Wamendagri Bima: Karakter ASN Menentukan Kinerja Organisasi dan Arah Kemajuan Bangsa

Jumat, 28 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Yogyakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki tanggung jawab utama untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, menjauhi praktik tidak etis, serta menjaga integritas dan kepercayaan publik. Menurutnya, prinsip tersebut menjadi fondasi penting bagi Indonesia untuk mencapai status negara maju.

“Syaratnya adalah kita harus punya pemerintahan yang efektif. The government who is governing. Pemerintahan yang memerintah, yang berfungsi dan melayani,” ujar Bima saat menutup Pelatihan Kepemimpinan Administrator dan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan II Tahun 2025 di Kantor PPSDM Kemendagri Regional Yogyakarta, Jumat (28/11/2025).

Bima menjelaskan bahwa secara umum terdapat dua karakter ASN. Pertama, ASN dengan karakter egois yang lebih mengutamakan kepentingan pribadi. Kedua, ASN dengan karakter altruistis yang menempatkan kepentingan orang lain di atas kepentingan pribadi. Ia mengingatkan bahwa karakter pertama harus dihindari karena dapat menghambat ritme organisasi dan mengganggu kinerja kolektif.

Selain itu, Bima juga mengklasifikasikan tipe ASN dalam tiga kategori. Tipe pertama ialah ASN yang pasif, enggan bergerak, dan hanya fokus pada diri sendiri. Meski tidak terlalu membahayakan secara sosial, kelompok ini tidak memberi kontribusi signifikan terhadap institusi. Tipe kedua merupakan ASN yang memiliki keinginan berkontribusi namun belum berani keluar dari zona nyaman. Adapun tipe ketiga adalah ASN yang berpikir visioner, mampu melihat kebutuhan masa depan, dan berupaya menghadirkan perubahan positif.

“Nah, untuk itu Bapak-Ibu sekalian ini yang paling penting. Please know your limit. Bapak-Ibu harus tahu ada di mana. Ini penting lho, know your limit,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, Bima juga berharap agar peserta pelatihan dapat memanfaatkan momentum untuk meningkatkan kompetensi dan kapasitas diri. Ia mendorong para ASN agar tidak hanya menyerap materi, tetapi juga mampu menciptakan peluang bagi pengembangan diri di masa mendatang. Bima mengingatkan agar ASN senantiasa bekerja profesional, menjauhi sikap pragmatis, dan tidak terjebak dalam perilaku transaksional.

“Saya doakan kepada Bapak-Ibu untuk bisa bertahan, istikamah, menaklukkan semua jebakan, dan menimbun semua kesempatan dan momentum,” pungkasnya.

Acara tersebut turut dihadiri Kepala PPSDM Kemendagri Regional Yogyakarta M. Weli Septiya Putra, bersama pejabat terkait di lingkungan PPSDM Kemendagri Regional Yogyakarta. (nr)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Tri Tito: Sinergi Pemda dan TP PKK Percepat Implementasi Program Prioritas
Mendagri: Pemda Harus Maksimalkan Potensi Kerajinan Daerah melalui Dekranasda
Puncak HKG PKK ke-54 Jadi Momentum Penguatan 10 Program Pokok PKK
Wamendagri Ribka Minta Pemda Optimalkan Peran TP PKK untuk Indonesia Emas 2045
Jajaki Kolaborasi Global, Kementerian Ekraf dan ALUMNAS Bahas Penguatan Ekraf
Kementerian Ekraf Gandeng Pemprov Jakarta Sukseskan WCCE 2026
Menteri Ekraf Dorong JWC Masuk Rangkaian WCCE
Resmikan Lima Bendungan Bersama Presiden, AHY Dorong Percepatan Swasembada Pangan, Air, dan Energi

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:18 WIB

Tri Tito: Sinergi Pemda dan TP PKK Percepat Implementasi Program Prioritas

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:11 WIB

Mendagri: Pemda Harus Maksimalkan Potensi Kerajinan Daerah melalui Dekranasda

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:06 WIB

Puncak HKG PKK ke-54 Jadi Momentum Penguatan 10 Program Pokok PKK

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:26 WIB

Wamendagri Ribka Minta Pemda Optimalkan Peran TP PKK untuk Indonesia Emas 2045

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:18 WIB

Jajaki Kolaborasi Global, Kementerian Ekraf dan ALUMNAS Bahas Penguatan Ekraf

Berita Terbaru