Menteri Ekraf Ingin Distribusi Film Makin Luas Lewat Indobox Cinema

Kamis, 23 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Bekraf memimpin audiensi bersama jajaran PT Indobox Cinematic Buana di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Bekraf memimpin audiensi bersama jajaran PT Indobox Cinematic Buana di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta

JOGJAOKE.COM, Jakarta, 23 Juli 2026* – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) mendorong PT Indobox Cinematic Buana memperluas distribusi film nasional melalui pengembangan bioskop modular (micro-cinema) sebagai bioskop rakyat. Inisiasi ini diharapkan membuka akses masyarakat di daerah yang belum memiliki bioskop, sekaligus menciptakan ruang pertumbuhan ekonomi kreatif baru.

“Kementerian Ekraf menyambut baik berbagai inovasi dan kolaborasi dari Indobox Cinema yang mampu memperluas akses distribusi film sekaligus mau menggerakkan ekonomi kreatif di daerah. Ini menjadi satu semangat dengan Indobox Cinema yang saling menyadari bahwa lumbung-lumbung ekonomi kreatif banyak tersebar sehingga masyarakat di berbagai daerah memiliki kesempatan sama untuk menikmati karya sineas Indonesia,” ungkap Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya saat audiensi dengan PT Indobox Cinematic Buana di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Kamis (23/7).

Solusi bioskop modular dinilai dapat menjawab persoalan 74 persen kabupaten/kota di Indonesia yang belum memiliki bioskop. Menurut Menteri Ekraf, kehadiran bioskop modular tidak hanya berfungsi sebagai ruang pemutaran film, tetapi juga menjadi simpul aktivitas ekonomi kreatif yang membuka peluang kolaborasi yang melibatkan pegiat usaha lokal, komunitas, hingga talenta kreatif di berbagai wilayah.

“Kolaborasi dengan Indobox Cinema memiliki peluang yang sangat besar untuk meningkatkan nilai tambah dan hilirisasi subsektor film. Ketika akses terhadap film nasional semakin luas, maka peluang bagi sineas, pegiat ekraf, komunitas kreatif hingga investor bisa tumbuh lebih holistik bersama sehingga semangat Indobox Cinema semakin kuat,” tambah Menteri Ekraf.

Indobox Cinema merupakan jaringan bioskop modular (micro-cinema) di Indonesia yang dirancang dengan investasi lebih efisien, waktu pembangunan yang singkat, serta harga tiket yang lebih terjangkau. Model investasi ini ditujukan untuk menjawab kesenjangan akses bioskop mengingat baru 26 persen kabupaten/kota di Indonesia memiliki bioskop, dengan sekitar 70 persen di antaranya terkonsentrasi di Pulau Jawa.

“Kami percaya setiap kota berhak memiliki hiburan yang layak. Dari pertemuan ini, kami dapat banyak insight atau wawasan baru mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif lokal bagi perfilman nasional. Kami berharap konsep bioskop modular dapat menjadi solusi yang menghadirkan hiburan berkualitas, memperluas distribusi film Indonesia, hingga menciptakan multiplier effect yang meningkatkan lapangan kerja bagi masyarakat,” ujar Budi Yulianto sebagai Komisaris Utama PT Indobox Cinematic Buana.

Kementerian Ekraf siap menjembatani komunikasi dengan Pemerintah Daerah untuk pemanfaatan aset atau lahan publik yang belum optimal sebagai lokasi penempatan unit bioskop modular. Kolaborasi ini juga diyakini mampu menjadi sarana distribusi resmi terhadap film-film independen berbasis komunitas, film dokumenter, dan film daerah yang membangun ekosistem perfilman semakin inklusif, inovatif, dan berdaya saing.

Turut mendampingi Menteri Ekraf dalam audiensi tersebut yaitu Staf Khusus Menteri Bidang Isu Strategis dan Antarlembaga, Rian Syaf; Direktur Film, Animasi, dan Video, Doni Setiawan; Tenaga Ahli Menteri Bidang Keprotokolan, Panji Purboyo, serta Tenaga Ahli Menteri Bidang Isu Strategis dan Antarlembaga, Gemintang Kejora Mallarangeng. Hadir pula Direktur Indobox Cinema, Rendy Gunawan. (lsi)

Sumber : Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif

Berita Terkait

Perkuat Penanganan Bencana, Mendagri Ajak Pemda Tingkatkan Semangat Gotong Royong
Pacu Inovasi dan Kinerja, Kemendagri Apresiasi Pemda Berprestasi di Jawa-Bali
Wamendagri Dorong Satlinmas Aktif Jaga Lingkungan yang Kondusif
Wamendagri Bima Arya Ungkap Lima Tantangan Kepala Daerah di Era Otonomi Daerah
Wamendagri Bima Arya Dorong Daerah Tingkatkan Nilai dan Daya Saing
Jenguk Wali Nanggroe di Penang, Mendagri Sampaikan Salam Hangat dari Presiden
Wamendagri Bima Arya Ajak Daerah Manfaatkan APKASI Otonomi Expo 2026 untuk Tarik Investasi
Evaluasi Dana Otsus Tahap II, Wamendagri Ribka Haluk Desak Pemda Percepat Penyaluran

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:53 WIB

Perkuat Penanganan Bencana, Mendagri Ajak Pemda Tingkatkan Semangat Gotong Royong

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:48 WIB

Pacu Inovasi dan Kinerja, Kemendagri Apresiasi Pemda Berprestasi di Jawa-Bali

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Wamendagri Dorong Satlinmas Aktif Jaga Lingkungan yang Kondusif

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:54 WIB

Wamendagri Bima Arya Ungkap Lima Tantangan Kepala Daerah di Era Otonomi Daerah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:25 WIB

Wamendagri Bima Arya Dorong Daerah Tingkatkan Nilai dan Daya Saing

Berita Terbaru

Lampung

Gubernur Mirza: Hilirisasi Komoditas Harus Dimulai dari Desa

Sabtu, 29 Agu 2026 - 14:36 WIB

Sumatera Selatan

AMKI Lahat Dilantik, Tekankan Kolaborasi Media dan Pemerintah

Sabtu, 29 Agu 2026 - 13:58 WIB

Foto Guru Besar UMY bidang Ilmu Sosiologi, Prof. Dr. Zuly Qodir, M.Ag.,

Yogyakarta

RUU Perampasan Aset, Pakar UMY: Kepercayaan Publik Jadi Taruhan

Sabtu, 29 Agu 2026 - 12:18 WIB