BAZNAS Dirikan 21 Pos Mudik untuk Layani Pemudik Selama Lebaran 2026

Sabtu, 14 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta –  Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI resmi melepas Tim Siaga Pos Mudik BAZNAS 2026 di Kantor BAZNAS RI, Jakarta, Sabtu (14/3/2026). Program ini merupakan upaya BAZNAS dalam memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat, khususnya para pemudik yang termasuk dalam asnaf Ibnu Sabil (orang dalam perjalanan).

Tahun ini, BAZNAS menghadirkan 21 titik pos mudik yang tersebar di sepanjang jalur utama Pulau Jawa, mencakup Provinsi Banten (2 titik), Jawa Barat (10 titik), Jawa Tengah dan DIY (6 titik), serta Jawa Timur (2 titik). Program yang berlangsung selama 10 hari (H-5 hingga H+5 lebaran).

Wakil Ketua BAZNAS RI, Dr. H. Zainut Tauhid Sa’adi, M.Si. menyampaikan, pos mudik ini didirikan untuk memenuhi kebutuhan mendasar pemudik, mulai dari tempat istirahat yang nyaman hingga pelayanan kesehatan untuk memulihkan fisik selama perjalanan jauh.

“Ini bagian dari komitmen kami untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Para pemudik pasti sangat membutuhkan tempat istirahat yang nyaman dan pelayanan yang memungkinkan mereka memulihkan tenaga. BAZNAS hadir memberikan semua pelayanan yang mereka butuhkan,” ujar Zainut dalam sambutannya.

Layanan yang tersedia di 21 titik pos mudik BAZNAS tergolong lengkap dan gratis, meliputi penyediaan snack dan takjil, dapur air, pelayanan sahur, ruang laktasi untuk ibu menyusui, ruang ramah anak, hingga layanan pijat gratis. Selain itu, tersedia fasilitas kesehatan, musala, toilet, pengisian daya ponsel (charger), hingga akses wifi.

Zainut menjelaskan, pemilihan lokasi yang terkonsentrasi di Pulau Jawa didasarkan pada hasil evaluasi kepadatan arus mudik. “Kami fokus pada wilayah dengan konsentrasi pemudik tertinggi agar pelayanan lebih optimal. Ini adalah kerja bareng nasional antara BAZNAS Pusat, Provinsi, hingga Kabupaten/Kota demi efisiensi dan jangkauan yang lebih luas,” tambahnya.

Sebanyak 280 personel disiagakan untuk mengawal pos mudik ini dengan dukungan dari relawan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) daerah. Zainut juga mengimbau para pemudik untuk tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan berkendara.

“Jaga kesehatan dan pastikan kendaraan dalam kondisi prima. Jangan segan untuk mampir di pos kami agar kami bisa memberikan pelayanan terbaik. Semoga perjalanan mudik ini membawa berkah bagi semuanya,” ucap Zainut.

Acara pelepasan ditandai dengan penyematan atribut kepada perwakilan tim yang akan bertugas. Turut hadir dalam acara tersebut pimpinan BAZNAS RI lainnya, di antaranya Saidah Sakwan, M.A, Ending Syarifuddin, M.E., Neyla Saida Anwar, SS, SE, SH, M.Hum, Deputi I Bidang Pengumpulan H. M. Arifin Purwakananta, S.IKom., M.I.Kom., CWC., CFRM, Deputi II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. KH. M. Imdadun Rahmat, M.Si. (*)

Berita Terkait

Waspada Konsumsi Herbal Berlebihan, Kandungan Usnic Acid Berisiko bagi Hati
Waisak Nasional 2026 Diproyeksikan Beri Multiplier Effect bagi Ekonomi Magelang
Pemerintah dan Gekrafs Perkuat Perlindungan Hukum bagi Jasa Kreatif Nasional
Ascott Luncurkan Kampanye “Plesiran di Jakarta” Sambut HUT ke-499 Ibu Kota
TEP 2026 Jadi Strategi Transformasi Transmigrasi Berbasis IPTEK dan SDM Unggul
LBH AMKI Hadir untuk Perkuat Perlindungan Hukum Insan Media
Perempuan Inspiratif, Tinawati Andra Soni Raih Penghargaan Kartini Awards 2026
Forum China–Indonesia Bahas Tata Kelola dan Pembangunan, Fokus Tekan Kemiskinan

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 23:32 WIB

Waspada Konsumsi Herbal Berlebihan, Kandungan Usnic Acid Berisiko bagi Hati

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:37 WIB

Waisak Nasional 2026 Diproyeksikan Beri Multiplier Effect bagi Ekonomi Magelang

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:26 WIB

Pemerintah dan Gekrafs Perkuat Perlindungan Hukum bagi Jasa Kreatif Nasional

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:54 WIB

Ascott Luncurkan Kampanye “Plesiran di Jakarta” Sambut HUT ke-499 Ibu Kota

Kamis, 30 April 2026 - 09:28 WIB

TEP 2026 Jadi Strategi Transformasi Transmigrasi Berbasis IPTEK dan SDM Unggul

Berita Terbaru