Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Jogja Dorong Generasi Muda Jadi Inovator Budaya

Selasa, 21 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi D DPRD Kota Yogyakarta, Yogo Prasetyo Pri Hutomo, dan istri serta anak-anak, momentum. (Joke)

Ketua Komisi D DPRD Kota Yogyakarta, Yogo Prasetyo Pri Hutomo, dan istri serta anak-anak, momentum. (Joke)

JOGJAOKE.COM, Yogyakarta — Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Yogyakarta, Yogo Prasetyo Pri Hutomo, menegaskan komitmennya untuk terus memajukan sektor kebudayaan, terutama dengan melibatkan generasi muda sebagai pewaris sekaligus inovator budaya di tengah arus modernisasi.

Anggota dewan yang akrab disapa Tomo ini menuturkan, Komisi D DPRD Kota Jogja memiliki tanggung jawab besar dalam bidang pendidikan, kebudayaan, dan kesejahteraan rakyat. Karena itu, pelestarian budaya menjadi salah satu prioritas utama.

“Sinergi antara legislatif dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga identitas budaya Yogyakarta,” ujar Tomo kepada Radar Jogja, Minggu (19/10/2025).

Menurut politisi Partai Golkar itu, pelibatan anak muda tidak hanya penting, tetapi juga strategis karena generasi ini dekat dengan teknologi digital. Dengan dukungan kebijakan yang tepat, mereka bisa menjadi subjek utama dalam berbagai program kebudayaan.

“Hal ini bertujuan agar kesadaran dan kecintaan terhadap budaya lokal tumbuh secara organik di kalangan milenial dan Gen Z,” ucapnya.

Dorong Inovasi Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya

Selain pelestarian nilai-nilai budaya, Tomo melihat potensi besar acara kebudayaan sebagai penggerak ekonomi kreatif di Kota Jogja. Ia menilai, promosi wisata berbasis budaya dapat dilakukan dengan cara-cara yang kreatif, efisien, dan sesuai perkembangan teknologi.

Salah satu contohnya, kata Tomo, adalah tren persewaan busana adat Jawa bagi wisatawan di kawasan Malioboro. Menurutnya, inovasi semacam ini perlu dikembangkan lebih luas hingga ke kampung-kampung wisata agar manfaat ekonomi bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Generasi muda adalah agen perubahan strategis dalam merawat identitas budaya. Kebudayaan bisa menjadi sumber penggerak ekonomi rakyat melalui inovasi dan usaha kreatif yang relevan dengan zaman,” tegasnya.

Perhatian pada Ekosistem Keolahragaan

Selain kebudayaan, Tomo juga menyoroti pentingnya penguatan sektor keolahragaan di Yogyakarta. Ia menilai, pembinaan dan kompetisi yang sehat akan membantu generasi muda berkembang secara menyeluruh.

“Ekosistem olahraga yang baik harus didukung oleh sistem penjurian yang adil dalam setiap perlombaan. Itu penting untuk membentuk karakter dan sportivitas generasi muda,” ujarnya.olo

Dengan dorongan tersebut, Komisi D DPRD Kota Jogja berharap dapat memperkuat peran generasi muda sebagai garda depan pelestarian budaya sekaligus motor penggerak ekonomi kreatif dan olahraga yang sehat di Yogyakarta. (ihd)

Berita Terkait

DPRD DIY Desak Hukuman Maksimal Pelaku Kekerasan Anak di Daycare Yogyakarta
Yuni Satia Tegaskan Perempuan Indonesia Solid Hadapi Tantangan Sejarah
DPRD DIY Kunjungi Museum Ullen Sentalu, Penguatan Fungsi Edukasi dan Kurasi
Kebijakan dan Kenaikan Danais, DPRD Kota Yogya Pacu Target Zero Stunting
Dana Desa DIY Anjlok 74 Persen, Pemda Kucurkan BKK Rp132,5 Miliar untuk Kalurahan
DPRD DIY Protes Pemotongan Dana Desa 58,03 Persen, Infrastruktur dan Program Stunting Terancam
Penyiaran Digital di DIY, Eko Suwanto Soroti Elektronifikasi yang ‘Stagnan’
Reses Awal Ramadhan, DPRD Kota Yogyakarta Sinkronkan Aspirasi Warga dengan Musrenbang

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 21:07 WIB

DPRD DIY Desak Hukuman Maksimal Pelaku Kekerasan Anak di Daycare Yogyakarta

Minggu, 26 April 2026 - 16:51 WIB

Yuni Satia Tegaskan Perempuan Indonesia Solid Hadapi Tantangan Sejarah

Jumat, 10 April 2026 - 15:50 WIB

DPRD DIY Kunjungi Museum Ullen Sentalu, Penguatan Fungsi Edukasi dan Kurasi

Jumat, 27 Februari 2026 - 03:12 WIB

Kebijakan dan Kenaikan Danais, DPRD Kota Yogya Pacu Target Zero Stunting

Jumat, 27 Februari 2026 - 02:56 WIB

Dana Desa DIY Anjlok 74 Persen, Pemda Kucurkan BKK Rp132,5 Miliar untuk Kalurahan

Berita Terbaru