Wamenaker: Pengembangan Pariwisata dan Budaya Perkuat Ekonomi dan Serap Tenaga Kerja

Kamis, 25 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor bersama jajaran pejabat pemerintah daerah, tokoh adat, serta para pengisi acara berfoto bersama di atas panggung utama seusai pembukaan Festival Minangkabau di Istano Basa Pagaruyung, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor bersama jajaran pejabat pemerintah daerah, tokoh adat, serta para pengisi acara berfoto bersama di atas panggung utama seusai pembukaan Festival Minangkabau di Istano Basa Pagaruyung, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

JOGJAOKE.COM,  Tanah Datar — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Afriansyah Noor menegaskan bahwa sektor pariwisata dan budaya memiliki peran strategis dalam penciptaan lapangan kerja serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, pengembangan kedua sektor tersebut mampu menggerakkan berbagai aktivitas ekonomi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di daerah.

Hal tersebut disampaikan Wamenaker Afriansyah saat menghadiri Festival Minangkabau 2026 di Istano Basa Pagaruyung, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Kamis (25/6/2026).

Afriansyah mengatakan bahwa penyelenggaraan festival budaya tidak hanya berfungsi sebagai sarana pelestarian warisan budaya dan identitas bangsa, tetapi juga menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan aktivitas usaha dan perluasan kesempatan kerja.

“Setiap wisatawan yang datang akan menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Hotel dan homestay terisi, rumah makan dan usaha kuliner meningkat omzetnya, sektor transportasi bergerak, produk UMKM terjual, pelaku ekonomi kreatif memperoleh pasar, serta seniman dan pekerja budaya mendapatkan ruang untuk berkarya,” ujar Afriansyah.

Menurutnya, dampak ekonomi yang ditimbulkan sektor pariwisata dan budaya menjadikan kedua sektor tersebut sebagai instrumen penting dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Festival budaya bukan sekadar menghadirkan tontonan, tetapi juga membuka peluang usaha, memperluas kesempatan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Afriansyah menambahkan bahwa pembangunan ketenagakerjaan perlu berjalan seiring dengan pengembangan potensi unggulan daerah. Karena itu, Kemnaker terus memperkuat program peningkatan kompetensi tenaga kerja yang selaras dengan kebutuhan industri pariwisata dan ekonomi kreatif, seperti perhotelan, pemandu wisata, tata boga, pengelolaan kegiatan, dan desain produk ekonomi kreatif.

“Kami ingin masyarakat lokal menjadi pelaku utama pembangunan pariwisata di daerahnya sendiri. Karena itu, peningkatan kompetensi menjadi kunci agar peluang ekonomi yang tumbuh dapat dimanfaatkan secara optimal oleh tenaga kerja lokal,” ujarnya.

Selain menyiapkan tenaga kerja yang kompeten, Kemnaker juga terus mendorong penguatan kewirausahaan melalui pelatihan, pendampingan usaha, dan peningkatan produktivitas tenaga kerja agar UMKM mampu berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas.

“UMKM harus terus naik kelas. Produk unggulan daerah tidak hanya dipasarkan secara lokal, tetapi juga harus mampu bersaing di pasar nasional bahkan internasional,” katanya.

Afriansyah juga menekankan pentingnya transformasi digital dan pengembangan talenta muda untuk mendukung promosi pariwisata dan budaya. Menurutnya, generasi muda perlu didorong menjadi kreator konten, pemasar digital , serta pelaku ekonomi kreatif yang mampu memperkenalkan potensi daerah kepada dunia.

“Ketika budaya, pariwisata, ekonomi kreatif, dan UMKM berkembang, maka kesempatan kerja akan semakin terbuka dan kesejahteraan masyarakat akan meningkat,” ujarnya. (LSI)

Sumber : Kemenkoinfra

Berita Terkait

Sumatera Utara Maksimalkan Dana TKD Tambahan Demi Percepatan Pemulihan Wilayah Terdampak
Wamendagri Bima Arya: Kepemimpinan yang Baik Harus Mampu Menjaga Keberlanjutan Pembangunan
Kemendagri Perkuat Kolaborasi dengan Pemda Demi Sukseskan Program BSPS
Mendagri Tekankan Peran Pemda dalam Menjaga Inflasi Melalui Penguatan Pasokan
Wamendagri Ribka Pastikan Pembangunan Jalan, Irigasi, dan Fasilitas Publik di Papua Sesuai Target
Kepala Desa Masuk Kampus, Mendagri Tekankan Peran Desa dalam Pemerataan Ekonomi Nasional
Mendagri: Kepala Desa Harus Inovatif dan Profesional untuk Majukan Ekonomi Desa
Poral TNI AL Dukung Pembangunan SDM Unggul, Wamendagri Wiyagus Beri Apresiasi

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:27 WIB

Sumatera Utara Maksimalkan Dana TKD Tambahan Demi Percepatan Pemulihan Wilayah Terdampak

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:18 WIB

Wamendagri Bima Arya: Kepemimpinan yang Baik Harus Mampu Menjaga Keberlanjutan Pembangunan

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:12 WIB

Kemendagri Perkuat Kolaborasi dengan Pemda Demi Sukseskan Program BSPS

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:54 WIB

Mendagri Tekankan Peran Pemda dalam Menjaga Inflasi Melalui Penguatan Pasokan

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:00 WIB

Wamendagri Ribka Pastikan Pembangunan Jalan, Irigasi, dan Fasilitas Publik di Papua Sesuai Target

Berita Terbaru