‎UMY Genjot Guru PAUD Deteksi Dini Gangguan Perkembangan Anak

Kamis, 5 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JOGJAOKE.COM, Jogja – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menggelar pelatihan dan workshop deteksi dini gangguan perkembangan anak bagi guru PAUD dan kader Posyandu di Ketanggungan, Kemantren Wirobrajan, Kota Yogyakarta.

Kegiatan ini digelar sebagai respons atas masih minimnya literasi pendidik terkait pemantauan perkembangan anak usia dini, khususnya rentang usia 0–6 tahun.

Sejalan dengan itu, pelatihan difokuskan pada peningkatan kemampuan pengajar PAUD dalam mengenali perkembangan motorik, bahasa, dan sosial-emosional anak.

Tim Pengabdian Masyarakat UMY yang terdiri dari dosen dan dokter spesialis anak bekerja sama dengan Universitas Aisyiyah, PAUD Wira Melati 11, serta Posyandu Asem Kawak 11 untuk memastikan materi mudah dipahami dan aplikatif.

Sementara itu, Koordinator Tim Pengabdian Masyarakat UMY, dr.M Bambang Edi Susyanto, Sp.A, M.Kes, menegaskan kegiatan ini lahir dari kebutuhan riil warga.

“Hari ini kami menggelar workshop peningkatan literasi keterampilan deteksi dini gangguan perkembangan anak. Sasarannya guru PAUD, kader Posyandu, sekaligus parenting bagi orang tua,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa banyak kasus keterlambatan perkembangan anak terlambat ditangani karena kurangnya pemahaman dasar.

“Ini aspirasi warga. Kami menjawabnya dengan pelatihan yang langsung menyentuh kebutuhan lapangan,” katanya.

Pada akhirnya, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat jejaring pemantauan tumbuh kembang anak sejak dini.

Dengan keterlibatan aktif guru PAUD dan kader Posyandu, deteksi gangguan perkembangan dapat dilakukan lebih cepat, sehingga intervensi tidak lagi terlambat.

(waw)

Berita Terkait

Setu Sinau ing Malioboro Dirancang Hadir Rutin Setiap Sabtu sebagai Daya Tarik Wisata Edukatif
Relawan Lintas Iman Bersihkan Kelenteng, Toleransi Menguat
Polda DIY Gaspol Amankan Higienitas Program MBG
‎HUT 18 Gerindra, Kader Teguhkan Amanat Prof Suhardi
Pemkot Yogyakarta Jaga Kondusivitas Ramadan Lewat Pengaturan Usaha Pariwisata
Merayakan Weton dalam Karya Batik, Agenda Budaya Digelar 14–21 Februari 2026
Geliat Putri Mataram Ziarah Bung Karno, Teguhkan Cinta Tanah Air
‎Donor Darah HPN 2026 Satukan Hotel, PMI, Komunitas

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:11 WIB

Setu Sinau ing Malioboro Dirancang Hadir Rutin Setiap Sabtu sebagai Daya Tarik Wisata Edukatif

Kamis, 12 Februari 2026 - 23:34 WIB

Relawan Lintas Iman Bersihkan Kelenteng, Toleransi Menguat

Kamis, 12 Februari 2026 - 23:14 WIB

Polda DIY Gaspol Amankan Higienitas Program MBG

Kamis, 12 Februari 2026 - 23:09 WIB

‎HUT 18 Gerindra, Kader Teguhkan Amanat Prof Suhardi

Kamis, 12 Februari 2026 - 22:50 WIB

Pemkot Yogyakarta Jaga Kondusivitas Ramadan Lewat Pengaturan Usaha Pariwisata

Berita Terbaru

Muhammadiyah meluncurkan 24 Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di tujuh Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA), Jumat (12/2), di Ballroom The University Hotel Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. (Humas UMY)

Pendidikan

Bersama UMY, Muhammadiyah Luncurkan 24 PPDS di Tujuh PTMA

Jumat, 13 Feb 2026 - 18:01 WIB