UMY Soroti Peran Diaspora dalam Dongkrak Ekspansi BUMN ke Amerika Latin

Sabtu, 22 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Yogyakarta — Peran diaspora Indonesia dinilai semakin strategis dalam mendukung ekspansi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ke kawasan non-tradisional, khususnya Amerika Latin.

Pandangan ini disampaikan pakar hubungan internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Ratih Herningtyas, yang menilai diaspora memiliki kapasitas penting dalam diplomasi ekonomi modern.

Ratih menegaskan bahwa keberadaan diaspora bukan sekadar penyumbang remitansi atau duta budaya, melainkan sumber intelijensi sosial yang mampu membuka akses bagi penetrasi pasar BUMN.

“Diaspora tinggal dan berinteraksi lama di suatu negara, sehingga mereka memahami konteks politik, sosial, dan ekonomi secara langsung. Informasi itu dapat menjadi bagian dari strategi masuk pasar bagi BUMN,” ujarnya di Yogyakarta, Sabtu.

Menurut dia, ekspansi ke kawasan non-tradisional membutuhkan lebih dari sekadar pendekatan institusional pemerintah. Infrastruktur sosial, seperti jejaring komunitas diaspora, menjadi elemen yang dapat mempercepat pembukaan hubungan dan membangun kepercayaan.

“Ekspansi itu akan mungkin jika ada infrastruktur yang melengkapi, termasuk siapa yang membuka akses dan siapa yang akan oiling the wheel dari proses kerja sama,” kata Ratih.

Dalam kerangka “two-level game” yang ia tawarkan, diaspora hadir sebagai aktor akar rumput yang menjembatani diplomasi formal negara dengan dinamika lokal. Dengan jejaring sosial yang terbangun secara organik, diaspora dapat memengaruhi persepsi publik, menyampaikan informasi pasar mikro, hingga memetakan peluang bisnis yang relevan bagi BUMN.

Ratih mencatat, meski populasi diaspora Indonesia di Amerika Latin relatif kecil, bukan berarti efektivitas mereka juga terbatas. “Ukuran populasi bukan satu-satunya faktor. Diaspora memiliki kedekatan emosional dan relasi jangka panjang dengan masyarakat setempat yang berdampak langsung pada hubungan people-to-people,” ujarnya.

Ia menambahkan, kapasitas ini semakin penting di tengah strategi pemerintah mendorong BUMN berekspansi ke kawasan yang kompetitif dan masih jarang dijajaki Indonesia. Citra Indonesia sebagai mitra yang dapat dipercaya, kata Ratih, sangat ditentukan oleh keberhasilan membangun hubungan sosial yang sustainable.

“Diaspora berperan membangun citra positif Indonesia, membantu negosiasi, serta memberi pemahaman tepat tentang konteks sosial-politik lokal. Ini fondasi penting bagi ekspansi BUMN ke kawasan non-tradisional seperti Amerika Latin,” kata Ratih. (ihd)

Berita Terkait

Peserta TIH Ditinjau Menaker, Produk Unggulan Didorong Makin Kompetitif
Mendagri dan Menteri PKP Perkuat Program Gentengisasi, 125 Truk Dilepas
Mendagri Tito Pantau Program BSPS di Purwakarta untuk Dukung Program Prioritas Presiden
Mendagri Makan Nasi Liwet Bareng Sopir Truk Genteng di Purwakarta
Tinjau Banjir Bandang Solok, Bima Arya Dorong Perpanjangan Tanggap Darurat Didukung Sumber Daya
Integrasi SIPD-SIPASTI, Kemendagri dan KemenPU Perkuat Sinergi Data Pemerintahan Daerah
Ribka Haluk: Konsistensi Perencanaan Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Daerah
Wamendagri Bima Arya: Sumbar Harus Tangguh agar Pembangunan Berkelanjutan
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Peserta TIH Ditinjau Menaker, Produk Unggulan Didorong Makin Kompetitif

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Mendagri dan Menteri PKP Perkuat Program Gentengisasi, 125 Truk Dilepas

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:56 WIB

Mendagri Tito Pantau Program BSPS di Purwakarta untuk Dukung Program Prioritas Presiden

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Mendagri Makan Nasi Liwet Bareng Sopir Truk Genteng di Purwakarta

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Tinjau Banjir Bandang Solok, Bima Arya Dorong Perpanjangan Tanggap Darurat Didukung Sumber Daya

Berita Terbaru

Yogyakarta

Lapangan Warak Diserbu Sampah Liar, Warga Desak Tindakan Tegas

Sabtu, 3 Okt 2026 - 14:55 WIB

Yogyakarta

Sidang Reno Bongkar Dugaan Sewa TKD, Negara Rugi Rp1,74 Miliar

Sabtu, 3 Okt 2026 - 14:36 WIB