UMY Dukung ‘Sleman Pintar’, Sinergi Kampus dan Pemkab Dorong Keterserapan Lulusan

Kamis, 23 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMY diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Sumber Daya, Prof. Dr. Dyah Mutiarin, S.IP., M.Si. turut aktif dalam sesi dialog interaktif bersama Bupati Sleman, Hardo Kiswoyo, S.E., M.M. (Dok UMY)

UMY diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Sumber Daya, Prof. Dr. Dyah Mutiarin, S.IP., M.Si. turut aktif dalam sesi dialog interaktif bersama Bupati Sleman, Hardo Kiswoyo, S.E., M.M. (Dok UMY)

JOGJAOKE.COM, Sleman — Pemerintah Kabupaten Sleman memperkuat langkah strategis dalam meningkatkan keterserapan lulusan perguruan tinggi melalui program Sleman Pintar. Komitmen tersebut diwujudkan lewat penandatanganan kerja sama dengan 52 institusi pendidikan tinggi, termasuk Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Penandatanganan berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Rabu (22/10/2025), yang menandai kolaborasi pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta penyerapan tenaga kerja lokal.

UMY diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Sumber Daya, Prof. Dr. Dyah Mutiarin, S.IP., M.Si., yang turut aktif dalam sesi dialog interaktif bersama Bupati Sleman, Hardo Kiswoyo, S.E., M.M. Dalam forum tersebut, Prof. Dyah menyoroti isu keterserapan lulusan (employability), khususnya terkait kebijakan magang bagi mahasiswa di wilayah Sleman.

Menanggapi hal itu, Hardo menegaskan bahwa Pemkab Sleman membuka kesempatan luas bagi mahasiswa yang ingin melaksanakan magang di lingkungan pemerintah daerah, tanpa batas waktu atau kuota tertentu.

“Silakan magang satu bulan, tiga bulan, bahkan setahun pun tidak masalah. Program ini saling menguntungkan—mahasiswa mendapat pengalaman, kami juga terbantu dengan dukungan tenaga mereka,” ujar Hardo.

Ia menambahkan, Pemkab Sleman tengah menjalin komunikasi dengan para pelaku usaha untuk memperluas peluang kerja bagi lulusan lokal, terutama dari kampus-kampus di Sleman dan Yogyakarta.

“Kami ingin tenaga kerja dari Sleman dan lulusan perguruan tinggi di Yogyakarta mendapat prioritas. Pembicaraan awal sudah kami lakukan, dan ke depan kolaborasi ini akan diperkuat,” kata Hardo.

Melalui kerja sama tersebut, Pemkab Sleman dan UMY berharap dapat membangun ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja. Program Sleman Pintar diharapkan menjadi model sinergi berkelanjutan antara kampus dan pemerintah daerah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan siap kerja. (ihd)

Berita Terkait

Mataf UMY: 7.131 Mahasiswa Memulai Perjalanan: Belajar Ilmu sekaligus Kehidupan 
Ketika Cita-cita Menjadi Dokter Harus Diperjuangkan hingga ke Ujung Sinyal
UMY Siapkan Sustainability Center, Belajar dari Smart Eco Campus ITS
HMI Tunas Bangsa UMY Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di NTT
Jawab Keresahan Soal LKS Mahal, Bupati Aep Gratiskan Modul Siswa SD-SMP di Karawang
Kreatif dan Bernilai Jual, Singkong Jadi Sushi di Program Pengabdian Untirta
UMY Perkuat Reputasi Global di Tengah Ketatnya Persaingan Kampus Asia
UMY Ubah Pola Konsumsi Rapat, 1.500 Pegawai Makan Siang Gratis Terpusat

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:15 WIB

Mataf UMY: 7.131 Mahasiswa Memulai Perjalanan: Belajar Ilmu sekaligus Kehidupan 

Minggu, 6 September 2026 - 18:32 WIB

Ketika Cita-cita Menjadi Dokter Harus Diperjuangkan hingga ke Ujung Sinyal

Sabtu, 5 September 2026 - 18:20 WIB

UMY Siapkan Sustainability Center, Belajar dari Smart Eco Campus ITS

Selasa, 1 September 2026 - 21:09 WIB

HMI Tunas Bangsa UMY Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di NTT

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:07 WIB

Jawab Keresahan Soal LKS Mahal, Bupati Aep Gratiskan Modul Siswa SD-SMP di Karawang

Berita Terbaru