Home / UMY

UMY Dukung Pengembangan Walking Football melalui Jaringan Muhammadiyah

Jumat, 3 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor UMY (3 dari kiri foto) bersama Ketua LPO PP Muhammadiyah dan Persejasi

Rektor UMY (3 dari kiri foto) bersama Ketua LPO PP Muhammadiyah dan Persejasi

JOGJAOKE.COM, YOGYAKARTA – Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menjajaki kerja sama dengan Persatuan Sepak Bola Jalan Kaki Seluruh Indonesia (Persejasi) untuk mengembangkan walking football sebagai olahraga masyarakat, khususnya bagi warga berusia 50 tahun ke atas.

Penjajakan kerja sama tersebut dibahas dalam pertemuan yang digelar di Gedung Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jalan Menteri Supeno No. 42, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Jumat (3/7/2026). Melalui kolaborasi ini, kedua pihak menargetkan pembentukan 1.000 komunitas walking football dengan memanfaatkan jaringan perguruan tinggi, sekolah, rumah sakit, hingga pimpinan cabang dan ranting Muhammadiyah di seluruh Indonesia.

Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc., yang turut hadir dalam pertemuan tersebut, menyambut positif inisiatif pengembangan olahraga jalan kaki ini. Menurutnya, jaringan Muhammadiyah yang tersebar di berbagai daerah menjadi modal besar untuk memperluas jangkauan olahraga tersebut.

“Muhammadiyah memiliki jaringan organisasi di seluruh Indonesia. Karena itu, olahraga ini dapat berkembang dengan cepat melalui perguruan tinggi dan amal usaha Muhammadiyah. Banyak warga Muhammadiyah yang menyukai sepak bola, tetapi usianya sudah tidak memungkinkan lagi bermain dengan intensitas tinggi,” ujar Nurmandi.

Ketua LPO PP Muhammadiyah, Dr. Gatot Sugiharto, M.H., menjelaskan bahwa kerja sama ini berawal dari komunikasi antara Ketua Persejasi, Hendra Hartono, dengan LPO PP Muhammadiyah. Menurutnya, inisiatif tersebut sejalan dengan tiga fokus pengembangan olahraga Muhammadiyah, yaitu olahraga pendidikan, olahraga prestasi, dan olahraga masyarakat.

Gatot mengungkapkan bahwa pada sektor olahraga pendidikan, Muhammadiyah memiliki 29 program studi olahraga yang tersebar di 164 Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ’Aisyiyah (PTMA), serta sejumlah sekolah menengah yang telah membuka kelas khusus olahraga.

Sementara itu, pada bidang olahraga prestasi, Muhammadiyah membina atlet melalui Tapak Suci Putera Muhammadiyah serta menyelenggarakan ajang Muhammadiyah Games. Adapun pada bidang olahraga masyarakat, LPO PP Muhammadiyah secara rutin menggelar program Ngaji Olahraga, yang ke depan akan dimanfaatkan sebagai media sosialisasi walking football kepada warga Muhammadiyah.

Ketua Persejasi, Hendra Hartono, menjelaskan bahwa organisasinya berdiri pada September 2021, berangkat dari keprihatinannya terhadap sejumlah rekan yang mengalami gangguan kesehatan bahkan meninggal dunia setelah memaksakan diri bermain sepak bola konvensional di usia lanjut.

Menurutnya, walking football merupakan adaptasi olahraga yang berkembang di Inggris dengan sejumlah penyesuaian aturan agar sesuai dengan kondisi fisik masyarakat Indonesia. Saat ini, Persejasi berada di bawah naungan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI).

Hendra menilai kolaborasi dengan Muhammadiyah berpotensi mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Olahraga (IPO) Indonesia sekaligus menjadi media dakwah untuk membangun budaya hidup sehat. Ia juga melihat peluang sinergi melalui jaringan rumah sakit dan perguruan tinggi Muhammadiyah untuk menyelenggarakan seminar mengenai pencegahan diabetes, hipertensi, stroke, hingga edukasi penanganan cedera olahraga.

Selain itu, kedua pihak merancang penyelenggaraan Muhammadiyah Walking Football Championship sebagai ajang kompetisi internal sekaligus persiapan menghadapi Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) yang diselenggarakan KORMI setiap dua tahun. Ke depan, jaringan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) di berbagai negara juga akan dilibatkan untuk memperkenalkan walking football di tingkat internasional. (lsi)

sumber : humas umy

Berita Terkait

Pendaftar Mahasiswa Asing UMY Tembus di Atas Sepuluh Ribu pada Tahun Ajaran 2026/2027
PPh Sewa Rumah 10 Persen Jadi Sorotan, Ekonom UMY Usulkan Skema Lebih Adil
Sekolah Rakyat di Tengah Penurunan Angka Kelahiran, Dosen UMY: Fokus pada Akses dan Kualitas, Bukan Sekadar Bangun Sekolah
UMY Tutup Rangkaian Konferensi Internasional sebagai Satu Ekosistem Akademik
Kekayaan Intelektual Bisa Menjadi Pedang Bermata Dua bagi Solusi Iklim
Dubes RI untuk Vatikan: Diplomasi Antarnegara Tak Cukup Selesaikan Konflik Berbasis Agama
UMY Kembangkan Lima Prototipe AI untuk Deteksi Limfoma hingga Tumor Otak
Pakar UMY: Solusi AI Kesehatan di Indonesia Harus Sampai ke Luar Rumah Sakit Besar

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:19 WIB

Pendaftar Mahasiswa Asing UMY Tembus di Atas Sepuluh Ribu pada Tahun Ajaran 2026/2027

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:08 WIB

PPh Sewa Rumah 10 Persen Jadi Sorotan, Ekonom UMY Usulkan Skema Lebih Adil

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:08 WIB

Sekolah Rakyat di Tengah Penurunan Angka Kelahiran, Dosen UMY: Fokus pada Akses dan Kualitas, Bukan Sekadar Bangun Sekolah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:00 WIB

UMY Tutup Rangkaian Konferensi Internasional sebagai Satu Ekosistem Akademik

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:16 WIB

Kekayaan Intelektual Bisa Menjadi Pedang Bermata Dua bagi Solusi Iklim

Berita Terbaru