Satgas Catat Penurunan Pengungsi Seiring Progres Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

Kamis, 29 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Amran mengungkapkan jumlah pengungsi di daerah terdampak bencana terus berkurang, baik di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), maupun Sumatera Barat (Sumbar). Penurunan jumlah pengungsi tersebut seiring dengan penyaluran berbagai bantuan, seperti Dana Tunggu Hunian (DTH), serta selesainya pembangunan sejumlah hunian sementara (huntara) di daerah terdampak.

Angka pengurangan jumlah pengungsi bervariasi di masing-masing daerah. Di Provinsi Sumbar, misalnya, pada 24 Januari 2026 tercatat sebanyak 10.854 pengungsi, kemudian berkurang menjadi 9.040 pengungsi per 27 Januari 2026. Sementara itu, di Provinsi Aceh, jumlah pengungsi yang semula tercatat 91.703 orang per 24 Januari 2026, menurun menjadi 91.663 orang pada 27 Januari 2026. Adapun di Sumut, jumlah pengungsi pada 25 Januari 2026 tercatat sebanyak 11.300 orang, kemudian berkurang menjadi 11.085 orang per 27 Januari 2026.

“Sekarang ini untuk pengungsi ini ada penurunan dari beberapa waktu ke waktu terus berkurang. Dan kami harapkan semua pengungsi nanti tidak berada lagi di dalam pengungsian,” ujar Amran saat memberikan keterangan kepada wartawan di Jakarta, Kamis (29/1/2026).

Lebih lanjut, Amran juga menjelaskan progres pembangunan huntara di masing-masing provinsi. Huntara merupakan fasilitas yang disediakan bagi pengungsi yang rumahnya rusak berat atau hilang. Di Provinsi Aceh, huntara yang telah selesai dibangun sebanyak 3.248 unit. Sementara itu, masyarakat yang telah menerima bantuan DTH tercatat sebanyak 2.559 kepala keluarga (KK) dari total penerima 9.766 KK.

Selain itu, pembangunan huntara di Sumut yang telah selesai sebanyak 557 unit. Adapun masyarakat yang telah menerima DTH sebanyak 1.688 KK dari total penerima 6.550 KK. Sementara di Sumbar, huntara yang telah selesai dibangun sebanyak 476 unit, dengan jumlah masyarakat yang telah menerima DTH sebanyak 1.685 KK dari total penerima 2.004 KK.

Di sisi lain, Amran juga memaparkan kondisi fasilitas kesehatan yang terdampak bencana. Secara keseluruhan, terdapat 280 fasilitas kesehatan terdampak di tiga provinsi, dengan rincian 141 unit di Aceh, 67 unit di Sumut, dan 72 unit di Sumbar. Ia menegaskan bahwa mayoritas fasilitas kesehatan tersebut tetap memberikan layanan kepada masyarakat. Hanya dua puskesmas di Aceh yang pelayanannya dialihkan ke luar gedung sebagai langkah darurat.

Dalam hal infrastruktur, Amran menyebutkan bahwa jalan dan jembatan nasional di ketiga provinsi telah berfungsi 100 persen. Sementara itu, jalan dan jembatan daerah masih dalam tahap penyelesaian, dengan progres yang bervariasi di setiap provinsi.

“Di Provinsi Aceh, jalan dan jembatan nasional sudah berfungsi secara total 100 persen. Kemudian jalan dan jembatan daerah sudah berfungsi jalan sebesar 90,68 persen,” jelasnya. (nr)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Pacu Percepatan Akses Keuangan di Daerah, Mendagri Beri Kepastian Bantuan Apresiasi Pemda TA 2027
Gali Keunggulan Lokal, Wamendagri Bima Arya Ajak Pemda Bangun Ekosistem Ekonomi Berkelanjutan
Perkuat Tata Kelola Daerah, Kemendagri Minta Pemda Pangkas Aturan Berbelit yang Memberatkan Warga
Kunci Sukses Program Pemerintah: Mendagri Tito Tegaskan Pentingnya Kekompakan Sesuai Arahan Presiden
Ketua Umum TP Posyandu: Kader Adalah Ujung Tombak, Pelindungan Perempuan dan Anak Harus Diperkuat
Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Kebijakan Daerah yang Seimbangkan Ekonomi dan Lingkungan
Pacu Ekonomi Daerah 8 Persen, BSKDN Kemendagri Optimalkan Tata Kelola dan Inovasi Pemda
Wujudkan Cita-Cita Generasi Muda, Wamendagri Bima Arya Dorong Optimalisasi Sekolah Rakyat di Daerah

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Pacu Percepatan Akses Keuangan di Daerah, Mendagri Beri Kepastian Bantuan Apresiasi Pemda TA 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Gali Keunggulan Lokal, Wamendagri Bima Arya Ajak Pemda Bangun Ekosistem Ekonomi Berkelanjutan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Perkuat Tata Kelola Daerah, Kemendagri Minta Pemda Pangkas Aturan Berbelit yang Memberatkan Warga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Kunci Sukses Program Pemerintah: Mendagri Tito Tegaskan Pentingnya Kekompakan Sesuai Arahan Presiden

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:36 WIB

Ketua Umum TP Posyandu: Kader Adalah Ujung Tombak, Pelindungan Perempuan dan Anak Harus Diperkuat

Berita Terbaru