Polisi Sambangi Warga Rentan Pandeyan, Keamanan Lingkungan Diperkuat

Jumat, 11 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan pemantauan wilayah, sambang warga, dan penyaluran bantuan sosial di Kelurahan Pandeyan oleh Jawatan Praja Kemantren Umbulharjo, Jumat (11/9/2026). (Joke)

Kegiatan pemantauan wilayah, sambang warga, dan penyaluran bantuan sosial di Kelurahan Pandeyan oleh Jawatan Praja Kemantren Umbulharjo, Jumat (11/9/2026). (Joke)

JOGJAOKE.COM, Yogyakarta — Kepedulian terhadap warga rentan tidak berhenti pada penyaluran bantuan. Di Kelurahan Pandeyan, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, pemerintah bersama aparat keamanan mendatangi langsung rumah warga yang membutuhkan sekaligus memastikan kondisi lingkungan tetap aman.

Kegiatan pemantauan wilayah, sambang warga, dan penyaluran bantuan sosial itu berlangsung Jumat (11/9/2026). Jawatan Praja Kemantren Umbulharjo menggelar kegiatan tersebut bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kemantren (Forkopimtren) Umbulharjo.

Kapolsek Umbulharjo AKP Hellga Dimas Prakosa bersama Kanit Binmas, Kanit Samapta, dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Pandeyan turut turun langsung dalam kegiatan tersebut.

Penyaluran bantuan dilakukan secara door to door. Cara itu memungkinkan aparat dan unsur pemerintah berinteraksi langsung dengan penerima manfaat sekaligus melihat kondisi warga dari dekat.

Dua warga yang menerima bantuan ialah Waluyo, lansia dhuafa yang tinggal di Sidikan, serta Hani Riswanto, warga penyandang disabilitas psikososial yang juga berdomisili di Sidikan, Kelurahan Pandeyan.

Kehadiran aparat lintas sektor dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa penanganan persoalan warga tidak hanya menjadi tanggung jawab satu instansi. Unsur pemerintah, kepolisian, TNI, layanan kesehatan, pendamping sosial, dan masyarakat dilibatkan dalam pemantauan kondisi lingkungan.

Kegiatan dihadiri Mantri Pamong Praja Umbulharjo, Danramil Umbulharjo beserta anggota, jajaran Polsek Umbulharjo, Kepala KUA, Kepala Puskesmas Umbulharjo II, Lurah Pandeyan beserta staf, petugas pendamping sosial, serta tokoh masyarakat.

Bagi kepolisian, pertemuan langsung dengan warga juga menjadi kesempatan untuk memperkuat pencegahan gangguan keamanan. Hellga mengajak masyarakat kembali mengaktifkan pos kamling sebagai bagian dari sistem keamanan lingkungan berbasis partisipasi warga.

“Penyaluran bantuan sosial secara langsung ini merupakan wujud nyata kehadiran dan kepedulian aparatur pemerintah bersama aparat keamanan di tengah masyarakat,” kata Hellga.

Menurut dia, keamanan lingkungan tidak dapat hanya mengandalkan aparat. Kewaspadaan dan kepedulian warga menjadi lapisan pertama dalam mencegah gangguan keamanan sekaligus mendeteksi persoalan di lingkungan sekitar.

Hellga juga mengingatkan warga untuk mewaspadai potensi kebakaran selama musim kemarau. Kompor dan peralatan elektronik perlu diperiksa sebelum rumah ditinggalkan.

Kabel maupun instalasi listrik yang rusak juga diminta segera diperbaiki. Warga diimbau tidak membakar sampah sembarangan karena api dapat dengan mudah menjalar, terutama ketika kondisi lingkungan kering.

Selain mengaktifkan kembali pos kamling, warga diminta segera menghubungi kepolisian jika menghadapi keadaan darurat. Layanan Call Center 110 dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memperoleh bantuan kepolisian secara cepat.

Pendekatan dari rumah ke rumah tersebut menjadi penting karena persoalan warga sering kali tidak terlihat dari ruang-ruang pelayanan formal. Dengan hadir langsung di lingkungan masyarakat, pemerintah dan aparat dapat membangun komunikasi sekaligus mengetahui kebutuhan warga secara lebih dekat.

Kegiatan di Pandeyan pun tidak semata berakhir setelah bantuan diserahkan. Silaturahmi, pemantauan lingkungan, edukasi pencegahan kebakaran, dan penguatan keamanan warga menjadi satu rangkaian upaya menjaga masyarakat tetap terlindungi dan saling peduli. (ihd)

Berita Terkait

Langgeng Purnomo Jadi Kapolda DIY, Gantikan Anggoro Sukartono
‎Malioboro Run 2026 Meledak, 8.000 Peserta Taklukkan Ikon Budaya Yogyakarta
Susanto Dorong Honor RT RW Bulanan, Naik dan Transportasi Rapat
‎Haul HB IX Menggugah Yogyakarta Hidupkan Kembali Warisan Perjuangan Keraton
Lestarikan Budaya Banten, Andra Soni Ingin Karnaval Panjang Mulud Digelar Berkelanjutan
Lapangan Warak Diserbu Sampah Liar, Warga Desak Tindakan Tegas
Sidang Reno Bongkar Dugaan Sewa TKD, Negara Rugi Rp1,74 Miliar
‎Gusti Prabu Bongkar Polemik Bolosego, Parkir Alkid Disorot Publik

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Langgeng Purnomo Jadi Kapolda DIY, Gantikan Anggoro Sukartono

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:25 WIB

‎Malioboro Run 2026 Meledak, 8.000 Peserta Taklukkan Ikon Budaya Yogyakarta

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Susanto Dorong Honor RT RW Bulanan, Naik dan Transportasi Rapat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:20 WIB

‎Haul HB IX Menggugah Yogyakarta Hidupkan Kembali Warisan Perjuangan Keraton

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Lapangan Warak Diserbu Sampah Liar, Warga Desak Tindakan Tegas

Berita Terbaru

Yogyakarta

Langgeng Purnomo Jadi Kapolda DIY, Gantikan Anggoro Sukartono

Minggu, 4 Okt 2026 - 12:29 WIB

Yogyakarta

Susanto Dorong Honor RT RW Bulanan, Naik dan Transportasi Rapat

Minggu, 4 Okt 2026 - 12:20 WIB