Sleman Cetak Pilot Drone AI, Warga Miskin Siap Bersaing

Selasa, 7 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JOGJAOKE.COM, SLEMAN – Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) resmi membuka program “Pelatihan Kerja Berdasarkan Kompetensi” yang berfokus pada pengoperasian pesawat tanpa awak atau drone.

‎Kegiatan ini digelar pada Senin (6/4/2026) di LPK Pusat Pelatihan Drone Indonesia sebagai langkah konkret meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

‎Program ini menjadi kolaborasi strategis antara Pemkab Sleman dan LPK Pusat Pelatihan Drone Indonesia (PPDI). Pelatihan dirancang untuk menjawab kebutuhan industri modern yang semakin bergantung pada teknologi digital.

‎“Ini adalah upaya nyata agar masyarakat Sleman tidak tertinggal dalam perkembangan teknologi,” ujar salah satu perwakilan penyelenggara.

‎Kepala LPK PPDI, Franko Nero, S.P., mengungkapkan bahwa pelatihan ini diikuti oleh 16 peserta yang berasal dari kelompok pencari kerja, termasuk warga miskin dan rentan miskin.

‎“Kami ingin memberikan kesempatan yang sama bagi mereka untuk memiliki keterampilan unggulan,” katanya.

‎Menurut Franko, peserta tidak hanya diajarkan keterampilan teknis menerbangkan drone, tetapi juga dibekali kemampuan mengolah data menjadi konten profesional berbasis Artificial Intelligence (AI).

‎“Peserta akan belajar bagaimana teknologi drone dan AI bisa dikombinasikan menjadi produk bernilai ekonomi tinggi,” jelasnya.

‎Pelatihan ini berlangsung selama 12 hari dengan total 100 Jam Pelajaran (JPL).

‎Materi yang diberikan mencakup teknik dasar hingga lanjutan drone, pembuatan konten berbasis AI menggunakan Canva dan CapCut, serta strategi digital marketing.

‎“Kurikulum kami susun agar peserta siap langsung terjun ke dunia kerja maupun membuka usaha sendiri,” tambah Franko.

‎Ia berharap lulusan pelatihan mampu mengisi berbagai peluang kerja seperti pilot drone di sektor pariwisata, pertambangan, hingga properti, serta menjadi pekerja jarak jauh di bidang kreatif digital.

‎“Kami tekankan disiplin dan semangat. Setelah lulus, mereka harus siap bersaing dan mandiri,” pungkasnya.

‎Acara pembukaan ini juga dihadiri Siti Nurjanah Kusumaningsih yang secara resmi membuka kegiatan pelatihan tersebut. (andriyani)

Berita Terkait

Stasiun Yogyakarta Sulap Ruang Publik Jadi Edukasi Sumbu Filosofi
‎Lokakarya BMT 2026 Percepat Digitalisasi, Ketua ABSINDO Baru Terpilih
Pemimpin Kampus Jangan Simbolis, Prof Edy Tegas Soroti Transformasi
Harda Resmikan Jembatan Jatra Winongo, Dorong Ekonomi Warga Sinduadi
PPP DIY Sambangi PWNU Perkuat Silaturahmi Jelang Muscab Serentak
Kementerian HAM Targetkan 1.500 Kampung REDAM, Yogyakarta Masuk Tahap Awal
Pick Up Tahu Bulat Terbakar Hebohkan Jalan Kerto Siang Hari
Khudazi Aulawi Resmi Pimpin AIPNI Regional VIII Periode Baru

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 22:47 WIB

Stasiun Yogyakarta Sulap Ruang Publik Jadi Edukasi Sumbu Filosofi

Sabtu, 18 April 2026 - 19:26 WIB

Pemimpin Kampus Jangan Simbolis, Prof Edy Tegas Soroti Transformasi

Sabtu, 18 April 2026 - 19:21 WIB

Harda Resmikan Jembatan Jatra Winongo, Dorong Ekonomi Warga Sinduadi

Sabtu, 18 April 2026 - 12:35 WIB

PPP DIY Sambangi PWNU Perkuat Silaturahmi Jelang Muscab Serentak

Sabtu, 18 April 2026 - 12:28 WIB

Kementerian HAM Targetkan 1.500 Kampung REDAM, Yogyakarta Masuk Tahap Awal

Berita Terbaru

Banten

H. Ade Mahrus, MTQ Lahirkan Qori Daerah

Sabtu, 18 Apr 2026 - 22:20 WIB