‎UMY Bekali Pengelola Wisata Wirokerten Keterampilan Tangani Kecelakaan Wisatawan

Rabu, 11 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKECOM, Bantul – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) memberikan pendampingan kepada para pengelola wisata budaya di Kalurahan Wirokerten, Kabupaten Bantul, Rabu (11/3/2026).
‎
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan pengelola desa wisata dalam menghadapi potensi kecelakaan yang dapat terjadi di kawasan wisata.
‎
Para pengelola yang terlibat dalam pengembangan desa wisata setempat mengikuti pelatihan yang difokuskan pada penanganan darurat bagi wisatawan maupun masyarakat sekitar.
‎
‎
Perwakilan dosen UMY sekaligus penanggung jawab materi pemberdayaan, Shanti Wardaningsih, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.Jiwa., PhD menegaskan pentingnya kemampuan dasar penanganan kecelakaan bagi pengelola destinasi wisata.
‎
Menurutnya, meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan harus diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia di lapangan.
‎
“Desa wisata tentu pada waktu-waktu tertentu akan ramai pengunjung. Apalagi dengan adanya banyak kolam, potensi kecelakaan kadang tidak bisa dielakkan, sehingga pengelola perlu memiliki kemampuan pertolongan pertama sebelum bantuan lanjutan datang,” ujarnya.
‎
Pelatihan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) ini juga didampingi dosen UMY lainnya, Novita Kurnia Sari, Nrs., M.Kes bersama tim kesehatan UMY.
‎
Para peserta mendapatkan materi mengenai penanganan berbagai kemungkinan kecelakaan, mulai dari korban tenggelam, terjatuh hingga mengalami patah tulang atau luka ringan.
‎
“Kami ingin para pengelola mampu mengidentifikasi kondisi darurat lebih cepat dan melakukan tindakan awal yang tepat,” kata Novita dalam sesi pelatihan tersebut.
‎
Selain teori, peserta juga mengikuti simulasi langsung penanganan korban, termasuk pemeriksaan tanda vital seperti denyut nadi dan pernapasan, cara mengeluarkan air dari tubuh korban tenggelam, hingga prosedur Resusitasi Jantung Paru (RJP).
‎
Pengelola wisata Wirokerten menyambut positif kegiatan ini. Mereka berharap pelatihan tersebut mampu meningkatkan rasa percaya diri dalam menghadapi situasi darurat.
‎
“Harapannya tentu zero accident, namun jika terjadi insiden, pengelola sudah siap menangani dengan benar demi keselamatan wisatawan,” ungkap salah satu peserta.(waw)

Berita Terkait

‎Warga Perum Polda Sleman Diajak Siaga Bencana dan Kamtibmas
Dirgahayu Kota Yogyakarta ke-270. Yogyakarta Otentik-Konkret, Maju dan Sejahtera.
Korem 072/Pamungkas Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-270 Kota Yogyakarta “Otentik, Konkret, dan Terus Bergerak untuk Jogja yang Semakin Istimewa.”
Satoria Hotel Yogyakarta Genap 9 Tahun, Tumbuh Bersama Lewat Aksi
Peringati HUT ke-81 TNI, Danrem 072/Pamungkas Pimpin Ziarah ke Makam Pahlawan
Peringati HUT ke-81 KAI, Daop 6 Yogyakarta Gelar Upacara di Campus Darman Prasetyo
Wujud Kepedulian, Joglo Resto Njeron Beteng Bantu Mahasiswa NTT Tetap Kuliah di Yogyakarta
14 Tahun The Rich Jogja Hotel, Beyond Running Jadi Ajang Perayaan dan Kebersamaan

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:05 WIB

‎Warga Perum Polda Sleman Diajak Siaga Bencana dan Kamtibmas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Dirgahayu Kota Yogyakarta ke-270. Yogyakarta Otentik-Konkret, Maju dan Sejahtera.

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Korem 072/Pamungkas Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-270 Kota Yogyakarta “Otentik, Konkret, dan Terus Bergerak untuk Jogja yang Semakin Istimewa.”

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Satoria Hotel Yogyakarta Genap 9 Tahun, Tumbuh Bersama Lewat Aksi

Senin, 28 September 2026 - 15:57 WIB

Peringati HUT ke-81 TNI, Danrem 072/Pamungkas Pimpin Ziarah ke Makam Pahlawan

Berita Terbaru

Yogyakarta

LPDP UNY Bikin Lansia Kaliwaru Sehat, Bahagia, dan Bersemangat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 08:17 WIB