‎Prodi Arsitektur UWM Ajak Warga Sriharjo Lestarikan Rumah Tradisional Jawa

Selasa, 11 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, BANTUL – Prodi Arsitektur UWM mendampingi warga Sriharjo merawat rumah tradisional Jawa melalui edukasi bangunan dan penataan ruang hijau berkelanjutan berbasis kearifan lokal setempat.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Prodi Arsitektur UWM berlangsung di Pendopo Sangibu, Dusun Butuh, Sriharjo, Bantul, Kamis (6/8), bersama masyarakat setempat.

Sekitar 20 pemilik rumah tradisional mengikuti kegiatan tersebut, terutama mengenai perawatan bangunan dan lingkungan permukiman berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Tim dosen Prodi Arsitektur memberikan edukasi praktis agar warga mampu mempertahankan rumah tradisional yang memiliki nilai budaya, sejarah, dan ekologis bagi masyarakat.

Materi pertama membahas perawatan dinding bambu gedhek agar tetap kuat dan bersih, sekaligus mempertahankan karakter arsitektur tradisional Jawa secara berkelanjutan.

Dosen juga menjelaskan pemeliharaan struktur kayu melalui inspeksi berkala untuk mengenali kerusakan sejak dini sebelum menimbulkan persoalan lebih besar.

Teknik preventif seperti pelaburan kapur dan pelapisan tanah liat dikenalkan sebagai perawatan berbasis kearifan lokal yang mudah diterapkan warga secara mandiri.

Penataan ruang terbuka hijau turut menjadi perhatian karena vegetasi dapat meningkatkan kenyamanan termal, kualitas iklim mikro, serta keberlanjutan lingkungan permukiman warga.

Perwakilan warga mengungkapkan biaya perawatan menjadi tantangan utama dalam mempertahankan rumah tradisional, terutama ketika material bangunan semakin sulit diperoleh di pasaran setempat.

Material seperti genteng kripik kini semakin terbatas, sementara kebutuhan hunian berubah sehingga sebagian warga mengganti gedhek dengan dinding bata untuk kepraktisan keluarga.

Warga juga menghadapi keterbatasan waktu merawat lingkungan, ditambah berkurangnya ruang terbuka hijau yang memengaruhi karakter ekologis kawasan permukiman secara keseluruhan.

Meski menghadapi kendala, warga menilai perawatan rutin dan penggunaan material berkualitas dapat memperpanjang usia rumah tradisional dalam jangka panjang.

Kayu jati menjadi salah satu material penting karena dinilai mampu mendukung ketahanan bangunan apabila dirawat secara tepat dan berkala oleh pemilik.

“Kami berharap pendampingan perguruan tinggi terus dilakukan agar rumah tradisional tetap terawat dan lingkungan hunian semakin nyaman,” ujar warga setempat seusai kegiatan.

Prodi Arsitektur UWM menegaskan pendampingan tersebut menjadi bagian implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kolaborasi langsung bersama masyarakat di tingkat lokal.

“Kolaborasi ini diharapkan memperkuat sinergi perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaga arsitektur tradisional berbasis kearifan lokal,” ujar tim dosen.

Pendampingan berkelanjutan diharapkan dapat menjaga warisan budaya sekaligus mendorong permukiman yang sehat, nyaman, ekologis, dan lestari di Daerah Istimewa Yogyakarta bagi masa depan. (Ady)

Berita Terkait

Lestarikan Budaya Banten, Andra Soni Ingin Karnaval Panjang Mulud Digelar Berkelanjutan
Lapangan Warak Diserbu Sampah Liar, Warga Desak Tindakan Tegas
Sidang Reno Bongkar Dugaan Sewa TKD, Negara Rugi Rp1,74 Miliar
‎Gusti Prabu Bongkar Polemik Bolosego, Parkir Alkid Disorot Publik
‎Ribuan Pembatik Kepung Malioboro, Peserta Kalimantan Bongkar Pengalaman Pertamanya
Rayakan Milad Kedua, Prime UMY Hotel Bersihkan Malioboro Bersama Komunitas
‎Gekrafs DIY Gebrak Ekonomi Kreatif Jogja, Wawan Dorong Aksi Nyata
Komisi C DPRD DIY Dorong Infrastruktur Gunungkidul Makin Terintegrasi Berkelanjutan

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Lestarikan Budaya Banten, Andra Soni Ingin Karnaval Panjang Mulud Digelar Berkelanjutan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Lapangan Warak Diserbu Sampah Liar, Warga Desak Tindakan Tegas

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Sidang Reno Bongkar Dugaan Sewa TKD, Negara Rugi Rp1,74 Miliar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:31 WIB

‎Gusti Prabu Bongkar Polemik Bolosego, Parkir Alkid Disorot Publik

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:06 WIB

Rayakan Milad Kedua, Prime UMY Hotel Bersihkan Malioboro Bersama Komunitas

Berita Terbaru

Yogyakarta

Lapangan Warak Diserbu Sampah Liar, Warga Desak Tindakan Tegas

Sabtu, 3 Okt 2026 - 14:55 WIB

Yogyakarta

Sidang Reno Bongkar Dugaan Sewa TKD, Negara Rugi Rp1,74 Miliar

Sabtu, 3 Okt 2026 - 14:36 WIB