JOGJAOKE.COM, Yogyakarta — Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menggelar kegiatan Darul Arqam dan Baitul Arqam Pejabat Struktural sebagai upaya penguatan ideologi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sekaligus orientasi kepemimpinan bagi jajaran pimpinan universitas. Kegiatan ini berlangsung di Ballroom Gedung UMY Student Dormitory dan diikuti ratusan pejabat struktural dari berbagai unsur kepemimpinan.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMY Dr. H. Agung Danarto, M.Ag., didampingi jajaran BPH. Hadir pula Rektor UMY Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc., bersama pimpinan universitas lainnya yang memberikan sambutan.
Wakil Rektor Bidang Pengembangan Universitas dan Al-Islam Kemuhammadiyahan UMY Prof. Faris Al-Fadhat, M.A., Ph.D., menegaskan bahwa Darul Arqam dan Baitul Arqam merupakan agenda strategis yang wajib dilaksanakan pada setiap awal periode kepemimpinan di lingkungan UMY.
Menurut Faris, kegiatan ini penting karena banyak pejabat struktural yang baru mengemban amanah. Karena berada pada posisi strategis dalam pengambilan kebijakan, para pimpinan perlu mendapatkan penguatan dan penyegaran nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan agar terinternalisasi dalam setiap keputusan.
“Darul Arqam dan Baitul Arqam menjadi penanda awal periode kepemimpinan. Nilai-nilai tersebut harus benar-benar menjadi landasan dalam tata kelola dan arah kebijakan universitas,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga bertujuan meneguhkan kembali khittah perjuangan Muhammadiyah serta memperkuat komitmen ideologis para pimpinan pada periode kepemimpinan yang baru.
Darul Arqam dan Baitul Arqam ini diinisiasi dan menjadi tanggung jawab penuh BPH UMY, dengan Direktorat Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (DAIK) sebagai pelaksana teknis. Dalam pelaksanaannya, panitia bekerja sama dengan Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPK SDI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk penyusunan materi dan penguatan substansi pengkaderan.
Kegiatan tersebut digelar selama satu pekan dalam dua periode. Periode pertama berlangsung pada 2–4 Februari 2026 dan diikuti pejabat struktural level top manager, meliputi pimpinan BPH, rektor, wakil rektor, sekretaris universitas, dekan, kepala badan, dan direktur. Periode kedua dijadwalkan pada 5–7 Februari 2026 dengan peserta pejabat struktural tingkat kepala bidang, kepala subdirektorat, ketua dan sekretaris program studi, kepala lembaga, biro, urusan, kantor dan perpustakaan, koordinator laboratorium, hingga kepala tata usaha fakultas.
Melalui kegiatan ini, UMY menegaskan komitmennya untuk menjaga dan memperkuat nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai fondasi utama dalam tata kelola universitas serta pengambilan kebijakan strategis di setiap periode kepemimpinan. (ihd)






