Reformasi TKDN Jadi Fokus Workshop P3DN Pemerintah Kota Bekasi

Jumat, 1 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi menggelar Workshop Optimalisasi Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) dalam pengadaan barang dan jasa, sebagai bentuk komitmen memperkuat industri nasional sekaligus mendukung kebijakan pemerintah pusat, yang dilaksanakan di Aula Nonon Sontanie, Kamis (30/04).

Kegiatan ini menghadirkan pemaparan terkait reformasi kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang mengacu pada Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 35 Tahun 2025.

Reformasi tersebut menitik beratkan pada kemudahan, kecepatan, dan penyederhanaan proses sertifikasi serta penghitungan TKDN.

“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan pemahaman, kapasitas, serta komitmen seluruh perangkat daerah dalam mengutamakan produk dalam negeri pada setiap proses pengadaan. Kami ingin memastikan bahwa kebijakan P3DN tidak hanya dipahami secara normatif, tetapi benar-benar diimplementasikan secara konsisten dan terukur di lapangan.” Ujar Kepala Dinas Kepala Perindustrian dan Perdagangan.

Dalam workshop disampaikan bahwa kebijakan terbaru memberikan berbagai insentif bagi pelaku usaha, khususnya industri dalam negeri. Insentif tersebut antara lain berupa kemudahan dalam memperoleh nilai TKDN minimal 25 persen, penambahan nilai dari kegiatan riset dan pengembangan, serta penyederhanaan komponen penilaian.

Selain itu, pelaku usaha juga memperoleh preferensi harga dalam proses penawaran, yang dianggap lebih murah hingga 25 persen dibandingkan dengan barang impor.

Selain itu, proses sertifikasi TKDN kini menjadi lebih cepat, dari sebelumnya hingga 22 hari kerja menjadi sekitar 10 hari kerja, bahkan hanya 3 hari kerja untuk industri kecil. Masa berlaku sertifikat juga diperpanjang menjadi 5 tahun, sehingga memberikan kepastian usaha yang lebih baik.

Pemerintah juga memberikan perhatian khusus kepada industri kecil dengan mekanisme self declare, yang memungkinkan pelaku usaha memperoleh sertifikasi TKDN secara lebih mudah dan efisien.

“Pengadaan barang dan jasa pemerintah memiliki peran strategis sebagai instrumen penggerak ekonomi. Oleh karena itu, setiap belanja pemerintah harus mampu memberikan dampak nyata, tidak hanya dari sisi pelayanan publik, tetapi juga terhadap pertumbuhan industri nasional dan pemberdayaan pelaku usaha lokal,” Lanjutnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Bekasi berharap seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan dapat mengoptimalkan penggunaan produk dalam negeri dalam setiap proses pengadaan barang dan jasa. Hal ini tidak hanya mendorong pertumbuhan industri nasional, tetapi juga meningkatkan daya saing ekonomi daerah.

Workshop ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat implementasi kebijakan P3DN di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi, sekaligus memastikan bahwa belanja Pemerintah memberikan dampak maksimal bagi perekonomian dalam negeri.

“Dengan mengoptimalkan penggunaan produk dalam negeri, kita turut mendorong peningkatan daya saing industri, membuka peluang usaha bagi UMKM, serta
menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat. Inilah bentuk keberpihakan pemerintah
terhadap kekuatan ekonomi bangsa sendiri,” Tutupnya.(LSI)

Sumber : Diskominfostandi

Berita Terkait

Kawasan Transmigrasi Dibidik Jadi Pusat Ekonomi Kreatif Baru, Menteri Ekraf Tugaskan TEP 2026
62.000 KPR Subsidi Dikukuhkan di Batang, Menko AHY Perkuat Komitmen Program Rumah Rakyat
Kemendagri Perkuat Soliditas Pranata Humas Demi Sinergi Komunikasi hingga Daerah
Kemendagri Percepat Implementasi SPBE demi Penyaluran Bansos yang Lebih Tepat Sasaran
Identitas Kependudukan Digital Kemendagri Sabet Penghargaan JawaPos.com Digital Excellence Awards 2026
Keberanian Menolak Perintah Ilegal Jadi Pilar Integritas Aparatur Sipil Negara
Kementerian Ekraf Puji MS Glow Buka Lapangan Kerja Inklusif
Kemendagri Perkuat Kompetensi Satpol PP untuk Tingkatkan Pelayanan kepada Masyarakat

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:01 WIB

Kawasan Transmigrasi Dibidik Jadi Pusat Ekonomi Kreatif Baru, Menteri Ekraf Tugaskan TEP 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:47 WIB

62.000 KPR Subsidi Dikukuhkan di Batang, Menko AHY Perkuat Komitmen Program Rumah Rakyat

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:49 WIB

Kemendagri Perkuat Soliditas Pranata Humas Demi Sinergi Komunikasi hingga Daerah

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:40 WIB

Kemendagri Percepat Implementasi SPBE demi Penyaluran Bansos yang Lebih Tepat Sasaran

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:32 WIB

Identitas Kependudukan Digital Kemendagri Sabet Penghargaan JawaPos.com Digital Excellence Awards 2026

Berita Terbaru