‎Wisuda Salsa Angkatan 2 ; Lansia Yogya Buktikan Semangat Belajar Terus Menyala

Senin, 17 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JOGJAOKE.COM, Jogja – Semangat para lansia kembali memantik perhatian publik dalam gelaran Wisuda Sekolah Lansia Salimah (Salsa) Angkatan 2 di Graha Pandawa, Balai Kota Yogyakarta.

‎Sebanyak 89 peserta dari berbagai kemantren tampak antusias mengikuti prosesi wisuda yang bertema “Menapak Usia, Meraih Makna.”

‎“Ini bukti bahwa belajar memang tak mengenal usia,” ujar Ketua PD Salimah Kota Yogyakarta, Heny Ebtasari SH, Minggu (16/11).

‎Heny menegaskan keteguhan para wisudawan layak menjadi inspirasi lintas generasi.

‎“Selamat kepada para wisudawan yang sudah menyelesaikan proses belajar. Semoga ini menjadi pengingat bagi anak muda bahwa usia hanyalah angka dan semangat belajar tak pernah menua,” katanya.

‎Ia juga mengungkapkan antusiasme masyarakat terhadap program Salsa semakin meningkat.

‎“Bahkan banyak pendaftar belum tertampung karena keterbatasan tenaga fasilitator,” tambahnya.

‎Momen paling menyita perhatian adalah kehadiran lansia berusia 99 tahun yang berhasil meraih predikat Cum Laude, serta pasangan suami istri yang turut diwisuda.

‎Para wisudawan juga mendapat suntikan motivasi dari pegiat lansia, Dwi Endah Kurniasih MPH, yang menekankan pentingnya produktivitas di usia senja.

‎“Lansia memiliki kekuatan pengalaman yang tak dimiliki generasi muda,” tegasnya.

‎Ketua PW Salimah DIY, Retna Hidayah PhD, mengapresiasi capaian para peserta program ini.

‎“Belajar adalah proses seumur hidup. Para Bapak-Ibu lansia sudah memperlihatkan bahwa usia tak bisa menjadi alasan berhenti berkembang,” ujarnya.

‎Dukungan juga datang dari Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta.

‎“Program Salsa membantu lansia tetap bahagia, mandiri, produktif, dan bermartabat,” kata Iswari Paramita SKM MPA, saat membacakan sambutan Kepala Dinas Kesehatan.

‎Salah satu wisudawan, Supantinah (77) dari Salsa Masjid Depokan, mengaku bangga bisa menuntaskan program ini.

‎“Yang menguatkan hati kami adalah semangat untuk terus berkarya di usia lanjut. Kami kini lebih sehat, lebih mandiri, dan lebih percaya diri,” tuturnya.

‎Ia berharap semakin banyak lansia yang berani melangkah dan menantang batas usia.

(waw)

Berita Terkait

Geliat Putri Mataram Bersama Warga Satset Bersihkan Selokan Mataram
PERADI Siap Lahirkan Advokat-Advokat Berkwalitas Melalui UPA Gelombang 2 Tahun 2025
‎Golden Hanoman untuk Becoming Human, JAFF Puncaki Dua Dekade
PERADI Tegaskan Etika Advokat di UPA Yogyakarta Demi Keadilan
Dosen FE UWM Satset Dorong Ekonomi Hijau Kruwet Berkelanjutan ‎
Korem Pamungkas Salurkan Bantuan Sumatera, TNI Gerak Cepat Kemanusiaan
5.000 Mangrove Ditanam, Baros Mantapkan Pesisir Tangguh dan Sejahtera
‎Mayat Lansia Hilang Ditemukan Membusuk Dekat Rutan Bantul, Polisi Selidiki Penyebab

Berita Terkait

Senin, 8 Desember 2025 - 08:50 WIB

Geliat Putri Mataram Bersama Warga Satset Bersihkan Selokan Mataram

Sabtu, 6 Desember 2025 - 22:22 WIB

PERADI Siap Lahirkan Advokat-Advokat Berkwalitas Melalui UPA Gelombang 2 Tahun 2025

Sabtu, 6 Desember 2025 - 19:56 WIB

‎Golden Hanoman untuk Becoming Human, JAFF Puncaki Dua Dekade

Sabtu, 6 Desember 2025 - 19:35 WIB

PERADI Tegaskan Etika Advokat di UPA Yogyakarta Demi Keadilan

Sabtu, 6 Desember 2025 - 19:02 WIB

Dosen FE UWM Satset Dorong Ekonomi Hijau Kruwet Berkelanjutan ‎

Berita Terbaru