Wamendagri Wiyagus Ajak ASN Kemendagri dan BNPP Optimalkan Peran melalui Integritas dan Inovasi

Jumat, 30 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Bogor – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus secara resmi menutup Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP). Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (30/1/2026).

Pada forum tersebut, Wiyagus mengajak para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemendagri dan BNPP untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Ia menyebut keberagaman latar belakang para PPPK di Kemendagri dan BNPP sebagai aset yang perlu dioptimalkan dalam menjalankan tugas dan fungsi masing-masing.

“Pesan saya kepada Anda-Anda sekalian, Anda sudah menjadi bagian dari Kemendagri dan BNPP harus benar-benar mempedomani dan memahami materi-materi yang diajarkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wiyagus juga meminta ASN untuk kreatif dan inovatif dalam melaksanakan tugas dan fungsinya. Ia mencontohkan PPPK yang bertugas sebagai pengemudi dapat menggunakan kreativitas dan inovasinya untuk memudahkan tugas pimpinan. Selain itu, ASN dengan jabatan lainnya didorong untuk melakukan langkah yang sama agar roda organisasi dapat terus berjalan secara optimal.

Selain kreativitas dan inovasi, Wiyagus menekankan pentingnya aspek integritas yang harus dimiliki oleh para ASN. Sikap tersebut, menurutnya, merupakan fondasi bagi ASN agar dapat melaksanakan tugas secara jujur dan transparan.

“Orang yang memiliki integritas, dia akan jujur dengan dirinya. Dia akan jujur dengan pekerjaannya, institusi yang menjadi tanggungannya dalam bekerja,” ungkap Wiyagus.

Di sisi lain, Wiyagus menegaskan bahwa dengan menjadi ASN, seorang pegawai secara otomatis berperan sebagai pelayan publik. Oleh karena itu, ASN dituntut untuk bersikap lebih profesional dan terus belajar.

“Tirip saya sekali lagi, integritas. Anda punya kejujuran, Anda punya kesungguhan, Anda bertanggung jawab, Anda pasti profesional,” tandas Wiyagus.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Komandan PMPP TNI Brigjen TNI Iwan Bambang Setiawan, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri Sugeng Hariyono, Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen Kepemimpinan Budi Santosa, Komandan Detasemen Markas PMPP TNI Kolonel Armed M. Asyik, serta pejabat terkait lainnya.(Ls)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Percepat Penanganan Gempa NTT, Kemendagri Kawal Penggunaan Bantuan Presiden
Wamendagri Wiyagus: Pemanfaatan IMM Jadi Kunci Perkuat SDM Daerah
Mendagri Tito: Pemimpin Kuat Harus Mampu Susun Kebijakan Berbasis Sains
Wamendagri Ribka Sebut Indonesia Timur Punya Potensi Besar Menuju Indonesia Emas 2045
Wamendagri Wiyagus Ajak Brebes Jadikan Potensi Budaya sebagai Penggerak Pembangunan
Wamendagri Bima Arya Dorong DPRD Perkuat Pengawasan agar APBD Lebih Produktif
Perkuat Penanganan Bencana, Mendagri Ajak Pemda Tingkatkan Semangat Gotong Royong
Pacu Inovasi dan Kinerja, Kemendagri Apresiasi Pemda Berprestasi di Jawa-Bali

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:16 WIB

Percepat Penanganan Gempa NTT, Kemendagri Kawal Penggunaan Bantuan Presiden

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Wamendagri Wiyagus: Pemanfaatan IMM Jadi Kunci Perkuat SDM Daerah

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Mendagri Tito: Pemimpin Kuat Harus Mampu Susun Kebijakan Berbasis Sains

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:59 WIB

Wamendagri Ribka Sebut Indonesia Timur Punya Potensi Besar Menuju Indonesia Emas 2045

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:14 WIB

Wamendagri Wiyagus Ajak Brebes Jadikan Potensi Budaya sebagai Penggerak Pembangunan

Berita Terbaru