SPPG Sukaratu 6 Fokus Pemberdayaan Petani Lokal dalam Program Makan Bergizi Gratis

Kamis, 5 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Pandeglang – Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ekosistem Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, menyediakan lahan untuk kebun percontohan.

Kebun percontohan yang disiapkan SPPG Sukaratu 6, dalam rangka memenuhi kebutuhan sayur dan buah dalam penyajian menu program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala SPPG Sukaratu 6, Mulyadi mengatakan, kebun percontohan yang dikelola SPPG Sukaratu 6, bekerja sama dengan petani lokal. Pihaknya telah membangun komunikasi dengan petani untuk menanam berbagai jenis sayuran dan buah-buahan.

“Dapur ekosistem kita berkebun sendiri. Lokasinya di Gunung Karang. Jenis sayuran yang ditanam, seperti wortel, cabai, buncis, dan kacang panjang,” kata Mulyadi, Kamis (5/2).

Kata Mulyadi, bahan baku makanan yang diolah SPPG disuplai dari petani lokal. Lantaran hasil panen para petani nantinya akan diserap oleh pihak SPPG.

“Jadi untuk bahan sayuran SPPG kita langsung dari petani. Kita bantu penuhi pupuknya, dan bibitnya. Lalu mereka menjual hasil panennya ke dapur kita untuk memenuhi menu pangan MBG,” katanya.

Menurutnya, SPPG yang dikelolanya terus menggandeng para petani dalam penyediaan bahan pangan menu MBG, yang berasal dari hasil tanaman petani.

Hal itu dilakukan agar para petani bisa berdaya, sehingga dapat membantu ekonomi para petani lokal. “Harapan kedepan dengan adanya dapur MBG, petani maupun nelayan semuanya harus terlibat,” jelasnya.

Mulyadi menerangkan, SPPG miliknya mendistribusikan menu MBG menyasar pelajar, ibu hamil, ibu menyusui, anak-anak, lansia, hingga santri Pondok Pesantren (Ponpes). Namun dapur ekosistem ini akan lebih difokuskan kepada santri-santri yang ada di Ponpes Salafiyah.

“Rencananya kita distribusikan ke pesantren-pesantren salafiyah yang selama ini belum dapat distribusi. Totalnya penerimanya sekitar 6 ribu santri,” terangnya. (Denni)

Berita Terkait

Pemprov Banten Libatkan TNI-Polri dan Masyarakat dalam Gerakan ASRI
Wagub Banten dan SMSI Hadiri Tasyakuran HPN 2026 di Pandeglang
Bersertifikat SLHS, SPPG Karya Bakti Jiput Jamin Mutu Menu MBG
PWI Dorong Penguatan Kualitas Pers Daerah melalui Seminar Adinegoro Pra HPN 2026
Kapolsek Mandalawangi: Jembatan Darurat Sementara Hanya untuk Roda Dua dan Pejalan Kaki
Gubernur Andra Soni Nilai HPN 2026 Perluas Jejaring dan Promosi Banten
Pendampingan Pemeriksaan BPK RI, Wujud Komitmen Polda Banten terhadap Transparansi Keuangan
Pencanangan Zona Integritas Jadi Langkah Awal Imigrasi Banten Wujudkan WBK dan WBBM

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:57 WIB

Wagub Banten dan SMSI Hadiri Tasyakuran HPN 2026 di Pandeglang

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:00 WIB

Bersertifikat SLHS, SPPG Karya Bakti Jiput Jamin Mutu Menu MBG

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:52 WIB

PWI Dorong Penguatan Kualitas Pers Daerah melalui Seminar Adinegoro Pra HPN 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:35 WIB

Kapolsek Mandalawangi: Jembatan Darurat Sementara Hanya untuk Roda Dua dan Pejalan Kaki

Jumat, 6 Februari 2026 - 15:23 WIB

Gubernur Andra Soni Nilai HPN 2026 Perluas Jejaring dan Promosi Banten

Berita Terbaru