Ratusan Relawan Bersihkan Kali Buntung Gempol, Gaungkan Semangat Pelestarian Lingkungan

Senin, 20 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, ‎SLEMAN – Sebanyak 100 warga bergotong royong membersihkan Kali Buntung Gempol, Condongcatur, Sleman, Minggu, mengusung semangat pelestarian lingkungan melalui aksi nyata bersama masyarakat.

Aksi bertajuk “Bersih Sungai Kali Buntung Gempol, Lestari Alamku, Lestari Desaku” melibatkan pemerintah, komunitas peduli sungai, tokoh masyarakat, serta relawan lingkungan setempat.

Komunitas Kali Buntung Gempol menggagas kegiatan tersebut dengan dukungan penuh Dinas Lingkungan Hidup Sleman, Pemerintah Kapanewon Depok, Kalurahan Condongcatur, serta FKSS Sleman.

Kepala DLH Sleman Junaidi hadir bersama Sasi Kirana, Panewu Depok Rakhmat Harinawan, Plt Lurah Condongcatur Budi Arto, dan Ketua FKSS Sugito.

Selama hampir tiga jam, peserta menyusuri aliran sungai mengangkut sampah plastik, styrofoam, botol, serta limbah rumah tangga yang mencemari lingkungan sekitar sungai.

Hasilnya, sebanyak 65 karung sampah anorganik dengan berat mencapai 520 kilogram berhasil dikumpulkan, kemudian dievakuasi UPT Persampahan DLH Sleman untuk diproses lanjutan.

Sasi Kirana menegaskan, “Jangan membuang sampah maupun limbah cair rumah tangga langsung ke sungai tanpa melalui proses pengolahan yang memadai,” tegasnya kepada warga.

Ia menambahkan, “Masyarakat diharapkan memiliki septic tank atau sistem resapan yang baik agar kualitas air sungai tetap terjaga,” katanya saat sarasehan lingkungan.

Sasi juga mengajak warga menanam pohon di bantaran sungai.

“Penanaman pohon menjaga debit air, memperkuat tebing, sekaligus mencegah erosi,” ujarnya lagi.

Plt Lurah Condongcatur Budi Arto mengingatkan, “Pohon di sekitar sungai jangan ditebang sembarangan karena berfungsi menahan longsor dan menjaga ketersediaan air,” katanya.

Budi Arto menegaskan, “Kalurahan siap memfasilitasi pengajuan bibit pohon kepada DLH Sleman dan mengajak warga memilah sampah sejak dari rumah,” ujarnya.

Ketua FKSS Sleman Sugito mengatakan, “Kapanewon Depok memiliki sebelas komunitas sungai dari total tiga puluh dua komunitas sungai di Kabupaten Sleman,” jelasnya.

Sugito berharap, “Komunitas sungai terus menjadi motor pelestarian lingkungan, menjaga kualitas air baku, serta melindungi mata air melalui konservasi tanaman,” tandasnya.

Panewu Depok Rakhmat Harinawan menyampaikan, “Kesadaran warga membersihkan sungai menjadi modal sosial sangat berharga yang wajib terus dipelihara bersama,” ungkapnya.

Ia menambahkan, “Menjaga sungai bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab seluruh masyarakat demi keberlanjutan lingkungan dan generasi mendatang,” tegasnya.

Gerakan ini memperkuat Program Kali Bersih Sleman sekaligus membuktikan gotong royong mampu menghadirkan sungai bersih, masyarakat peduli, serta lingkungan lestari berkelanjutan.

Berita Terkait

‎GPM Yogyakarta Tegaskan Marhaenisme Bukan Kendaraan Politik Pribadi Kekuasaan
OTT Rektor Unsoed Jadi Alarm Keras Kampus Negeri Yogyakarta
Rayakan HUT RI ke-81, KAWAL Indonesia Bergerak Bersihkan Lingkungan Bersama Masyarakat
Desil DTSEN Bisa Berubah, Pakar UMY: Jangan Dianggap Label Mutlak Kesejahteraan
Pasien BPJS Tunggu 8 Jam di IGD RSCM, Dosen UMY Soroti Patient Flow Rumah Sakit
GPM Tegaskan Independensi, Marhaenisme Tetap Jadi Garis Perjuangan Organisasi
Ekonomi Digital Makin Beragam, Pemkot Yogyakarta Masukkan Kreator Konten dalam Pendataan UMKM
Pameran Batik Kontemporer Prawirotaman Angkat Karya dan Kreativitas Pembatik Muda

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:19 WIB

‎GPM Yogyakarta Tegaskan Marhaenisme Bukan Kendaraan Politik Pribadi Kekuasaan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:15 WIB

OTT Rektor Unsoed Jadi Alarm Keras Kampus Negeri Yogyakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:28 WIB

Rayakan HUT RI ke-81, KAWAL Indonesia Bergerak Bersihkan Lingkungan Bersama Masyarakat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:54 WIB

Desil DTSEN Bisa Berubah, Pakar UMY: Jangan Dianggap Label Mutlak Kesejahteraan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:47 WIB

Pasien BPJS Tunggu 8 Jam di IGD RSCM, Dosen UMY Soroti Patient Flow Rumah Sakit

Berita Terbaru

Yogyakarta

OTT Rektor Unsoed Jadi Alarm Keras Kampus Negeri Yogyakarta

Sabtu, 22 Agu 2026 - 13:15 WIB