Mendagri Tito Minta Kepala Daerah Aktif Kendalikan Inflasi dan Pastikan Ketersediaan Pangan di Daerah

Senin, 9 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Tanjungpinang – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying dalam memenuhi kebutuhan pokok maupun bahan bakar minyak (BBM) menjelang hari raya Idulfitri. Ia memastikan stok pangan nasional dalam kondisi sangat mencukupi.

“Jadi, masyarakat sekali lagi tidak perlu panik. Itu hal yang terpenting, ya. Tidak perlu panic buying. Justru panic buying akan membuat gangguan terhadap rantai suplai,” tegasnya dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang dirangkaikan dengan Evaluasi Dukungan Pemerintah Daerah dalam Program Tiga Juta Rumah di Aula Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Senin (9/3/2026).

Mendagri juga menepis anggapan bahwa lonjakan angka inflasi Februari secara year-on-year (YoY) sebesar 4,76 persen terjadi karena kelangkaan bahan pokok di dalam negeri. Sebaliknya, ia menegaskan bahwa komoditas makanan dan minuman di dalam negeri relatif terkendali.

Ia menjelaskan, Indonesia saat ini berstatus swasembada beras dengan cadangan nasional sekitar 4 juta ton yang dinilai sangat mencukupi. Dari sisi intervensi pasar, Perum Bulog masih memiliki sisa cadangan beras, sementara pemerintah baru melepas sekitar 1 juta ton beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan).

“Apalagi beras, itu cukup. Cadangan saja yang harusnya dilepas 1,5 juta ton oleh Bulog, itu saja masih tersisa. Kita mempunyai stok lebih kurang 4 juta ton, dan baru dilepas lebih kurang 1 juta ton untuk beras SPHP. Nah, ketersediaan stok beras kita ini cukup,” jelasnya.

Untuk menjaga inflasi tetap terkendali menjelang hari raya, Mendagri meminta seluruh kepala daerah memimpin rapat koordinasi dengan distributor dan pengusaha pasar, memastikan ketersediaan pasokan, serta aktif melakukan intervensi melalui Gerakan Pasar Murah guna membantu masyarakat.

Selain itu, ia juga meminta kepala daerah memberikan pernyataan resmi kepada publik untuk menenangkan masyarakat bahwa stok di wilayahnya dipastikan aman.

“Nah, tugas kita pemerintah meyakinkan, menenangkan mereka bahwa stok [kita] cukup,” pesannya.

Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi ini dihadiri langsung oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti dan Gubernur Kepri Ansar Ahmad. Turut hadir jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kepri, serta para wali kota dan bupati se-Provinsi Kepri.

Rapat ini juga diikuti secara virtual dari Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) oleh pejabat Kemendagri dan perwakilan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Badan Pangan Nasional (Bapanas), Kantor Staf Presiden, serta Kementerian/Lembaga lainnya. Selain itu, para kepala daerah beserta jajaran Forkopimda dari seluruh Indonesia juga ikut menyaksikan rapat secara virtual dari wilayah masing-masing.(LSI)

Sumber : Puspen Kemendagri

@gerbangpatriot

Berita Terkait

Pasar Kuala Simpang Kembali Ramai, Ekonomi Warga Aceh Tamiang Menguat
Pemerintah Sediakan Huntara untuk Pemulihan Korban Banjir Aceh Tamiang
Wamendagri Bima Arya Sebut Pemimpin Harus Jadi Agen Harapan bagi Masyarakat
Reformasi TKDN Jadi Fokus Workshop P3DN Pemerintah Kota Bekasi
Posyandu Diminta Hadir Langsung di Tengah Masyarakat untuk Perkuat Pelayanan Warga
Tri Tito Karnavian Minta Daerah Segera Registrasi Posyandu Enam SPM hingga 2029
Wamendagri Akhmad Wiyagus: Damkar, Satpol PP, dan Satlinmas Garda Terdepan Ketenteraman Masyarakat
Tri Tito Karnavian Tegaskan Posyandu Jadi Garda Pelayanan Dasar Masyarakat hingga Tingkat Desa

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:55 WIB

Pasar Kuala Simpang Kembali Ramai, Ekonomi Warga Aceh Tamiang Menguat

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:10 WIB

Pemerintah Sediakan Huntara untuk Pemulihan Korban Banjir Aceh Tamiang

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:02 WIB

Wamendagri Bima Arya Sebut Pemimpin Harus Jadi Agen Harapan bagi Masyarakat

Jumat, 1 Mei 2026 - 01:53 WIB

Reformasi TKDN Jadi Fokus Workshop P3DN Pemerintah Kota Bekasi

Jumat, 1 Mei 2026 - 01:47 WIB

Posyandu Diminta Hadir Langsung di Tengah Masyarakat untuk Perkuat Pelayanan Warga

Berita Terbaru

Sumatera Utara

Pengelolaan Sampah di Deli Serdang Dinilai Masih Belum Optimal

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:19 WIB