Yogyakarta Kukuhkan Kepemimpinan Ekonomi Halal Nasional Menuju Standar Global

Rabu, 5 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jogja, Yogyakarta menegaskan posisi strategisnya dalam percaturan ekonomi halal nasional melalui gelaran “Awarding 4 Events Road to ICIHES 2025” yang diselenggarakan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) DIY bersama Sekolah Pascasarjana UGM.

‎“Kita ingin ekonomi halal Indonesia tidak hanya tumbuh, tapi berdaya saing global,” tegas Prof. Anggito Abimanyu dalam sambutannya di Hotel Marriott Yogyakarta.

‎Acara ini dihadiri para tokoh akademik dan pelaku industri halal dari Indonesia, Jepang, dan Malaysia.

‎“Kehadiran tokoh internasional membuktikan Yogyakarta semakin diperhitungkan dalam ekosistem halal dunia,” ujar Dandan Hermawan, Sekretaris Umum MES DIY.

‎Kolaborasi lintas negara dinilai penting untuk memperkuat riset sekaligus aplikasinya dalam industri halal global.

‎Selain itu, MES DIY juga menganugerahkan Duta Halal 2025 dan Tokoh Penggerak Halal DIY 2025 serta mengumumkan pemenang Halal Business Plan Competition.

‎“Generasi muda harus menjadi motor penggerak halal lifestyle yang inklusif,” kata Rika Fatimah P.L..

‎Ketua Departemen Industri Halal MES DIY, menekankan pentingnya literasi dan inovasi berbasis teknologi untuk memperluas dampak sosial ekonomi.

‎Sebagai puncak acara, dilakukan Deklarasi Komitmen Kawasan Halal (KKH) DIY di tiga wilayah strategis.

‎“Ini bukan hanya seremoni, melainkan langkah konkret membangun ekosistem halal melalui inovasi lokal,” ungkap Dr. Reni Rosari, Ketua Prodi Perekonomian Islam dan Industri Halal UGM.

‎Langkah ini meneguhkan Yogyakarta sebagai pionir pengembangan kawasan halal yang berbasis gotong royong dan kearifan lokal.

‎Yogyakarta, melalui penyelenggaraan ICIHES 2025, siap menjadi garda depan diplomasi halal Indonesia di kancah internasional.

‎“Dengan ekosistem yang semakin terintegrasi, kita optimis bisa bersaing di rantai nilai halal global,” tutup Prof. Anggito.

‎Hal ini membuktikan bahwa Indonesia, khususnya DIY, semakin matang dalam merespons pertumbuhan pesat industri halal dunia.

(waw)

Berita Terkait

Menko AHY: Koridor Hijau Jadi Standar Baru Pembangunan Infrastruktur Nasional
Penataan Kampung Mrican Sleman Berhasil, AHY Dorong Replikasi di Daerah Lain
Wacana Penataan Program Studi, UMY Tekankan Integrasi Ilmu dan Kebutuhan Industri
Hasan Widagdo Tancap Gas Pimpin Lagi PPP Kota Yogya Lebih Solid
Polresta Yogyakarta Tetapkan Tersangka dalam Kasus Dugaan Kekerasan di Daycare Umbulharjo
Kasus Daycare Yogyakarta, Pemkot Siapkan Perlindungan Korban dan Audit Seluruh TPA
KMMH UGM Gas Mitigasi Korupsi Desa, Aparat Wajib Transparan
Bidik Kursi Pimpinan DPRD PAN Yogya Gaspol Muscab VI

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 23:08 WIB

Menko AHY: Koridor Hijau Jadi Standar Baru Pembangunan Infrastruktur Nasional

Senin, 27 April 2026 - 23:00 WIB

Penataan Kampung Mrican Sleman Berhasil, AHY Dorong Replikasi di Daerah Lain

Senin, 27 April 2026 - 22:51 WIB

Wacana Penataan Program Studi, UMY Tekankan Integrasi Ilmu dan Kebutuhan Industri

Senin, 27 April 2026 - 21:01 WIB

Hasan Widagdo Tancap Gas Pimpin Lagi PPP Kota Yogya Lebih Solid

Senin, 27 April 2026 - 20:57 WIB

Polresta Yogyakarta Tetapkan Tersangka dalam Kasus Dugaan Kekerasan di Daycare Umbulharjo

Berita Terbaru