WFH Perdana di Pemkot Yogyakarta Sepi Peminat, Hanya 2,8 Persen ASN Bekerja dari Rumah

Jumat, 10 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi - ASN tetap ke kantor di hari pertama WFH di Yogyakarta. (Jennus)

Ilustrasi - ASN tetap ke kantor di hari pertama WFH di Yogyakarta. (Jennus)

JOGJAOKE.COM, Yogyakarta — Kebijakan kerja dari rumah (work from home/WFH) yang mulai diterapkan Pemerintah Kota Yogyakarta pada Jumat (10/4/2026) belum berjalan masif. Pada hari pertama pelaksanaannya, hanya 201 aparatur sipil negara (ASN) dari total 7.115 pegawai yang bekerja dari rumah.

Data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Yogyakarta menunjukkan, mayoritas ASN—sebanyak 6.914 orang—tetap bekerja dari kantor (work from office/WFO). Jika dipersentasekan, jumlah ASN yang WFH baru mencapai 2,8 persen.

Kepala BKPSDM Kota Yogyakarta, Sarwanto, menuturkan pemantauan langsung telah dilakukan sejak pagi melalui inspeksi mendadak berbasis daring yang dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah. Setiap organisasi perangkat daerah (OPD) diminta melaporkan jumlah pegawai yang menjalankan WFH dan WFO.

“Ditanya satu per satu, berapa yang WFH dan berapa yang WFO,” ujar Sarwanto.

Rendahnya angka WFH, menurut dia, tidak lepas dari karakteristik banyak OPD yang bersinggungan langsung dengan pelayanan publik. Unit-unit seperti Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Kesehatan tetap menjalankan aktivitas dari kantor secara penuh.

Di Dinas Kesehatan, misalnya, dari total 953 pegawai, hanya satu orang yang menjalankan WFH. “Bisa dikatakan hampir nol persen,” kata Sarwanto.

Secara keseluruhan, hanya 11 OPD yang memberlakukan skema WFH pada hari pertama. OPD tersebut umumnya tidak berkaitan langsung dengan layanan publik, seperti Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, serta BKPSDM.

Di internal BKPSDM sendiri, penerapan WFH mencapai 42 persen. Kebijakan ini dimanfaatkan untuk mendorong efisiensi energi, antara lain dengan menonaktifkan operasional lantai tiga gedung kantor.

“Kami matikan lampu dan air di lantai tiga. Harapannya ada penghematan energi,” ujar Sarwanto.

Sebelumnya, Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menegaskan kebijakan WFH tidak mengurangi jam kerja ASN. Pegawai tetap diwajibkan bekerja selama 5,5 jam per hari dengan rencana kerja yang terukur.

Pengawasan dilakukan melalui pengisian target kerja digital. ASN yang dijadwalkan WFH wajib menyusun rencana aktivitas harian melalui formulir daring, mulai dari pagi hingga sore, yang kemudian diverifikasi atasan secara virtual.

Jika kewajiban tersebut tidak dipenuhi, ASN yang bersangkutan akan dianggap tidak masuk kerja tanpa keterangan.

“Semua harus terukur. Dari pagi sampai sore jelas pekerjaannya dan disetujui atasan,” kata Hasto. (aga/ihd)

Berita Terkait

Eko Suwanto Dorong Anggaran Rp120 Juta per Kelurahan di DIY untuk Percepatan Penanganan Stunting
Targetkan Ada di 45 Kelurahan, Ini Alasan Pemkot Yogya Perbanyak Sekolah Lansia
Pemkot Yogyakarta Raih Opini WTP ke-17 Berturut-turut dari BPK 
Pemkot Yogya Batasi BBM Mobdin 5 Liter per Hari, Imbau ASN Naik Sepeda
Pemkot Yogya Batasi BBM Kendaraan Dinas, Anggaran Diproyeksikan Hemat hingga Rp4,7 Miliar
Pemkot Yogya Pastikan Tidak Ada PPPK Dirumahkan Meski Belanja Pegawai Lampaui 30 Persen
Pemkot Yogya Pastikan Tak Ada PPPK Dirumahkan, Meski Belanja Pegawai Lampaui 30 Persen
Pemkot Yogyakarta Jajaki WFH ASN, Pastikan Layanan Publik Tetap Normal

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 18:14 WIB

Eko Suwanto Dorong Anggaran Rp120 Juta per Kelurahan di DIY untuk Percepatan Penanganan Stunting

Jumat, 10 April 2026 - 16:32 WIB

WFH Perdana di Pemkot Yogyakarta Sepi Peminat, Hanya 2,8 Persen ASN Bekerja dari Rumah

Selasa, 7 April 2026 - 21:24 WIB

Targetkan Ada di 45 Kelurahan, Ini Alasan Pemkot Yogya Perbanyak Sekolah Lansia

Jumat, 3 April 2026 - 17:02 WIB

Pemkot Yogyakarta Raih Opini WTP ke-17 Berturut-turut dari BPK 

Kamis, 2 April 2026 - 19:42 WIB

Pemkot Yogya Batasi BBM Mobdin 5 Liter per Hari, Imbau ASN Naik Sepeda

Berita Terbaru

Sumatera Selatan

Sinergi Pemerintah dan Swasta, Jembatan Air Lawai B Kembali Dibangun

Jumat, 10 Apr 2026 - 19:53 WIB