‎PT Buccheri Gandeng UMK Jogja, Ekonomi Warga Melonjak Pesat

Jumat, 7 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JOGJAOKE.COM, Jogja – Pemerintah Kota Yogyakarta resmi bekerja sama dengan PT Buccheri Indonesia guna memperkuat perekonomian masyarakat lewat pemberdayaan usaha mikro kecil (UMK).

‎Nota kesepahaman ini ditandatangani Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo dan Direktur PT Buccheri Indonesia Aulia Reza Bastian di Fortuna Suites, Kamis (6/11/2025).

‎“Sinergi ini wujud nyata dari komitmen kami menjadikan Jogja lebih mandiri secara ekonomi,” ujar Hasto.

‎Kerja sama tersebut berfokus pada pengembangan industri kreatif di sektor alas kaki.

‎“Untuk tahap awal, Purwokinanti jadi kampung pertama yang diampu PT Buccheri,” ungkap Hasto.

‎Menurutnya, program ini selaras dengan janji politiknya: Satu Kampung Satu Perusahaan.

‎“Harapannya, warga bisa berkembang dan mandiri,” tambahnya.

‎Ruang lingkup kerja sama ini mencakup pelatihan produksi alas kaki, pendampingan usaha hingga penguatan rantai pasok bagi UMK lokal.

‎“Kami ingin bukan hanya produk yang bagus, tapi juga manajemen dan pemasaran yang profesional,” jelas Hasto.

‎Ia menegaskan, kolaborasi ini dapat membuka jejaring luas bagi produsen lokal untuk menembus pasar lebih besar.

‎Sementara itu, Direktur PT Buccheri Indonesia, Aulia Reza Bastian, menegaskan komitmennya membawa dampak sosial ekonomi positif melalui industri alas kaki nasional.

‎“Kami siap dorong warga Purwokinanti menghasilkan sandal berkualitas yang nantinya dijual di hotel-hotel, termasuk Fortuna Suites,” ujarnya.

‎Menurutnya, hal ini memberi akses pasar langsung bagi karya warga.

‎Kolaborasi ini diharapkan menjadi model ekonomi berkelanjutan di Yogyakarta dengan mempertemukan kreativitas warga dengan kekuatan industri.

‎“Yogyakarta bisa jadi kiblat kota kreatif berbasis kearifan lokal,” tutup Hasto, menegaskan optimismenya.

(waw)

Berita Terkait

HDSD 2026 DIY Guncang Kesadaran Publik, Inklusi Anak Down Syndrome
‎Mayat Tanpa Kepala Gegerkan Warga Pereng Kembang Sleman Pagi Ini
‎Guru Wali Murid Serbu Edukasi Gizi SMP Muhammadiyah Bantul
Danrem Pamungkas Hadiri Nyepi Yogyakarta, Serukan Refleksi Kehidupan Mendalam
Posyandu Asparagus Condongcatur Wakili Sleman, Lolos Penilaian Lapangan DIY
Langencarita 2026 Perkuat Identitas Budaya dan Kepedulian Lingkungan
Galeri Pemasyarakatan DIY Diresmikan, Dorong Pemberdayaan Warga Binaan
Tiga Kelurahan di Yogyakarta Siap Jadi Agen Statistik Lokal

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 13:45 WIB

HDSD 2026 DIY Guncang Kesadaran Publik, Inklusi Anak Down Syndrome

Sabtu, 11 April 2026 - 13:35 WIB

‎Mayat Tanpa Kepala Gegerkan Warga Pereng Kembang Sleman Pagi Ini

Sabtu, 11 April 2026 - 10:17 WIB

‎Guru Wali Murid Serbu Edukasi Gizi SMP Muhammadiyah Bantul

Sabtu, 11 April 2026 - 08:50 WIB

Danrem Pamungkas Hadiri Nyepi Yogyakarta, Serukan Refleksi Kehidupan Mendalam

Sabtu, 11 April 2026 - 08:08 WIB

Posyandu Asparagus Condongcatur Wakili Sleman, Lolos Penilaian Lapangan DIY

Berita Terbaru