Pemisahan Aset Kota dan Kabupaten Bekasi Dinilai Penting untuk Percepat Pembangunan

Rabu, 11 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Kota Bekasi – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, meminta “tangan dingin” Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, untuk membantu mempercepat penyelesaian pemisahan aset antara Pemerintah Kota Bekasi dan Pemerintah Kabupaten Bekasi agar pengelolaan wilayah perbatasan dapat lebih optimal.

Dalam penyampaiannya, Tri terlebih dahulu menyampaikan apresiasi atas berbagai dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terhadap pembangunan di Kota Bekasi, mulai dari pengembangan kawasan wisata Kalimalang, normalisasi Kali Bekasi yang berdampak pada berkurangnya genangan banjir, hingga bantuan fiskal pembangunan jalan sisi barat Jalan Perjuangan di Bekasi Utara.

Ia juga mengapresiasi dukungan Pemprov Jawa Barat dalam proses pemisahan aset antara PDAM Tirta Bhagasasi dan PDAM Tirta Patriot sebagai langkah memperkuat pelayanan air bersih bagi masyarakat.

Tri menyampaikan bahwa hingga kini masih terdapat aset milik Pemerintah Kota Bekasi yang secara administratif berada di wilayah Kabupaten Bekasi, begitu pula sebaliknya. Karena itu, ia berharap dapat dilakukan skema tukar guling aset agar pengelolaannya lebih tepat sesuai wilayah administrasi masing-masing.

“Selaras dengan semangat akselerasi pembangunan, ada satu pekerjaan rumah historis yang membutuhkan sentuhan tangan dingin Bapak Gubernur, yaitu percepatan pemisahan aset antara Kota dan Kabupaten Bekasi,” ujar Tri.

Menurutnya, penataan melalui mekanisme tukar guling aset akan membuat pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih dekat serta perawatan infrastruktur dapat dilakukan secara maksimal oleh masing-masing pemerintah daerah.

Tri juga menekankan bahwa persoalan aset ini berdampak langsung pada pembangunan di wilayah perbatasan seperti Medan Satria, Bekasi Utara, Bekasi Timur, Bantargebang hingga Mustikajaya, terutama dalam program penanganan banjir.

Ia mencontohkan pembangunan tanggul yang kerap terhenti ketika memasuki wilayah perbatasan karena perbedaan kewenangan pengelolaan aset dan wilayah.

“Seringkali pembangunan tanggul sudah selesai di satu sisi wilayah, namun ketika masuk batas administrasi lain menjadi terhenti. Padahal aliran air tidak mengenal batas wilayah,” jelasnya.

Karena itu, Tri berharap dengan dukungan dan koordinasi dari Gubernur Jawa Barat, persoalan pemisahan aset dapat segera diselesaikan sehingga pembangunan infrastruktur dapat berjalan lebih efektif dan wilayah perbatasan tidak lagi menjadi daerah yang terabaikan, melainkan menjadi simbol keharmonisan pembangunan di Jawa Barat.(LSI)

Sumber : Diskominfostandi

@gerbangpatriot

Berita Terkait

Program Rp100 Juta per RW Dorong Warga Jadi Garda Terdepan Pembangunan Bekasi
Momentum Kebersamaan, HUT ke-29 Kota Bekasi Hadirkan Hiburan dan Dukungan bagi UMKM
Musibah Longsor TPST Bantar Gebang Telan Korban Jiwa, Pemerintah Diminta Perkuat Pengawasan
Setelah Padurenan, Lapangan Olahraga Kedua Akan Dibangun di Pondok Gede
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Ajak Generasi Muda Mengenang Sejarah Perjuangan Tokoh Bekasi
HUT ke-29 Kota Bekasi Jadi Momentum Apresiasi bagi Pelaku Seni dan Budaya Daerah
Sambut HUT ke-29, DPRD Kota Bekasi Tebar Takjil bagi Pengguna Jalan
Tri Adhianto: Sinergi Eksekutif dan Legislatif Kunci Kesejahteraan Warga Bekasi

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 10:28 WIB

Pemisahan Aset Kota dan Kabupaten Bekasi Dinilai Penting untuk Percepat Pembangunan

Rabu, 11 Maret 2026 - 10:16 WIB

Program Rp100 Juta per RW Dorong Warga Jadi Garda Terdepan Pembangunan Bekasi

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:50 WIB

Momentum Kebersamaan, HUT ke-29 Kota Bekasi Hadirkan Hiburan dan Dukungan bagi UMKM

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:33 WIB

Musibah Longsor TPST Bantar Gebang Telan Korban Jiwa, Pemerintah Diminta Perkuat Pengawasan

Selasa, 10 Maret 2026 - 16:11 WIB

Setelah Padurenan, Lapangan Olahraga Kedua Akan Dibangun di Pondok Gede

Berita Terbaru