PWI DIY Tegaskan Transformasi Pers Nasional dengan Lima Misi Strategis

Selasa, 25 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JOGJAOKE.COM, Jogja – Pers Indonesia diprediksi menghadapi perubahan besar dalam lima tahun ke depan karena digitalisasi, tekanan ekonomi media, dan derasnya arus informasi.

‎Ketua PWI DIY Periode 2025–2030, Drs. H. Hudono, S.H, menegaskan bahwa pihaknya “harus bergerak cepat dan terukur” agar tetap relevan.

‎Ia menambahkan, “Integritas dan profesionalisme adalah benteng terakhir dunia pers,” sehingga setiap wartawan wajib meningkatkan kapasitasnya.

‎Hudono kemudian menegaskan visinya untuk menjadikan PWI DIY sebagai organisasi pers yang profesional, berintegritas, solid, dan adaptif.

‎“Kami ingin PWI DIY menjadi organisasi yang benar-benar hadir menjawab tantangan zaman, bukan hanya simbol,” ujarnya.

‎Oleh karena itu, ia menekankan langkah-langkah strategis melalui lima misi utama yang “akan dijalankan secara progresif dan terukur untuk meningkatkan kualitas ekosistem pers DIY.”

‎Pada misi pertama, ia menegaskan pentingnya penguatan kompetensi wartawan melalui UKW berkualitas, pelatihan jurnalisme digital, investigasi, dan etika bermedia.

‎Selanjutnya, pada misi peningkatan kesejahteraan anggota, ia menuturkan bahwa PWI DIY “siap menggandeng perbankan, perusahaan, dan lembaga pemerintah” untuk menghadirkan program ekonomi, kesehatan, serta keselamatan kerja.

‎Ia juga menyoroti percepatan pembangunan Grha Pers Pancasila, coworking space, pusat studi Pers Pancasila, hingga penguatan Koperasi Pena Kencana Mulia.

‎Sementara itu, modernisasi organisasi didorong dengan digitalisasi data, layanan, dan transparansi.

‎Hudono menambahkan bahwa PWI DIY akan memperkuat advokasi wartawan melalui pendirian LKBPH PWI DIY serta memperluas literasi media dan gerakan antihoaks.

‎“PWI DIY harus menjadi rumah bersama yang nyaman dan solid untuk seluruh wartawan,” tegasnya.

‎Ia menutup dengan optimisme bahwa profesionalisme dan kesejahteraan anggota “adalah prioritas yang tidak bisa ditawar.”

(waw)

Berita Terkait

‎Pemda Pastikan JLFR Tetap Meluncur, Pesepeda Bebas Melintas Malioboro
‎Bedah Film UWM Bongkar Tantangan Implementasi UU Pekerja Rumah Tangga
Ruwatan Ageng Bantul Doakan Keselamatan Bangsa dan Keseimbangan Alam
Takmir NHK Borong Sawi, Petani dan Jamaah Bahagia
‎Polda DIY dan Jogja Menyapa Bergerak Bantu Warga
Ahli Waris Klaim Tanah Masuk SHGB UMK, Minta Kejelasan Bukti
Komunitas Jogja Menyapa Ajak Warga Cerdas Tangkal Hoaks Bermedia Sosial
KKMP Demangan Sabet Juara Koperasi Berprestasi, Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:48 WIB

‎Pemda Pastikan JLFR Tetap Meluncur, Pesepeda Bebas Melintas Malioboro

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:39 WIB

Ruwatan Ageng Bantul Doakan Keselamatan Bangsa dan Keseimbangan Alam

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:14 WIB

Takmir NHK Borong Sawi, Petani dan Jamaah Bahagia

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:39 WIB

‎Polda DIY dan Jogja Menyapa Bergerak Bantu Warga

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:36 WIB

Ahli Waris Klaim Tanah Masuk SHGB UMK, Minta Kejelasan Bukti

Berita Terbaru