Seleksi KY 2025–2030: Dari 21 Nama, Tinggal 7 yang Akan Naik ke DPR

Jumat, 19 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Tahapan seleksi calon anggota Komisi Yudisial (KY) periode 2025–2030 memasuki babak penting dengan digelarnya tes wawancara hari terakhir, Kamis (18/9/2025). Ujian ini telah berlangsung sejak 16 September di Gedung Pusat Pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara (PPKASN), Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Jakarta.

Tahap wawancara merupakan tindak lanjut dari Pengumuman No. 13/PANSEL-KY/08/2025 yang diterbitkan pada 26 Agustus lalu. Sebelumnya, panitia seleksi telah menetapkan 21 nama yang lolos profile assessment. Mereka berasal dari beragam latar belakang profesi, mulai dari akademisi, praktisi hukum, hingga pejabat negara.

Nama-nama yang masuk dalam daftar antara lain: Abdul Chair Ramadhan, Abhan, Afridal Darmi, Albertina Ho, Andi Muhammad Asrun, Anita Kadir, Desmihardi, Diani Sadiawati, F. Willem Saija, Firdaus Muhammad Arwan, Hasnawaty Abdullah, Iman Prihandono, Insyafli, Judhariksawan, Mada Apriandi Zuhir, Mohammad Dawam, Razilu, Setyawan Hartono, Sunggul Hamonangan Sirait, Supri Abu, dan Zahlisa Vitalita.

Selain wawancara, para kandidat juga diwajibkan mengikuti pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto. Kedua tahapan ini digelar serentak pada 16–18 September 2025.

Ketua Panitia Seleksi, Dhahana Putra, menekankan bahwa proses wawancara difokuskan pada pemahaman peserta terkait kewenangan KY serta relasinya dengan Mahkamah Agung (MA). “Peserta yang tidak hadir dalam wawancara maupun tes kesehatan otomatis dinyatakan gugur. Keputusan ini final dan tidak bisa diganggu gugat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dhahana menjelaskan, hasil akhir seleksi akan dipublikasikan secara resmi melalui situs Kementerian Sekretariat Negara dan portal Administrasi Panitia Seleksi Elektronik (APEL). “Tujuh nama terbaik akan kami serahkan kepada Presiden untuk kemudian diajukan ke DPR,” tambahnya.

Adapun panelis yang terlibat dalam sesi wawancara kali ini antara lain Yanto, Widodo, M. Maulana Bungaran, Febby Mutiara, Basuki Rekoso, dan Agus Surono. (**)

Berita Terkait

Prof Edy Sentil AFEBSI: Kolaborasi Harga Mati Menuju Indonesia Emas 2045
Buktikan Kepemimpinan Unggul, Sekdaprov Lampung Raih Posisi Kedua di Ajang ADLG Awards 2026
Kongres AFEBSI Perkuat Kolaborasi, Dorong PTS Indonesia Bersaing Global
Gandeng LAN RI, Pemprov Banten Siapkan Sistem Manajemen Talenta dan ASN Corpu Lebih Modern
UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Pekerja Dapat Penguatan Hak dan Pelindungan
Hilirisasi dan AI Jadi Agenda Utama, Abdul Harris Bobihoe Hadiri Investor Daily Summit 2026
KPU Buka Suara Usai Putusan MK, Jelaskan Verifikasi Dokumen Gibran
Menaker Yassierli: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Hadirkan Era Baru Hukum Ketenagakerjaan

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Prof Edy Sentil AFEBSI: Kolaborasi Harga Mati Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Buktikan Kepemimpinan Unggul, Sekdaprov Lampung Raih Posisi Kedua di Ajang ADLG Awards 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Kongres AFEBSI Perkuat Kolaborasi, Dorong PTS Indonesia Bersaing Global

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:17 WIB

Gandeng LAN RI, Pemprov Banten Siapkan Sistem Manajemen Talenta dan ASN Corpu Lebih Modern

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:58 WIB

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Pekerja Dapat Penguatan Hak dan Pelindungan

Berita Terbaru

Yogyakarta

UWM Tancap Gas ke Kancah Global, Gandeng Kampus Filipina

Kamis, 15 Okt 2026 - 08:40 WIB