Srikandi Gebyar Nusantara Gaungkan Budaya, Lawan Narkoba, dan Peduli Kesehatan Mata

Minggu, 19 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JOGJAOKE.COM, Sleman – Srikandi Gebyar Nusantara (SriGan) menegaskan komitmennya menjaga budaya dan melestarikan nilai-nilai luhur bangsa melalui kegiatan seni dan sosial di berbagai daerah.

‎Ketua Umum SriGan, Shera, mengatakan pihaknya selalu mengangkat budaya lokal dalam setiap kegiatan.

‎“Kalau SriGan itu memang fokus menjaga budaya, termasuk setiap acara kami yang selalu menggunakan baju tradisional,” ujarnya.

‎Menurut Shera, pemakaian busana adat adalah simbol penghormatan terhadap keberagaman budaya Indonesia.

‎“Kalau di Bali kita pakai baju Bali, kalau di Jawa kita pakai kebaya,” tambahnya. Ia juga menegaskan, SriGan aktif mengembangkan musik tradisional seperti grup ukulele yang rutin tampil di berbagai acara budaya.

‎Selain bidang budaya, organisasi ini juga aktif di kegiatan sosial di berbagai daerah.

‎“Kami sudah melaksanakan bakti sosial di Bekasi, Cibubur, Cianjur, hingga di lapas-lapas,” terang Shera.

‎Kali ini, kegiatan sosial SriGan digelar di Yogyakarta karena menurutnya, “Jogja ini kota yang sangat istimewa, kita harus peduli dan membantu masyarakatnya.”

‎Dalam kegiatan itu, SriGan menyediakan layanan kacamata gratis, potong rambut gratis, dan edukasi bahaya narkoba.

‎“Kami ingin menjaga anak bangsa dari bahaya laten narkoba,” tegas Shera.

‎Saat ini, pusat kegiatan SriGan berada di Cibubur dengan cabang di berbagai kota seperti Yogyakarta, Demak, Solo, Malang, Madiun, dan Ngawi.

(waw)

Berita Terkait

‎SMP MBS Al Badar Hadir, Pesantren Tanpa Mondok
‎Enam Dosen UWM Resmi Naik Jabatan, Dorong Kampus Berdampak
Nuits de la Lecture 2026 Dorong Dialog Budaya Lewat Sastra
Hari Gizi Nasional ke-66 Tahun 2026: Edukasi Gizi Serentak di 11 SMP Yogyakarta
PBTY 2026 Bakal Jadi Tempat Ngabuburit di Bulan Ramadan
Loman Park Hotel Kolaborasi Jogja Good Guide Gelar Tur Sejarah “Menembus Lorong Waktu” di Kotagede
‎Danrem Pamungkas Tekankan PSM, Prajurit Didorong Tajamkan Bela Diri
‎Melawan Perdagangan Satwa Liar, COP Antar 100 Pelaku ke Pengadilan

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 08:57 WIB

‎SMP MBS Al Badar Hadir, Pesantren Tanpa Mondok

Rabu, 21 Januari 2026 - 21:04 WIB

‎Enam Dosen UWM Resmi Naik Jabatan, Dorong Kampus Berdampak

Rabu, 21 Januari 2026 - 19:21 WIB

Nuits de la Lecture 2026 Dorong Dialog Budaya Lewat Sastra

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:05 WIB

Hari Gizi Nasional ke-66 Tahun 2026: Edukasi Gizi Serentak di 11 SMP Yogyakarta

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:45 WIB

PBTY 2026 Bakal Jadi Tempat Ngabuburit di Bulan Ramadan

Berita Terbaru

Jogja

‎SMP MBS Al Badar Hadir, Pesantren Tanpa Mondok

Jumat, 23 Jan 2026 - 08:57 WIB