Bidik Kursi Pimpinan DPRD PAN Yogya Gaspol Muscab VI

Senin, 27 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JOGJAOKE.COM, Jogja – Partai Amanat Nasional (PAN) melalui Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kota Yogyakarta menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) VI se-Kota Yogyakarta di Hotel Matahari, Jalan Parangtritis, Minggu (26/4/2026).

Agenda strategis ini disebut sebagai “ajang konsolidasi total” untuk memperkuat mesin partai sekaligus menentukan formatur pengurus DPC periode 2025–2030.

Sejumlah tokoh penting hadir dalam forum tersebut, di antaranya Heroe Poerwadi, Mohammad Sofyan, serta Ketua DPD PAN Kota Yogyakarta Rifki Listianto.

Turut mendampingi jajaran pengurus seperti Tri Waluko Widodo dan Affan Baskara Patria, serta perwakilan organisasi sayap partai seperti PUAN, BM PAN, dan Simpatik.

Dalam sambutannya, Rifki Listianto menegaskan Muscab VI menjadi titik balik kebangkitan PAN setelah hasil Pemilu 2024.

“Kita sangat prihatin untuk tahun 2024 kemarin, kita mengalami penurunan. Insyaallah kita besok akan merebut kursi itu kembali,” ujarnya tegas.

Ia bahkan memasang target ambisius, “Kita menargetkan tujuh kursi agar bisa kembali meraih kursi pimpinan dewan.”
‎Rifki juga membeberkan strategi utama partai ke depan.

“Ada tiga hal yang wajib kita kuatkan, yaitu basis relawan, kesiapan saksi di setiap TPS, dan optimalisasi media sosial,” katanya.

Ia menambahkan, “Media sosial hari ini bukan pilihan, tapi kebutuhan untuk syiar politik kita kepada masyarakat luas.”

Sementara itu, Heroe Poerwadi mengingatkan pentingnya kualitas kader di tengah masyarakat.

“Teman-teman adalah simbol keberadaan PAN. Kalau kita dikenal sebagai orang baik, migunani, dan mampu menyelesaikan masalah, maka masyarakat akan datang dengan sendirinya,” ujarnya.

Ia menegaskan, “Kepercayaan publik itu kunci, bukan sekadar materi.”
‎Muscab VI berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para kader.

Forum ini diharapkan melahirkan kepengurusan yang solid dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Pengurus jangan hanya administratif, tapi harus hadir sebagai tokoh yang solutif,” ujar salah satu peserta.

Melalui penguatan struktur hingga tingkat kemantren, PAN optimistis mampu kembali bersaing dan memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.(WAW)

Berita Terkait

‎Viral Aksi Gerombolan Debt Collector Bantul, Polisi Dalami Pengerusakan Rumah Warga
Kodim Wonosobo Resmikan Jembatan Garuda, Buka Akses Majukan Desa Terpencil
‎Pemda Pastikan JLFR Tetap Meluncur, Pesepeda Bebas Melintas Malioboro
‎Bedah Film UWM Bongkar Tantangan Implementasi UU Pekerja Rumah Tangga
Ruwatan Ageng Bantul Doakan Keselamatan Bangsa dan Keseimbangan Alam
Takmir NHK Borong Sawi, Petani dan Jamaah Bahagia
‎Polda DIY dan Jogja Menyapa Bergerak Bantu Warga
Ahli Waris Klaim Tanah Masuk SHGB UMK, Minta Kejelasan Bukti

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:35 WIB

‎Viral Aksi Gerombolan Debt Collector Bantul, Polisi Dalami Pengerusakan Rumah Warga

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:07 WIB

Kodim Wonosobo Resmikan Jembatan Garuda, Buka Akses Majukan Desa Terpencil

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:48 WIB

‎Pemda Pastikan JLFR Tetap Meluncur, Pesepeda Bebas Melintas Malioboro

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:45 WIB

‎Bedah Film UWM Bongkar Tantangan Implementasi UU Pekerja Rumah Tangga

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:39 WIB

Ruwatan Ageng Bantul Doakan Keselamatan Bangsa dan Keseimbangan Alam

Berita Terbaru