Tumbler Hilang Picu Krisis Kepercayaan, Persepsi Mengalahkan Realita Publik

Jumat, 28 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jogja – Kasus hilangnya sebuah tumbler di layanan transportasi publik menjadi pelajaran penting bagi dunia bisnis modern.

‎Dosen Program Studi Kewirausahaan UWM Yogyakarta, Antonius Satria Hadi, Ph.D., menegaskan bahwa “realitas bisnis kerap tidak dibentuk oleh fakta, tetapi oleh persepsi publik”.

‎Pernyataan ini disampaikannya di Kampus Terpadu UWM, Banyuraden, Gamping, Sleman, Jumat (28/11).

‎Menurut Antonius, media sosial memiliki daya ledak besar dalam membentuk opini.

‎“Unggahan yang memviralkan kejadian tersebut menimbulkan reaksi masif, bahkan sebelum klarifikasi muncul,” ujarnya.

‎Ia menyebut prinsip klasik pemasaran perception is reality, yaitu apa yang diyakini masyarakat sering kali jauh lebih menentukan daripada apa yang benar-benar terjadi.

‎Ia menjelaskan, konsumen tidak hanya berpikir rasional, melainkan juga emosional.

‎“Dalam perilaku konsumen ada loss aversion, rasa kehilangan terasa jauh lebih besar daripada rasa mendapatkan,” ungkapnya.

‎Benda yang hilang mungkin bernilai kecil, namun dugaan perlakuan tidak adil mengubahnya menjadi kemarahan besar.

‎Antonius menekankan pentingnya menjaga reputasi dan kredibilitas merek di era digital.

‎“Kepercayaan adalah mata uang utama,” tegasnya.

‎Ia mengingatkan bahwa gangguan kepercayaan, meski berawal dari hal sepele seperti sebuah tumbler, dapat menimbulkan dampak yang jauh lebih besar dibandingkan nilai barang itu sendiri.

(waw)

Berita Terkait

‎Pemda Pastikan JLFR Tetap Meluncur, Pesepeda Bebas Melintas Malioboro
‎Bedah Film UWM Bongkar Tantangan Implementasi UU Pekerja Rumah Tangga
Ruwatan Ageng Bantul Doakan Keselamatan Bangsa dan Keseimbangan Alam
Takmir NHK Borong Sawi, Petani dan Jamaah Bahagia
‎Polda DIY dan Jogja Menyapa Bergerak Bantu Warga
Ahli Waris Klaim Tanah Masuk SHGB UMK, Minta Kejelasan Bukti
Komunitas Jogja Menyapa Ajak Warga Cerdas Tangkal Hoaks Bermedia Sosial
KKMP Demangan Sabet Juara Koperasi Berprestasi, Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:48 WIB

‎Pemda Pastikan JLFR Tetap Meluncur, Pesepeda Bebas Melintas Malioboro

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:39 WIB

Ruwatan Ageng Bantul Doakan Keselamatan Bangsa dan Keseimbangan Alam

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:14 WIB

Takmir NHK Borong Sawi, Petani dan Jamaah Bahagia

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:39 WIB

‎Polda DIY dan Jogja Menyapa Bergerak Bantu Warga

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:36 WIB

Ahli Waris Klaim Tanah Masuk SHGB UMK, Minta Kejelasan Bukti

Berita Terbaru