JOGJAOKE.COM, Serang – Pembinaan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Serang akan diarahkan dengan sistem berbasis zona guna memperkuat pencarian dan pengembangan bibit unggul qari dan qariah.
Imam mengatakan, pola pembinaan berbasis zona telah terbukti berhasil di sejumlah daerah lain karena lebih mudah dalam memetakan potensi peserta secara terarah.
“Di daerah lain, pembinaan zona berhasil dan terlihat bibit unggulnya. Kabupaten Serang selama ini belum maksimal menerapkan sehingga kita bentuk pembinaan serentak di setiap zona,” ujarnya Sabtu, (2/5/2026), di Kantor Kecamatan Mancak.
Ia menjelaskan, pembinaan tidak hanya berhenti pada kegiatan tilawatil Qur’an, tetapi juga akan dilanjutkan secara berkesinambungan untuk cabang tahfiz dan cabang lainnya.
Menurutnya, sejumlah potensi sudah mulai terlihat, terutama di Zona IV cabang tilawah yang dinilai paling menonjol dibanding zona lainnya. Bahkan, beberapa peserta dari wilayah Ciomas telah berhasil menembus tingkat nasional.
“Di Zona IV sudah terlihat banyak bibit tilawah, termasuk dari Ciomas yang sudah masuk tingkat nasional. Di Zona III juga ada, tetapi tidak sebanyak Zona IV,” katanya.
Imam berharap dalam lima tahun ke depan, pembinaan LPTQ Kabupaten Serang dapat berjalan lebih intensif dan konsisten, sehingga mampu meningkatkan kualitas peserta MTQ.
Ia juga menyoroti masih adanya peserta yang belum sepenuhnya menguasai lagu-lagu standar MTQ.
“Masih ada anak-anak yang menggunakan lagu sendiri dan belum menguasai lagu MTQ, padahal di MTQ itu ada aturan dan disiplin tersendiri,” pungkasnya.
(Yuyi Rohmatunisa)






