Musancab PDIP Jogja Diduga Cacat, Arus Bawah Desak Evaluasi

Minggu, 3 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, ‎Jogja – Pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan Kota Yogyakarta menuai sorotan tajam.
‎
Forum Arus Bawah PDI Perjuangan Yogyakarta menilai forum yang digelar pada 2 Mei 2026 itu “patut diduga kuat cacat secara administrasi dan hukum” serta sarat pelanggaran aturan internal partai.
‎
Koordinator Forum Arus Bawah, Jarot Kurniadi, menyebut berbagai kejanggalan ditemukan berdasarkan keterangan peserta.
‎
“Telah terjadi serangkaian pelanggaran serius terhadap AD/ART partai maupun prinsip demokrasi organisasi,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
‎
Ia menyoroti dugaan campur tangan oknum dari DPP wilayah DIY tanpa surat tugas resmi.
‎
“Dalam sambutan resmi tidak menunjukkan mandat, padahal kewenangan Musancab ada di DPD, bukan DPP,” katanya.
‎
Selain itu, disebut ada penunjukan langsung sekretaris dan bendahara PAC tanpa mekanisme sah. “Ini melanggar Peraturan Partai Nomor 1 Tahun 2026,” tegasnya.
‎
Tak hanya itu, forum juga dinilai melanggar ketentuan kuorum serta tidak transparan dalam tata tertib.
‎
“Tatib tidak dibacakan dan tidak dibagikan, bahkan ada indikasi rekayasa tanda tangan pengesahan di awal forum tanpa naskah jelas,” ucap Jarot.
‎
Ia menambahkan, laporan pertanggungjawaban (LPJ) pun tidak disampaikan secara menyeluruh.
‎
“Hanya satu kecamatan dijadikan representasi 14 PAC, ini jelas mereduksi demokrasi internal,” imbuhnya.
‎
Forum Arus Bawah juga menyoroti dugaan praktik kolusi dan nepotisme dalam penyusunan kepengurusan.
‎
“Kader yang serius justru tersingkir, sementara yang punya kedekatan elit diloloskan,” kata Jarot.
‎
Mereka pun mendesak evaluasi total, penegakan disiplin organisasi, hingga penghentian praktik manipulatif.
‎
“Kami juga akan mengirim aduan ke DPP melalui Komarudin Watubun dan siap menghadirkan saksi jika diproses di Mahkamah Partai,” pungkasnya. (waw)

Berita Terkait

‎Warga Perum Polda Sleman Diajak Siaga Bencana dan Kamtibmas
Dirgahayu Kota Yogyakarta ke-270. Yogyakarta Otentik-Konkret, Maju dan Sejahtera.
Korem 072/Pamungkas Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-270 Kota Yogyakarta “Otentik, Konkret, dan Terus Bergerak untuk Jogja yang Semakin Istimewa.”
Satoria Hotel Yogyakarta Genap 9 Tahun, Tumbuh Bersama Lewat Aksi
Peringati HUT ke-81 TNI, Danrem 072/Pamungkas Pimpin Ziarah ke Makam Pahlawan
Peringati HUT ke-81 KAI, Daop 6 Yogyakarta Gelar Upacara di Campus Darman Prasetyo
Wujud Kepedulian, Joglo Resto Njeron Beteng Bantu Mahasiswa NTT Tetap Kuliah di Yogyakarta
14 Tahun The Rich Jogja Hotel, Beyond Running Jadi Ajang Perayaan dan Kebersamaan

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:05 WIB

‎Warga Perum Polda Sleman Diajak Siaga Bencana dan Kamtibmas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Dirgahayu Kota Yogyakarta ke-270. Yogyakarta Otentik-Konkret, Maju dan Sejahtera.

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Korem 072/Pamungkas Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-270 Kota Yogyakarta “Otentik, Konkret, dan Terus Bergerak untuk Jogja yang Semakin Istimewa.”

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Satoria Hotel Yogyakarta Genap 9 Tahun, Tumbuh Bersama Lewat Aksi

Senin, 28 September 2026 - 15:57 WIB

Peringati HUT ke-81 TNI, Danrem 072/Pamungkas Pimpin Ziarah ke Makam Pahlawan

Berita Terbaru