JOGJAOKE.COM, Yogyakarta — Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) memulai pembangunan Laboratorium Teknik Terpadu Yana Aditya Building melalui prosesi peletakan batu pertama, Jumat (30/1/2026), di Kompleks Gedung Teknik UMY. Pembangunan fasilitas ini menegaskan kolaborasi kampus dan alumni dalam memperkuat kompetensi mahasiswa, terutama penguasaan keterampilan praktis berbasis laboratorium.
Rektor UMY Achmad Nurmandi mengatakan, pembangunan gedung tersebut merupakan tindak lanjut komitmen alumni yang mengemuka dalam Musyawarah Nasional Keluarga Alumni UMY (KAUMY) sebulan sebelumnya. Dalam forum itu, alumni sepakat berkontribusi nyata bagi pengembangan almamater, baik melalui pembangunan fasilitas fisik maupun dukungan beasiswa.
“Laboratorium ini diproyeksikan menjadi pusat peningkatan kompetensi mahasiswa Fakultas Teknik. Bidang teknik, pertanian, hingga kedokteran tidak cukup hanya mengandalkan pembelajaran di kelas, tetapi memerlukan praktik intensif di laboratorium,” ujar Nurmandi.
Gedung Yana Aditya Building ditargetkan rampung pada 2027. Bangunan empat lantai ini diperkirakan menelan biaya Rp 10 miliar hingga Rp 15 miliar dan akan difungsikan sebagai laboratorium terpadu Fakultas Teknik. Fasilitas tersebut diharapkan menjawab kebutuhan sarana pembelajaran modern sekaligus memperkuat visi UMY sebagai kampus unggul berbasis riset dan inovasi.
Nurmandi menambahkan, kontribusi di bidang pendidikan memiliki nilai keberlanjutan. Selama gedung dan peralatannya digunakan untuk proses belajar-mengajar, manfaatnya akan terus mengalir bagi para pihak yang terlibat.
Donatur pembangunan, Mochammad Yana Aditya, menilai gedung tersebut bukan semata infrastruktur fisik, melainkan simbol peran alumni dalam mendukung transformasi UMY. Mantan Direktur Utama PT TransJakarta itu menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara kampus dan lulusan.
“Gedung ini adalah wujud semangat alumni untuk ikut membangun masa depan mahasiswa. Harapannya, fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas pembelajaran,” kata Yana Aditya. (ihd)






