UMY-Kemlu Rumuskan Terobosan Diplomasi untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Kamis, 11 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Yogyakarta — Program Studi Hubungan Internasional (HI) FISIPOL Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) bersama Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menggelar Pertemuan Kelompok Ahli (PKA) bertema “Mencari Terobosan dalam Mendukung Ketahanan Pangan Nasional” di Kampus UMY, Kamis (11/12).

Forum ini mempertemukan akademisi, praktisi, dan birokrat untuk merumuskan strategi kemitraan komprehensif dalam menghadapi tantangan pangan nasional melalui perspektif diplomasi.

Kegiatan berlangsung secara hybrid dari Ruang Simulasi Sidang HI, Gedung Ki Bagus Hadikusumo, dan melalui Zoom Meeting. Ketua Prodi HI UMY, Dr. Ade Marup Wirasenjaya, M.A., menyatakan kolaborasi berkelanjutan dengan Kemlu menjadi ruang penting untuk mempertemukan teori akademik dengan praktik diplomasi.

“Kami mempelajari konsep yang sering kali abstrak, sementara para diplomat berhadapan langsung dengan dinamika pengambilan keputusan. Ini memberikan pengalaman praksis yang sangat berharga bagi mahasiswa HI,” ujar Ade Marup.

Ia menilai isu ketahanan pangan kini kian mendesak karena berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat, melampaui sekadar persoalan geopolitik.

Forum ini menghadirkan lima narasumber. Opening remarks disampaikan Kepala Badan Strategi Kebijakan Luar Negeri Kemlu RI, Muhammad Takdir, S.H., LL.M. Perspektif akademik diisi Arie Kusuma Paksi, Ph.D. (HI UMY) dan M. Wahyudin, S.T.P., M.Sc., Ph.D. (Departemen Teknologi Industri Pertanian UGM).

Adapun pandangan pemerintah daerah disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, Aris Eko Nugroho, S.P., M.Si.

PKA ditutup dengan sambutan Kepala Pusat Strategi Kebijakan Kawasan Amerika dan Eropa Kemlu RI, Spica A. Tutuhatunewa.

Kolaborasi ini diharapkan menghasilkan rekomendasi yang dapat memperkuat kebijakan luar negeri Indonesia dalam mendukung ketahanan pangan nasional, selaras dengan agenda pembangunan berkelanjutan. (ihd)

Berita Terkait

Mataf UMY: 7.131 Mahasiswa Memulai Perjalanan: Belajar Ilmu sekaligus Kehidupan 
Ketika Cita-cita Menjadi Dokter Harus Diperjuangkan hingga ke Ujung Sinyal
UMY Siapkan Sustainability Center, Belajar dari Smart Eco Campus ITS
HMI Tunas Bangsa UMY Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di NTT
Jawab Keresahan Soal LKS Mahal, Bupati Aep Gratiskan Modul Siswa SD-SMP di Karawang
Kreatif dan Bernilai Jual, Singkong Jadi Sushi di Program Pengabdian Untirta
UMY Perkuat Reputasi Global di Tengah Ketatnya Persaingan Kampus Asia
UMY Ubah Pola Konsumsi Rapat, 1.500 Pegawai Makan Siang Gratis Terpusat
Tag :

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:15 WIB

Mataf UMY: 7.131 Mahasiswa Memulai Perjalanan: Belajar Ilmu sekaligus Kehidupan 

Minggu, 6 September 2026 - 18:32 WIB

Ketika Cita-cita Menjadi Dokter Harus Diperjuangkan hingga ke Ujung Sinyal

Sabtu, 5 September 2026 - 18:20 WIB

UMY Siapkan Sustainability Center, Belajar dari Smart Eco Campus ITS

Selasa, 1 September 2026 - 21:09 WIB

HMI Tunas Bangsa UMY Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di NTT

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:07 WIB

Jawab Keresahan Soal LKS Mahal, Bupati Aep Gratiskan Modul Siswa SD-SMP di Karawang

Berita Terbaru