Kasatgas Tito Paparkan Progres PRR Sumatera, Infrastruktur dan Layanan Dasar Pulih Bertahap

Rabu, 11 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Wilayah Sumatera Muhammad Tito Karnavian memaparkan berbagai progres pemulihan pascabencana yang dinilai berjalan signifikan. Hal tersebut disampaikan Tito pada saat Konferensi Pers Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Tito menjelaskan berbagai upaya penanganan terus dilakukan salah satunya dengan mengerahkan banyak alat berat. Selain itu, personel dari lintas kementerian dan lembaga, termasuk mahasiswa dan taruna sekolah kedinasan juga dilibatkan di lapangan. “Semua upaya dilakukan untuk percepatan pemulihan,” ujarnya.

Berdasarkan laporan harian Posko Satgas per Selasa (10/2/2026), jumlah pengungsi di tiga wilayah terdampak, yakni Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) menunjukkan angka pengurangan yang signifikan. Semula pada 2 Desember 2025 jumlah pengungsi mencapai 2.178.269 orang. Kini jumlah pengungsi telah berkurang menjadi 74.369 orang yang tersebar di tiga provinsi tersebut.

Dalam arahan tersebut, Tito menyoroti progres pembersihan lumpur yang terus berjalan. Di Provinsi Aceh, dari 263 lokasi sasaran, sebanyak 156 lokasi telah selesai dibersihkan dan 107 lokasi masih dalam proses. Di Sumut, pembersihan telah selesai di 4 dari 11 lokasi dan sisanya masih dalam proses. Sementara Sumbar telah menuntaskan seluruh 29 lokasi sasaran.

Sektor pelayanan dasar juga menjadi perhatian utama. Seluruh fasilitas kesehatan terdampak di tiga provinsi dilaporkan tetap berfungsi. Di Aceh, dua Puskesmas yang rusak berat tetap memberikan pelayanan di luar gedung. Sementara itu, ribuan fasilitas pendidikan terdampak di ketiga provinsi terus didorong agar segera kembali beroperasi normal.

Pada sektor infrastruktur, Tito mencatat pemulihan ketenagalistrikan dan telekomunikasi menunjukkan capaian positif. Sumbar telah mencapai pemulihan listrik dan jaringan internet 100 persen. Sementara Aceh dan Sumut hampir sepenuhnya pulih dengan sisa pelanggan dan Base Transceiver Station (BTS) yang masih dalam penanganan. Pembangunan sumur bor dan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) darurat juga terus dipercepat guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Tito juga menekankan pentingnya pemulihan ekonomi lokal. Aktivasi pasar rakyat terdampak bencana di ketiga provinsi telah berjalan secara fungsional, sehingga roda perekonomian masyarakat dapat kembali bergerak. Selain itu, lebih dari dua ribu rumah ibadah di Aceh, Sumut, dan Sumbar telah kembali difungsikan.

Terkait bantuan hunian, pembangunan hunian sementara (huntara) terus dikebut. Dari rencana 17.036 unit di tiga provinsi, sebanyak 5.489 unit telah selesai dibangun. Sementara itu, pembangunan hunian tetap (huntap) mulai berjalan dengan progres awal di Aceh dan Sumbar. Tito meminta percepatan proses administrasi dan teknis agar pembangunan huntap dapat segera meningkat.

Dalam penyaluran Dana Tunggu Hunian (DTH), Tito mengingatkan pentingnya percepatan pembukaan rekening dan penyaluran dana kepada masyarakat. Hingga saat ini, realisasi penyaluran DTH di tiga provinsi telah mencapai hampir 50 persen, dengan capaian tertinggi di Sumatera Barat.

Selain itu, untuk mendukung percepatan pemulihan, personel dari unsur TNI, Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), relawan, serta tenaga kesehatan telah dikerahkan di daerah terdampak. Selain itu, ribuan taruna dan mahasiswa sekolah kedinasan juga turut membantu di lapangan.(Ls)

Sumber : Puspen kemendagri || Satgas PRR

Berita Terkait

Tak Cukup Pemulihan Fisik: Menko PMK Sugiono Tekankan Pentingnya Mitigasi Perubahan Iklim Kerja Satgas PRR
Kunci Pemulihan Sumatera: Satgas PRR Dorong Percepatan Normalisasi Sungai guna Cegah Banjir Susulan
Mendagri Tito Instruksikan Daerah Amankan Stok Pangan dan Daya Beli Warga Menjelang Nataru
Apresiasi Penjaga Warisan Nusantara: Wamendagri Ribka Haluk Beri Penghargaan di PIKI Awards 2026
Kunci Sukses Tekan Inflasi: Sekjen Kemendagri Dorong Pemda Cek Fluktuasi Harga Pangan Lapangan
Karya Adiluhung dari Desa Adat: Seruni Beri Apresiasi Konsistensi Perajin Tenun Gringsing Tenganan
Perkuat Pilar Budaya Nusantara: Wamendagri Bima Arya Puji Konsistensi Bundo Kanduang Edukasi Generasi Muda
Optilmalkan Anggaran dan Hasil: Tri Tito Karnavian Dorong Konvergensi Program PKK, Posyandu, dan Dekranas

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:58 WIB

Tak Cukup Pemulihan Fisik: Menko PMK Sugiono Tekankan Pentingnya Mitigasi Perubahan Iklim Kerja Satgas PRR

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:51 WIB

Kunci Pemulihan Sumatera: Satgas PRR Dorong Percepatan Normalisasi Sungai guna Cegah Banjir Susulan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Mendagri Tito Instruksikan Daerah Amankan Stok Pangan dan Daya Beli Warga Menjelang Nataru

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Apresiasi Penjaga Warisan Nusantara: Wamendagri Ribka Haluk Beri Penghargaan di PIKI Awards 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Kunci Sukses Tekan Inflasi: Sekjen Kemendagri Dorong Pemda Cek Fluktuasi Harga Pangan Lapangan

Berita Terbaru

Bekasi

Children of Galaxy Tuai Apresiasi Wali Kota Bekasi

Senin, 26 Okt 2026 - 21:44 WIB