Kemendagri Libatkan Praja IPDN dan ASN Percepat Pemulihan Pemerintahan Aceh Tamiang

Rabu, 7 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Aceh Tamiang – Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Tim Pemulihan Aceh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Ulung Sampurna Jaya menyampaikan, progres pembersihan kantor-kantor pemerintahan di Kabupaten Aceh Tamiang telah mencapai sekitar 30 persen. Pembersihan ini merupakan bagian dari upaya pemulihan aktivitas pemerintahan di Kabupaten Aceh Tamiang.

Pernyataan tersebut disampaikan Ulung di Kompleks Perkantoran Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Rabu (7/1/2026), seiring berjalannya kegiatan pemulihan yang melibatkan ribuan Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) serta Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemendagri yang dikerahkan secara bertahap sejak akhir pekan lalu.

Ulung menjelaskan, Praja IPDN diberangkatkan dalam dua gelombang, masing-masing pada tanggal 3 dan 4 Januari 2026. Kegiatan pemulihan secara aktif dimulai sejak Senin (5/1/2026) dengan menetapkan sejumlah target operasi di berbagai titik perkantoran pemerintahan.

“[Ada] 27 target operasi dan seluruhnya sudah dikerjakan,” ujarnya.

Menurut Ulung, capaian progres tersebut didorong oleh selesainya sebagian besar pekerjaan manual yang dilakukan oleh praja IPDN. Sementara itu, pekerjaan lanjutan di area luar ruangan, khususnya pengangkutan lumpur, akan dilakukan oleh bantuan alat berat.

Ia menambahkan, sejumlah kantor pemerintahan telah dinyatakan selesai dibersihkan dan siap beralih ke tahap pemulihan berikutnya. “[Untuk kantor] Bappeda dan Dinas Kesehatan dinyatakan hari ini clear, dan dilanjutkan dengan kantor-kantor dinas lainnya,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, setiap titik operasi melibatkan rata-rata 2 pleton praja IPDN, menyesuaikan dengan luas dan tingkat kerusakan lokasi. Selain itu, IPDN juga menyiagakan sejumlah praja untuk memperkuat titik-titik yang membutuhkan tambahan personel.

“Apabila daerah (area) itu membutuhkan praja yang lebih besar (banyak), maka itu akan ditambah,” ujar Ulung.

Ia juga memaparkan pola kerja yang diterapkan di lapangan. Praja melaksanakan pekerjaan teknis dengan pendampingan langsung Kasat Dharma serta pengawasan Kasat Wira guna memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai rencana.

Dengan dukungan alat berat yang terus dioptimalkan, Ulung optimistis seluruh target pemulihan dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat. “Apabila memang alat berat lengkap dan cuaca mendukung, insyaallah dalam waktu 10 hari bisa diselesaikan. Saya rasa optimistis kalau melihat progres [yang ada],” tandasnya. (nr)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Lebih dari Sekadar Marina! AHY Ungkap Peran Vital BMTH bagi Masa Depan Ekonomi Bali
Percepat Transformasi BMTH, Pemerintah Fokus pada Deregulasi dan Penataan Ruang
Satgas PRR Perkuat Transparansi Pelaksanaan Program Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
Aceh Optimalkan Tambahan TKD untuk Percepat Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana
Maruarar Sirait Tekankan Kesiapan Lahan Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Hunian Tetap
Wamendagri Dorong Pemda Perkuat Perencanaan dan Data Penanganan Tuberkulosis
Wamendagri Bima Arya Ajak Generasi Pemimpin Siap Hadapi Era Transformasi
Akhiri Penantian 21 Tahun, Pemerintah Serahkan SHM kepada 441 Keluarga Transmigran Simeulue

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:24 WIB

Lebih dari Sekadar Marina! AHY Ungkap Peran Vital BMTH bagi Masa Depan Ekonomi Bali

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:00 WIB

Percepat Transformasi BMTH, Pemerintah Fokus pada Deregulasi dan Penataan Ruang

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:23 WIB

Satgas PRR Perkuat Transparansi Pelaksanaan Program Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:15 WIB

Aceh Optimalkan Tambahan TKD untuk Percepat Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:07 WIB

Maruarar Sirait Tekankan Kesiapan Lahan Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Hunian Tetap

Berita Terbaru