Latu Sebut Pengelolaan Sampah Bantar Gebang Buruk, Minta Perhatian Pemkot

Jumat, 31 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Bekasi – Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Latu Har Hary, menyoroti buruknya pengelolaan sampah di TPST Bantar Gebang. Ia menyebut, pengelolaan tempat pembuangan akhir tersebut kini mendapat “rapor merah” dari masyarakat dan penggiat lingkungan.

Dalam rapat paripurna, Kamis (30/10/2025), Latu mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima masukan dari aliansi masyarakat penggiat lingkungan yang menilai pengelolaan sampah di Bantar Gebang dan Sumur Batu belum maksimal.

“Masukan dari masyarakat memberikan rapor merah terkait pengelolaan TPST Bantar Gebang dan Sumur Batu,” kata Latu.

Politisi PKS ini menegaskan, kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, terlebih saat ini tengah berlangsung negosiasi ulang perjanjian kerja sama (PKS) antara Pemkot Bekasi dan Pemprov DKI Jakarta terkait pengelolaan sampah dan bantuan tahun 2026.

“Komisi II akan memastikan masukan masyarakat menjadi bahan pertimbangan dalam perjanjian kerja sama terbaru nanti,” ujarnya.

Lebih lanjut, Latu menekankan pentingnya memperjuangkan keadilan ekologis bagi warga sekitar Bantar Gebang yang selama ini terdampak langsung oleh aktivitas pengelolaan sampah.

“Warga Bantar Gebang ikut menanggung beban dari pengelolaan sampah. Sudah saatnya keadilan lingkungan ditegakkan. Bantar Gebang harus dipulihkan, bukan terus dikorbankan,” tegasnya.

Ia berharap, Pemkot Bekasi bisa lebih serius memperbaiki sistem pengelolaan sampah agar tidak hanya fokus pada aspek teknis, tetapi juga memperhatikan dampak sosial dan lingkungan bagi warga sekitar. (red)

Berita Terkait

Bunda Literasi Bekasi Dorong Pelajar SMP/MTs Gemar Menulis Cerpen
Zulhas Puji Komitmen Wali Kota Bekasi Atasi Persoalan Sampah di Bantargebang
Ground Breaking PSEL Dimulai, Bekasi Dorong Pengelolaan Sampah Lebih Ramah Lingkungan
Ground Breaking PSEL Bantargebang, Tri Adhianto Targetkan Beroperasi dalam 18 Bulan.
Pemkot Bekasi Bergerak, Bangunan Liar di Jalan Hankam Jatirahayu Ditertibkan
Dugaan Pungli hingga Penataan PKL Plaza Patriot Disorot, 5 Pejabat Dinonaktifkan
Semangat Kemerdekaan di Bojong Menteng, Wawali Harris Bobihoe Hibur Warga
HUT ke-4 Paroki Kranggan Jadi Momentum Doa dan Solidaritas untuk Korban Bencana

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:54 WIB

Bunda Literasi Bekasi Dorong Pelajar SMP/MTs Gemar Menulis Cerpen

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Zulhas Puji Komitmen Wali Kota Bekasi Atasi Persoalan Sampah di Bantargebang

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:01 WIB

Ground Breaking PSEL Dimulai, Bekasi Dorong Pengelolaan Sampah Lebih Ramah Lingkungan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:52 WIB

Ground Breaking PSEL Bantargebang, Tri Adhianto Targetkan Beroperasi dalam 18 Bulan.

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:03 WIB

Pemkot Bekasi Bergerak, Bangunan Liar di Jalan Hankam Jatirahayu Ditertibkan

Berita Terbaru