Yogyakarta Dorong Kreativitas Perca Bangun Ekonomi Sirkular Berkelanjutan

Sabtu, 22 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JOGJAOKE.COM, Jogja – Industri fashion kerap memandang kain perca sebagai limbah tak berguna.

‎Namun para perajin kreatif Yogyakarta justru mengubah potongan kecil itu menjadi produk bernilai tinggi seperti totebag, aksesori, hingga kerajinan karakter.

‎“Sebagian besar perajinnya penyandang disabilitas, dan karya mereka sangat teliti,” kata Pendiri Rumah Kreatif Jogja, Yenny Christin, Sabtu (22/11/2025).

‎Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, mengapresiasi inovasi tersebut dalam Talkshow PKM Nasional Komunitas Kain Perca di PDIN Yogyakarta.

‎“Kreativitas ini tidak hanya memecahkan masalah limbah tekstil, tetapi juga membangun ekonomi sirkular. Kita mengolah, memberi nilai, dan menjaga Bumi,” ujar Hasto.

‎Ia menegaskan pentingnya perca sebagai medium edukasi gaya hidup ramah lingkungan.

‎“Keberlanjutan bukan hanya tentang alam, tetapi juga kesejahteraan sosial. Kota Yogyakarta harus terus berkembang sebagai kota kreatif yang berdaya,” katanya.

‎Hasto menyebut eco-craft dapat menguatkan ekosistem ekonomi kreatif dan pariwisata berkelanjutan.

‎Yenny menambahkan, 15 peserta dari Yogyakarta, Sleman, dan Bantul yang seluruhnya penyandang disabilitas mengikuti program tahun keempat itu.

‎“Mereka sangat tekun dan teliti. Semua karya sudah melalui kurasi dan siap dipamerkan. Dari limbah, kita menciptakan barang bernilai tinggi,” ujarnya.

(waw)

Berita Terkait

Setu Sinau ing Malioboro Dirancang Hadir Rutin Setiap Sabtu sebagai Daya Tarik Wisata Edukatif
Relawan Lintas Iman Bersihkan Kelenteng, Toleransi Menguat
Polda DIY Gaspol Amankan Higienitas Program MBG
‎HUT 18 Gerindra, Kader Teguhkan Amanat Prof Suhardi
Pemkot Yogyakarta Jaga Kondusivitas Ramadan Lewat Pengaturan Usaha Pariwisata
Merayakan Weton dalam Karya Batik, Agenda Budaya Digelar 14–21 Februari 2026
Geliat Putri Mataram Ziarah Bung Karno, Teguhkan Cinta Tanah Air
‎Donor Darah HPN 2026 Satukan Hotel, PMI, Komunitas

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:11 WIB

Setu Sinau ing Malioboro Dirancang Hadir Rutin Setiap Sabtu sebagai Daya Tarik Wisata Edukatif

Kamis, 12 Februari 2026 - 23:34 WIB

Relawan Lintas Iman Bersihkan Kelenteng, Toleransi Menguat

Kamis, 12 Februari 2026 - 23:14 WIB

Polda DIY Gaspol Amankan Higienitas Program MBG

Kamis, 12 Februari 2026 - 23:09 WIB

‎HUT 18 Gerindra, Kader Teguhkan Amanat Prof Suhardi

Kamis, 12 Februari 2026 - 22:50 WIB

Pemkot Yogyakarta Jaga Kondusivitas Ramadan Lewat Pengaturan Usaha Pariwisata

Berita Terbaru

Muhammadiyah meluncurkan 24 Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di tujuh Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA), Jumat (12/2), di Ballroom The University Hotel Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. (Humas UMY)

Pendidikan

Bersama UMY, Muhammadiyah Luncurkan 24 PPDS di Tujuh PTMA

Jumat, 13 Feb 2026 - 18:01 WIB