Wamendagri Bima Arya Tutup Diklat Damkar, Tekankan Peran Strategis Pemadam Kebakaran

Jumat, 30 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Bogor – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan bahwa Pemadam Kebakaran (Damkar) kini telah menjelma sebagai garda terdepan pelayanan publik di daerah. Tingginya kepercayaan masyarakat serta luasnya spektrum layanan menjadikan Damkar sebagai wajah paling nyata dari kehadiran pemerintah di tengah warga.

Hal tersebut disampaikan Bima Arya saat menutup Diklat Pemadam Kebakaran Kualifikasi Pemadam I Angkatan I, II, dan III di Balai Pelatihan Kompetensi Fungsional APDN, Kemang, Bogor, Jawa Barat, Jumat (30/1/2026).

Ia mengungkapkan, posisi strategis Damkar bahkan tercermin dalam cara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menampilkan diri di ruang publik nasional. Pada peringatan Hari Kemerdekaan tahun lalu, Kemendagri secara khusus menonjolkan mobil pemadam kebakaran dalam pawai kementerian.

“Karena Pak Menteri yakin, kami yakin, yang paling lekat dengan Kemendagri adalah Pemadam Kebakaran,” ujar Bima.

Di mata masyarakat, lanjutnya, Damkar tidak hanya hadir saat terjadi kebakaran, tetapi juga dalam berbagai persoalan sehari-hari yang membutuhkan pertolongan cepat dan nyata. Inilah yang membuat Damkar memiliki tingkat kepercayaan serta kedekatan yang sangat tinggi dengan warga.

“Damkar hari ini telah menjadi kebanggaan seluruh pemerintahan daerah di Indonesia,” tegasnya.

Bima menilai, besarnya kepercayaan publik tersebut harus dijawab dengan peningkatan kualitas yang berkelanjutan. Ia menekankan bahwa profesionalisme Damkar bertumpu pada tiga hal utama, yakni kompetensi personel, ketangguhan mental, dan kecukupan sarana prasarana.

“Kepercayaan tadi harus terus diimbangi dengan kualitas yang terus meningkat,” katanya.

Untuk mendukung hal tersebut, Kemendagri, menurut Bima, telah menyiapkan penguatan dukungan anggaran, baik untuk pengadaan peralatan pemadam kebakaran maupun melalui insentif fiskal bagi daerah yang memiliki kinerja Damkar yang baik.

“Ada dana insentif fiskal daerah yang akan digelontorkan bagi daerah-daerah yang memiliki kinerja yang sangat baik untuk Dinas Pemadam Kebakaran,” tandasnya.

Melalui pendidikan dan pelatihan dasar yang baru saja ditutup tersebut, Bima berharap para peserta mampu menjadi personel Damkar yang lebih profesional, berani, dan siap mengemban kepercayaan publik sebagai ujung tombak pelayanan pemerintah daerah (Pemda).(Ls)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Percepat Penanganan Gempa NTT, Kemendagri Kawal Penggunaan Bantuan Presiden
Wamendagri Wiyagus: Pemanfaatan IMM Jadi Kunci Perkuat SDM Daerah
Mendagri Tito: Pemimpin Kuat Harus Mampu Susun Kebijakan Berbasis Sains
Wamendagri Ribka Sebut Indonesia Timur Punya Potensi Besar Menuju Indonesia Emas 2045
Wamendagri Wiyagus Ajak Brebes Jadikan Potensi Budaya sebagai Penggerak Pembangunan
Wamendagri Bima Arya Dorong DPRD Perkuat Pengawasan agar APBD Lebih Produktif
Perkuat Penanganan Bencana, Mendagri Ajak Pemda Tingkatkan Semangat Gotong Royong
Pacu Inovasi dan Kinerja, Kemendagri Apresiasi Pemda Berprestasi di Jawa-Bali

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:16 WIB

Percepat Penanganan Gempa NTT, Kemendagri Kawal Penggunaan Bantuan Presiden

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Wamendagri Wiyagus: Pemanfaatan IMM Jadi Kunci Perkuat SDM Daerah

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Mendagri Tito: Pemimpin Kuat Harus Mampu Susun Kebijakan Berbasis Sains

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:59 WIB

Wamendagri Ribka Sebut Indonesia Timur Punya Potensi Besar Menuju Indonesia Emas 2045

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:14 WIB

Wamendagri Wiyagus Ajak Brebes Jadikan Potensi Budaya sebagai Penggerak Pembangunan

Berita Terbaru