistem investasi berkelanjutan, seperti green bonds (obligasi hijau), ESG equity funds, dan sustainability-linked bonds. Susilo juga menekankan pentingnya pemahaman kritis terhadap performa keuangan instrumen tersebut.

Ia menjelaskan bahwa berdasarkan temuan empiris, investasi ESG memiliki tingkat ketahanan (resilience) yang relatif tinggi saat krisis. Namun, instrumen ini tidak selalu menghasilkan keuntungan (alpha) yang konsisten dibandingkan investasi konvensional, terutama dalam kondisi volatilitas harga energi atau kenaikan suku bunga.

Selain itu, Susilo menyoroti isu ketidakkonsistenan penilaian ESG antar-lembaga pemeringkat. Perbedaan metodologi kerap menghasilkan data yang bervariasi, sehingga menuntut kehati-hatian dalam analisis.

“Mahasiswa doktoral harus lebih kritis dalam memilih sumber data. Gunakan berbagai pendekatan dan dataset untuk memastikan validitas temuan penelitian,” pesannya.

Diskusi juga mencakup konteks regional Australia, di mana nilai investasi berkelanjutan telah mencapai sekitar A$1,6 triliun. Isu greenwashing serta hak masyarakat adat (indigenous rights) di wilayah Northern Territory menjadi peluang riset yang relevan bagi para peneliti.

Kegiatan ini terlaksana melalui kolaborasi dengan Prof. Rakesh Gupta dari Charles Darwin University. Inisiatif ini tidak hanya memperkuat kerja sama akademik antara UMY dan CDU, tetapi juga menunjukkan peran aktif akademisi Indonesia dalam diskursus global mengenai keuangan berkelanjutan.(LSI)

Sumber : Humas Umy

Berita Terkait

‎Viral Aksi Gerombolan Debt Collector Bantul, Polisi Dalami Pengerusakan Rumah Warga
Kodim Wonosobo Resmikan Jembatan Garuda, Buka Akses Majukan Desa Terpencil
‎Pemda Pastikan JLFR Tetap Meluncur, Pesepeda Bebas Melintas Malioboro
‎Bedah Film UWM Bongkar Tantangan Implementasi UU Pekerja Rumah Tangga
Ruwatan Ageng Bantul Doakan Keselamatan Bangsa dan Keseimbangan Alam
Takmir NHK Borong Sawi, Petani dan Jamaah Bahagia
‎Polda DIY dan Jogja Menyapa Bergerak Bantu Warga
Ahli Waris Klaim Tanah Masuk SHGB UMK, Minta Kejelasan Bukti

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:35 WIB

‎Viral Aksi Gerombolan Debt Collector Bantul, Polisi Dalami Pengerusakan Rumah Warga

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:07 WIB

Kodim Wonosobo Resmikan Jembatan Garuda, Buka Akses Majukan Desa Terpencil

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:48 WIB

‎Pemda Pastikan JLFR Tetap Meluncur, Pesepeda Bebas Melintas Malioboro

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:45 WIB

‎Bedah Film UWM Bongkar Tantangan Implementasi UU Pekerja Rumah Tangga

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:39 WIB

Ruwatan Ageng Bantul Doakan Keselamatan Bangsa dan Keseimbangan Alam

Berita Terbaru