RS Bandar Negara Husada Siapkan Akreditasi Paripurna, Pemprov Lampung Optimalkan Pelayanan

Selasa, 30 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan memimpin rapat pengembangan RS Bandar Negara Husada (RSBNH) di Bandarlampung, Selasa (30/6/2026)

Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan memimpin rapat pengembangan RS Bandar Negara Husada (RSBNH) di Bandarlampung, Selasa (30/6/2026)

JOGJAOKE.COM, BANDARLAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui penguatan kapasitas dan pengembangan layanan di Rumah Sakit Bandar Negara Husada (RSBNH). Hal tersebut dibahas dalam Rapat Pembahasan Pengembangan RSBNH yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan di Ruang Kerja Sekretaris Daerah, Selasa (30/6/2026).

Rapat tersebut membahas berbagai langkah strategis untuk mengoptimalkan pelayanan kesehatan, mulai dari peningkatan mutu layanan, pengembangan fasilitas, persiapan akreditasi, hingga penguatan sistem rujukan guna menjadikan RSBNH sebagai rumah sakit rujukan yang semakin berkualitas.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan menegaskan bahwa RSBNH merupakan bagian penting dari wajah pelayanan publik Pemerintah Provinsi Lampung sehingga kualitas pelayanannya harus terus ditingkatkan seiring meningkatnya kebutuhan dan harapan masyarakat.

“Bandar Negara Husada adalah bagian dari wajah pelayanan publik Pemerintah Provinsi Lampung. Kita ingin memastikan bahwa pelayanan kesehatan yang diberikan Pemerintah Provinsi Lampung dapat berjalan secara optimal,” ujar Marindo.

Dalam rapat tersebut disampaikan bahwa jumlah kunjungan pasien dan tingkat keterisian tempat tidur (Bed Occupancy Rate/BOR) RSBNH terus mengalami peningkatan seiring dengan perbaikan fasilitas dan kualitas layanan. Saat ini RSBNH telah meraih akreditasi tingkat Utama dan tengah mempersiapkan diri untuk memperoleh akreditasi Paripurna.

Selain itu, dibahas pula rencana pengembangan sejumlah layanan kesehatan, di antaranya aktivasi layanan hemodialisa (cuci darah), penguatan layanan Intensive Care Unit (ICU), optimalisasi layanan dokter spesialis ortopedi dan bedah mulut, serta pengembangan layanan operasi katarak modern (phacoemulsification). Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Untuk mendukung peningkatan pelayanan, Pemerintah Provinsi Lampung juga menekankan pentingnya pemeliharaan infrastruktur rumah sakit secara berkala, termasuk gedung, instalasi listrik, dan instalasi air, agar operasional pelayanan tetap berjalan optimal tanpa terganggu oleh kerusakan fasilitas.

Rapat juga membahas penguatan sistem rujukan melalui kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. Melalui kerja sama tersebut, RSBNH diharapkan dapat menjadi rumah sakit rujukan utama, khususnya bagi masyarakat di wilayah barat Kabupaten Lampung Selatan, sekaligus mampu menerima pasien rujukan dari rumah sakit lain yang memiliki tingkat keterisian tempat tidur tinggi.

Di sisi lain, sejumlah tantangan turut menjadi perhatian, antara lain pemenuhan standar Kelas Rawat Inap Standar (KRIS), proses rekredensialing BPJS Kesehatan, serta optimalisasi kuota pelayanan agar masyarakat dapat memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih luas.

Marindo juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas (scaling up) rumah sakit agar mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan yang terus berkembang.

“Seiring kita semakin baik, ekspektasi masyarakat juga semakin tinggi. Karena itu kita harus terus melakukan scaling up. Investasi pada peralatan medis dan ruang operasi telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan kunjungan pasien,” katanya.

Selain pengembangan sarana dan prasarana, Pemerintah Provinsi Lampung juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia kesehatan, termasuk penyusunan kebijakan untuk mendukung kesejahteraan dokter spesialis sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal.

“Mudah-mudahan Rumah Sakit Bandar Negara Husada menjadi kebanggaan masyarakat Lampung,” tutup Marindo. (gla)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Dosen Unila Dorong Penyelesaian Persoalan Lahan PT BSA Lewat Dialog
Jihan Nurlela Dorong Penguatan Pendidikan Inklusif dan Kemandirian Penyandang Disabilitas
Jelang HUT ke-81 RI, Lapas Kelas I Bandar Lampung Gelar Bakti Sosial dan Bagikan Sembako
Perkuat Fasilitas Kesehatan, RS Alamsyah Ratu Perwiranegara Siap Jadi Rujukan Sumbagsel
Gubernur Mirza Ajak 8.330 Mahasiswa Baru Unila Jadi Penggerak Pembangunan Lampung
598 Pramuka Lampung Ikuti Jamnas XII, Gubernur Mirza Titip Jaga Karakter dan Nama Baik Daerah
Pelantikan Pengurus Baru, Pemprov Lampung Dorong HMI Kotabumi Hadirkan Solusi bagi Masyarakat
Empat PPDS Baru FK Unila Jadi Langkah Percepat Pemerataan Dokter Spesialis di Lampung

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:36 WIB

Dosen Unila Dorong Penyelesaian Persoalan Lahan PT BSA Lewat Dialog

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:15 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Lapas Kelas I Bandar Lampung Gelar Bakti Sosial dan Bagikan Sembako

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:04 WIB

Perkuat Fasilitas Kesehatan, RS Alamsyah Ratu Perwiranegara Siap Jadi Rujukan Sumbagsel

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Gubernur Mirza Ajak 8.330 Mahasiswa Baru Unila Jadi Penggerak Pembangunan Lampung

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:00 WIB

598 Pramuka Lampung Ikuti Jamnas XII, Gubernur Mirza Titip Jaga Karakter dan Nama Baik Daerah

Berita Terbaru