Wamendagri Bima Arya Apresiasi Karnaval Budaya Nusantara sebagai Wadah Kolaborasi Antar-Daerah

Jumat, 3 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Medan – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan, Festival Karnaval Budaya Nusantara dan Pentas Seni mencerminkan kuatnya semangat kolaborasi antarkota di Indonesia.

Hal tersebut tercermin dari partisipasi 55 kota yang mengikuti parade budaya pada Festival Karnaval Budaya Nusantara dan Pentas Seni bertema The Sparkling of Local Heroes and Culture: Menampilkan Ketangguhan Pahlawan Lokal dan Keindahan Nilai-Nilai Budaya agar Terlihat Memukau di Mata Dunia. Festival ini menjadi salah satu agenda dalam rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI).

Para peserta dan warga yang memadati lokasi acara tampak antusias. Meski sempat diguyur hujan, para peserta tetap tampil maksimal menyuguhkan keragaman budaya dari masing-masing kota.

Bahkan, Wamendagri Bima Arya, Wali Kota Medan Rico Waas, Ketua APEKSI Eri Cahyadi, dan para kepala daerah tetap bertahan di tengah gerimis untuk menyemangati sekaligus mengapresiasi para peserta karnaval.

Bima mengapresiasi Pemerintah Kota Medan yang dinilai berhasil menyelenggarakan festival budaya dengan melibatkan puluhan kota dari berbagai daerah. Menurutnya, antusiasme para peserta yang tetap menampilkan atraksi meski hujan mencerminkan komitmen bersama dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“Saya ucapkan selamat dan terima kasih kepada Pak Wali Kota Medan yang telah menyuguhkan rangkaian acara yang sangat spektakuler. Karena kita lihat walaupun hujan, mereka tidak bergeser. Mereka tetap berada dalam posisinya masing-masing dan tetap menyuguhkan tarian yang sangat kolosal dan spektakuler,” ujar Bima di Lapangan Merdeka, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Kamis (2/7/2026).

Ia mengatakan, semangat yang ditunjukkan para peserta menjadi cerminan kekompakan dan sinergi antarkota dalam menjaga sekaligus mempromosikan kekayaan budaya Nusantara. Kolaborasi tersebut, lanjutnya, menjadi modal penting untuk memperkuat persatuan sekaligus meningkatkan daya tarik budaya Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.

“Ini adalah simbol bahwa kota-kota Indonesia terus bergerak maju dan berkolaborasi,” pungkasnya.(lsi)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Viral Lagu “Lalaki Langit”, Kemendagri Minta Bupati Purwakarta Berikan Klarifikasi
Bantuan Renovasi Rumah Berpotensi Naik, Satgas PRR Paparkan Dasar Pengusulannya
Harapan dari Medan: Menko AHY Yakin Pendidikan Gratis Bisa Putus Rantai Kemiskinan
Penguatan Pemerintah Kota Jadi Fokus, Rakernas XVIII APEKSI Lahirkan 10 Rekomendasi
Wamendagri Bima Arya: Integritas adalah Kunci Kepemimpinan Kepala Daerah
Ketahanan Pangan dan Pengendalian Inflasi Bergantung pada Penguatan Sektor Perikanan
Siskeudes Mendunia, PBB Akui Inovasi Pengelolaan Keuangan Desa Indonesia
Pemda Diminta Prioritaskan Pendidikan Demi Peningkatan Kualitas SDM

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:19 WIB

Viral Lagu “Lalaki Langit”, Kemendagri Minta Bupati Purwakarta Berikan Klarifikasi

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:34 WIB

Bantuan Renovasi Rumah Berpotensi Naik, Satgas PRR Paparkan Dasar Pengusulannya

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:54 WIB

Harapan dari Medan: Menko AHY Yakin Pendidikan Gratis Bisa Putus Rantai Kemiskinan

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:35 WIB

Penguatan Pemerintah Kota Jadi Fokus, Rakernas XVIII APEKSI Lahirkan 10 Rekomendasi

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:44 WIB

Wamendagri Bima Arya Apresiasi Karnaval Budaya Nusantara sebagai Wadah Kolaborasi Antar-Daerah

Berita Terbaru