Sampah Naik 40 Persen Saat Nataru, Pemkot Jogja Siagakan 45 Truk 

Jumat, 19 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo saat memaparkan perluasan program Kios Segoro sebagai bagian dari pengendalian inflasi. (Dok Pemkot)

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo saat memaparkan perluasan program Kios Segoro sebagai bagian dari pengendalian inflasi. (Dok Pemkot)

JOGJAOKE.COM, Yogyakarta  — Lonjakan timbunan sampah hampir selalu menyertai musim libur panjang di Kota Yogyakarta. Fenomena serupa diproyeksikan kembali terjadi pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, seiring meningkatnya arus wisatawan ke kota tujuan wisata tersebut.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo memperkirakan volume sampah selama periode Nataru akan meningkat sekitar 40 persen dibandingkan hari biasa. Jika pada hari normal produksi sampah rata-rata mencapai 260 ton per hari, pada masa libur panjang jumlahnya berpotensi melonjak signifikan, bahkan mendekati dua kali lipat pada titik-titik tertentu.

“Kebersihan kota, terutama kawasan Malioboro, menjadi perhatian utama. Biasanya malam tahun baru setelah itu terjadi hujan sampah, sehingga perlu diantisipasi sejak awal,” ujar Hasto, Kamis (18/12/2025).

Proyeksi tersebut didasarkan pada tren peningkatan volume sampah pada momen Natal dan Tahun Baru dalam beberapa tahun terakhir. Kawasan wisata, pusat kuliner, serta ruang-ruang publik yang ramai pengunjung kerap menjadi penyumbang terbesar timbulan sampah selama periode liburan.

Untuk mengantisipasi kondisi itu, Pemerintah Kota Yogyakarta menyiapkan sejumlah langkah strategis. Salah satunya dengan menyiagakan 45 unit truk pengangkut sampah di berbagai titik rawan penumpukan. Dari jumlah tersebut, 15 unit merupakan truk kompresi yang mampu mengepres sampah selama proses pengangkutan.

“Armada ini difokuskan untuk mempercepat pengangkutan sampah dari titik-titik rawan, khususnya di pusat kota dan kawasan wisata,” kata Hasto.

Selain itu, pada hari-hari tertentu, yakni Senin dan Rabu, Pemkot Yogyakarta akan mengerahkan hingga 100 unit truk sampah untuk mengantisipasi lonjakan timbulan di depo-depo penampungan. Penambahan armada tersebut diharapkan dapat mencegah penumpukan sampah yang berpotensi mengganggu kenyamanan warga maupun wisatawan.

Pemkot juga menyiapkan titik pengelolaan sampah organik kering, antara lain di wilayah Bener dan Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (Pasty). Fasilitas ini akan dimanfaatkan selama libur Nataru sebagai upaya mengurangi beban depo dan tempat pembuangan akhir.

Di luar kesiapan teknis, Hasto menekankan pentingnya peran wisatawan dalam menjaga kebersihan kota. Ia berencana menyampaikan pengumuman secara berkala agar sampah tidak dibuang sembarangan.

“Saya akan berusaha ada pengumuman setiap saat supaya sampah-sampah itu tidak sembarangan dibuang oleh wisatawan,” ujarnya. (ihd)

Berita Terkait

Eko Suwanto Dorong Anggaran Rp120 Juta per Kelurahan di DIY untuk Percepatan Penanganan Stunting
WFH Perdana di Pemkot Yogyakarta Sepi Peminat, Hanya 2,8 Persen ASN Bekerja dari Rumah
Targetkan Ada di 45 Kelurahan, Ini Alasan Pemkot Yogya Perbanyak Sekolah Lansia
Pemkot Yogyakarta Raih Opini WTP ke-17 Berturut-turut dari BPK 
Pemkot Yogya Batasi BBM Mobdin 5 Liter per Hari, Imbau ASN Naik Sepeda
Pemkot Yogya Batasi BBM Kendaraan Dinas, Anggaran Diproyeksikan Hemat hingga Rp4,7 Miliar
Pemkot Yogya Pastikan Tidak Ada PPPK Dirumahkan Meski Belanja Pegawai Lampaui 30 Persen
Pemkot Yogya Pastikan Tak Ada PPPK Dirumahkan, Meski Belanja Pegawai Lampaui 30 Persen

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 18:14 WIB

Eko Suwanto Dorong Anggaran Rp120 Juta per Kelurahan di DIY untuk Percepatan Penanganan Stunting

Jumat, 10 April 2026 - 16:32 WIB

WFH Perdana di Pemkot Yogyakarta Sepi Peminat, Hanya 2,8 Persen ASN Bekerja dari Rumah

Selasa, 7 April 2026 - 21:24 WIB

Targetkan Ada di 45 Kelurahan, Ini Alasan Pemkot Yogya Perbanyak Sekolah Lansia

Jumat, 3 April 2026 - 17:02 WIB

Pemkot Yogyakarta Raih Opini WTP ke-17 Berturut-turut dari BPK 

Kamis, 2 April 2026 - 19:42 WIB

Pemkot Yogya Batasi BBM Mobdin 5 Liter per Hari, Imbau ASN Naik Sepeda

Berita Terbaru

Jogja

Mama Yasinta Figur Pejuang Papua Yang Sejati

Senin, 1 Jun 2026 - 10:23 WIB