Spanyol Ikuti Italia, Kerahkan Kapal Perang Kawal Bantuan ke Gaza

Kamis, 25 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez berpidato dalam pertemuan tingkat tinggi di PBB yang bertujuan menggalang dukungan bagi solusi dua negara untuk konflik Israel-Palestina, Senin (22/9/2025). (AP/Yuki Iwamura)

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez berpidato dalam pertemuan tingkat tinggi di PBB yang bertujuan menggalang dukungan bagi solusi dua negara untuk konflik Israel-Palestina, Senin (22/9/2025). (AP/Yuki Iwamura)

JOGJAOKE.COM, New York — Pemerintah Spanyol memutuskan untuk mengirim kapal perang ke wilayah perairan Gaza yang diblokade Israel. Langkah ini mengikuti jejak Italia, dengan tujuan memastikan bantuan kemanusiaan dapat tiba dengan selamat di jalur Gaza.

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez menyampaikan keputusan tersebut dalam konferensi pers di sela Sidang Majelis Umum PBB di New York, Rabu (24/9/2025) waktu setempat.

“Pemerintah Spanyol bersikeras bahwa hukum internasional harus dihormati dan hak warga negara kami untuk berlayar melalui Mediterania harus terjamin keamanannya,” kata Sanchez, seperti dikutip Reuters dan Al Arabiya, Kamis (25/9).

Sanchez menjelaskan, kapal angkatan laut Spanyol akan berangkat dari Cartagena dengan dukungan penuh sumber daya untuk membantu armada sipil serta melakukan operasi penyelamatan bila diperlukan.

Armada Global Sumud Flotila (GSF) sendiri diketahui mengerahkan sekitar 50 kapal sipil berisi relawan dari 45 negara. Di antara mereka terdapat pengacara, aktivis, hingga aktivis iklim asal Swedia Greta Thunberg.

Namun, perjalanan armada itu tidak berjalan mulus. Menurut keterangan March to Gaza Greece, kapal mereka diserang oleh 12 pesawat tanpa awak di perairan internasional, sekitar 30 mil laut dari Pulau Gavdos, Yunani.

Thunberg menyebut drone berterbangan setiap malam di atas kapal yang ditumpanginya. “Misi ini tentang Gaza, bukan tentang kami. Risiko yang kami hadapi tidak sebanding dengan penderitaan warga Palestina sehari-hari,” ujarnya melalui panggilan video.

Israel sendiri menolak keberadaan armada bantuan tersebut dan kerap melontarkan kritik. Namun, pihak Israel hingga kini belum memberikan konfirmasi terkait tudingan keterlibatan dalam serangan drone di Laut Tengah itu. (ihd)

Berita Terkait

UMJ Press dan APPTIMA Perkuat Peran Indonesia di International Publishers Congress 2026
Jerman Buka Jalan bagi Tenaga Kerja Indonesia untuk Bekerja, Belajar, hingga Tinggal Permanen
Perkuat Reputasi di Asia Tenggara, UMY Bangun Kemitraan Strategis dengan Universitas di Laos
Sumpah Hashim Petaka Pemantik Prahara. Saya PWI, Saya Dasco
PSEL Bantargebang Ditargetkan Segera Dibangun, Ketua DPRD Bekasi Tinjau Langsung Teknologi Wangneng
Pemkot Bekasi Dorong Tenaga Kerja Lokal Ambil Peran di Proyek PSEL Bantargebang
Banding Thailand Dikabulkan, Tujuh Pemain Takraw Terhindar dari Proses Disiplin ISTAF
Dosen Hukum UNPAM Serang Perluas Wawasan Global Melalui Forum ILO

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 07:13 WIB

UMJ Press dan APPTIMA Perkuat Peran Indonesia di International Publishers Congress 2026

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:24 WIB

Jerman Buka Jalan bagi Tenaga Kerja Indonesia untuk Bekerja, Belajar, hingga Tinggal Permanen

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:22 WIB

Perkuat Reputasi di Asia Tenggara, UMY Bangun Kemitraan Strategis dengan Universitas di Laos

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:13 WIB

Sumpah Hashim Petaka Pemantik Prahara. Saya PWI, Saya Dasco

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:28 WIB

PSEL Bantargebang Ditargetkan Segera Dibangun, Ketua DPRD Bekasi Tinjau Langsung Teknologi Wangneng

Berita Terbaru

Jogja

SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam Sungai Oya

Selasa, 21 Jul 2026 - 14:30 WIB