UMY Serukan Penghentian Kekerasan dan Penguatan Nilai Keluarga di Forum Internasional Türkiye

Senin, 27 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Kritikkale — Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mewakili Indonesia dalam Joint Declaration of the International Family Studies Congress yang digelar di Kırıkkale University, Türkiye, pada 23–25 Oktober 2025. Forum ini menghasilkan seruan global untuk menghentikan kekerasan di kawasan konflik serta memperkuat institusi keluarga sebagai fondasi kemanusiaan dan peradaban.

Kegiatan yang diikuti oleh para rektor dan akademisi dari Türkiye, Polandia, Palestina, Uzbekistan, Aljazair, dan Amerika Serikat itu menjadi bagian dari inisiatif 2025 Year of the Family” yang dicanangkan Presiden Türkiye, Recep Tayyip Erdoğan. UMY diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Zuly Qodir, M.Ag., yang turut menandatangani deklarasi bersama para peserta kongres.

Deklarasi tersebut menegaskan pentingnya keluarga sebagai pilar ketahanan sosial dan benteng nilai-nilai kemanusiaan di tengah arus globalisasi yang mengikis moral dan budaya. Para peserta juga menyerukan penghentian perang dan kekerasan terhadap warga sipil di wilayah-wilayah seperti Gaza, Turkistan Timur, dan Ukraina.

“Studi tentang keluarga tidak dapat dipisahkan dari isu kemanusiaan dan perdamaian global. Kekerasan yang menimpa warga sipil merusak institusi keluarga sebagai unit dasar masyarakat,” ujar Prof. Zuly Qodir.

Selain menghasilkan seruan moral, kongres tersebut juga membuka peluang kerja sama akademik internasional, termasuk pengembangan kurikulum, program dual degree, riset bersama, serta pertukaran dosen dan mahasiswa. Kolaborasi lintas negara ini diharapkan memperkuat jejaring ilmiah global untuk membangun masyarakat yang berkeadaban dan berkelanjutan.

Keterlibatan UMY dalam forum ini menunjukkan peran aktif Indonesia dalam diplomasi akademik internasional yang menggabungkan penguatan nilai keluarga, perdamaian dunia, dan komitmen kemanusiaan lintas bangsa. (ihd)

Berita Terkait

Mataf UMY: 7.131 Mahasiswa Memulai Perjalanan: Belajar Ilmu sekaligus Kehidupan 
Ketika Cita-cita Menjadi Dokter Harus Diperjuangkan hingga ke Ujung Sinyal
UMY Siapkan Sustainability Center, Belajar dari Smart Eco Campus ITS
HMI Tunas Bangsa UMY Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di NTT
Jawab Keresahan Soal LKS Mahal, Bupati Aep Gratiskan Modul Siswa SD-SMP di Karawang
Kreatif dan Bernilai Jual, Singkong Jadi Sushi di Program Pengabdian Untirta
UMY Perkuat Reputasi Global di Tengah Ketatnya Persaingan Kampus Asia
UMY Ubah Pola Konsumsi Rapat, 1.500 Pegawai Makan Siang Gratis Terpusat
Tag :

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:15 WIB

Mataf UMY: 7.131 Mahasiswa Memulai Perjalanan: Belajar Ilmu sekaligus Kehidupan 

Minggu, 6 September 2026 - 18:32 WIB

Ketika Cita-cita Menjadi Dokter Harus Diperjuangkan hingga ke Ujung Sinyal

Sabtu, 5 September 2026 - 18:20 WIB

UMY Siapkan Sustainability Center, Belajar dari Smart Eco Campus ITS

Selasa, 1 September 2026 - 21:09 WIB

HMI Tunas Bangsa UMY Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di NTT

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:07 WIB

Jawab Keresahan Soal LKS Mahal, Bupati Aep Gratiskan Modul Siswa SD-SMP di Karawang

Berita Terbaru